sekali seumur hidup

sekali seumur hidup
kedatangan jia Aaron


__ADS_3

"bagaimana ini? apa aku masuk Saja? apa aku..." gumam gadis kecil itu yang sedikit ragu, namun dengan tiba-tiba jila pun keluar dari kamarnya


krekkk.... (suara pintu)


yang membuat gadis kecil itu sangat terkejut dengan wajah bingungnya langsung membalikan tubuhnya yang ingin beranjak pergi namun tak sengaja jila melihatnya


"hmm? hei kau? " triak jila memangil anak kecil itu dengan wajah penasarannya


"aaaah... aku ketakutan!.. (batin gadis kecil itu) dengan wajah kegetnya langsung berhenti dan membalikan tubuhnya kearah jila

__ADS_1


"halo, aku adalah jia Aaron , aku... mewakili keluarga mahesa untuk minta maaf..! " ujar jia dengan rasa gugupnya tersenyum manis kepada jila dengan wajah polosnya , yang membuat jila pun yang mendengar iTu sangat terkejut menatap anak kecil dihadapanya


" apa? tidak apa-apa , itu tidak masalah!.. " ujar jila dengan suara khasnya tersenyum manis


"gadis yang sangat polos.. (batin jila) dengan wajah ramahnya berjalan menghampiri jia


"jika kau punya ada waktu dan bersedia.. apakah kau ingin pergi jalan-jalan bersamaku ketaman bunga? " ajak jila dengan senyum ramahnya menatap jia yang masih berdiri dengan diamnya , dan jia yang mendengar iTu langsung menganggukan kepalanya beberapa kali dengan wajah senangnya yang sudah berjalan mengikuti jila dari belakangnya


"sangat mirip, tapi juga tidak mirip ! " saut jia yang sedikit ragu ingin mengatakannya

__ADS_1


"kenapa? coba jelaskan padaku? "tanya jila dengan rasa penasaranya


"kesehatan kakak yuri sungguh tidak baik, sejak kecil hingga besar dia tidak bisa jalan-jalan dengan bebas, ooh iya, aku lupa memberitahumu satu hal, karena kakak yuri meninggal , namaku didaftarkan dibawah orang tua kakak yuri, ayah kandungku dan ayah orang tua kakak yuri adalah sepupuh, tapi, kakak jila aku sungguh tidak ada maksud lain sungguh ! " ujar jia dengan wajah polosnya memberitahukan kepada jila yang sudah terdiam dengan pikiranya


" jadi setelah kematian yuri, garis keturunan keluarga mahesa dianggap terputus , sebab iTu mereka memilih seorang anak untuk mewarisi harta keluarga mahesa dari cabang, justru hal seperti ini banyak sekali yang dilakukan oleh keluarga besar , tapi, dia malah mendatangiku dengan gegabah, apakah dia sudah memikirkan konsekuensinya ? . . (batin jila) dengan diamnya mendengar ucapan jia yang belom selesai


"aku hanya tidak dapat menahan diriku, untuk bertemu dengan kakak jila , karena aku melihat ibu dan ayahku begitu amat senangnya, ohh iya, apa tidak apa-apa aku memanggilmu seperti iTu ? "ujar jia dengan wajah berharapnya menatap jila dengan rasa was-wasnya , yang membuat jila pun yang mendengar iTu langsung menganggukan kepalanya dengan wajah tersenyum ramahnya


"iya, tidak masalah kalau itu membuatmu amat senang, tunggu aku ingin bertanya satu hal lagi, tujuanmu datang mencariku hanya untuk memujukku bertamu kerumah keluarga mahesa 'kan? "tanya jila sekali lagi dengan rasa penasaranya , yang membuat jia pun yang mendengar itu langsung menganggukan kepalanya beberapa kali dengan wajah merah malunya , dan jila pun langsung menampakan wajah datarnya menatap jia yang begitu polosnya

__ADS_1


"sebenarnya tidak perlu, permintaan maafmu sudah ku terima! dan aku tidak perlu bertamu kerumah keluarga mahesa! " ujar jila dengan suara khasnya menolak maksud kedatangan jia kepadanya , yang membuat jia pun langsung menampakan wajah rasa kecewanya kepada jila


"kakak jila, apakah kakak merasa undanganku tidak cukup baik? jika seperti iTu, aku bisa memohon kepada CEO rangga untuk mengundangmu! " saut jia dengan rasa kesalnya mengancam jila dengan Tatapan marahnya yang membuat jila pun yang mendengar iTu sangat terkejut


__ADS_2