
"sungguh tidak di sangka ternyata sejak kecil kamu sudah penuh dengan lika liku, apakah kamu tidak pernah berpikir untuk mencari orang tua kandungmu? mungkin saat itu mereka membuangmu karena mereka tidak berdaya .. " ucap nyonya president itu yang sudah menatap jila dengan rasa prihatin nya
"jika Kedepanya aku bertemu dengan orang tua kandungku, aku akan berusaha untuk berbakti pada mereka, tapi aku tidak bisa meninggalkan ibuku disini, karena dia selamanya adalah ibuku harapan terbesarku adalah agar ibuku dapat hidup dengan baik, dan aku harap ibuku dapat bahagia .. " ucap jila dengan penuh prinsif dan semangatnya membuat presidet dan istrinya pun menatap dengan harunya
"suamiku, ternyata dia benar-benar gadis yang baik..
" iya,kau benar! dapat menikah dengan istri seperti ini, masa depan group keluarga batara tidak akan ada batasnya .. " saut president tersenyum senang menatap istrinya dan jila yang sudah saling lempar senyuman yang penuh rasa syukur dan bahagia ,namun dengan tiba-tiba jila pun merasakan ingin buang air kecil yang tidak tertahankan karena dari tadi dia pendam di saat pembicaraan itu berlangsung
"maaf, aku pergi ke toilet dulu.. " ijin jila pamit beranjak bangun dari duduknya dan melangkah pergi meninggalkan mereka berdua menuju toilet
beberapa menit kemudian..
syurr... (suara air)
"hampir saja akhirnya aku bisa lolos juga , kali ini tidak akan ada kesalahan lagi 'kan.. (batin jila) yang masih semangat membersihkan kedua tangannya dengan sabunnya didepan toilet , yang tanpa disengaja rangga pun berjalan dan menoleh melihat gadis yang tak asing baginya dengan seksama
"benar, itu dia ? tidak salah lagi?.. (batin rangga) dengan Rasa penasarannya dirinya pun berjalan menghampiri dan memperhatikan dari belakangnya yang membuat jila pun tersadar ada seseorang berdiri memperhatikan dirinya
"ehemm... ??
"aku pikir aku salah lihat! rupanya kamu benar-benar ada disini ! . . " ucap rangga dengan PDnya yang membuat jila pun sedikit kaget menoleh melihat sosok laki-laki yang sudah ada di hadapanya
__ADS_1
" hai,kita bertemu lagi, gadis istimewa.. " Sapa rangga sekali lagi tersenyum Manis dengan pesonanya di depan wanita yang membuat dirinya Amat senang disaat melihatnya ,dan jila pun Yang melihat ITU hanya bisa terdiam berdiri dengan wajah bengongnya
"kamu siapa????
" apa!!!..
" aku selalu merasa orang ini sedikit familiar, seperti nya pernah bertemu dimana.. ? ?.. (batin jila) yang masih berdiri memperhatikan wajah laki-laki itu dengan seksama
"aih.. seperti nya , kamu sudah lupa dengan ku lagi , aku adalah rangga Samuel Johnson, kita sudah bertemu dua kali ! .. " saut rangga yang sedikit kesal , memberitahukan lagi pertama kali mereka jumpa kepada wanita yang gampang pelupa itu , yang membuat jila pun terkejut dengan Mata bulatnya menujuk dengan jari manisnya kearah pria Yang sudah berdiri dihadapanya
"ahh, rupanya kamu , kamu tidak datang kesini secara khusus untuk membayar kembali uangnya 'kan? .. " sontak jila dengan polosnya , membuat rangga pun sedikit tersinggung tertusuk jantungnya yang tidak berdarah
" sungguh terlalu, di hadapan wanita ini, dia hanya inget dengan uangnya kembali .. (batin rangga) dengan wajah terpukulnya mengusap dadanya beberapa kali dan dirinya pun dengan cepat merogoh saku belakangnya untuk mengambil dompet miliknya
di ruangan lain..
"kenapa lama sekali pergi ke toilet nya, apakah angga Samuel Johnson itu sedang mengujiku?..(batin dolken)dengan wajah suramnya meminum minumanya hingga tandas ,yang membuat dirinya pun dalam sepintas teringat kepada istrinya yang saat ini dirinya pun tidak tau kalau jila ada di hotel yang sama !
"tidak tahu apa yang di lakukan jila sekarang ini , sebaiknya aku keluar sebentar untuk menelepon nya , baik! begitu saja lebih bagus ,kan?!.. " gumam dolken Yang bicara sendiri tersenyum kecil dan beranjak bangun dari duduknya, dan melangkah berjalan menuju pintu keluar
"aku tidak mau kartu , apakah boleh memberikan ku uang tunai saja? . . " Pinta jila sedikit ragu melihat pria dihadapanya , dalam bersamaan dolkenpun yang sedang berjalan melewati ruang toilet , membuatnya dirinya pun sedikit terkejut mendengar suara Yang tak asing ditelinganya
__ADS_1
"ah!! suara itu? .. (batin dolken) dengan Rasa penasaran dan sedikit curiga ,dirinya pun berhenti sejenak dan melangkah mencari suara itu berasal
"maaf, aku sekarang tidak punya uang tunai!.. " saut rangga dengan rasa bersalahnya
" kalau begitu kedepannya aku akan mengambil uangnya dan mengembalikannya padamu , dengan begini kita impas.. " ucap jila Yang tanpa Sungkan lagi mengambil kartu Dari tangan pria itu yang membuat dolken pun yang melihat itu sangat terkejut tidak percaya dengan kesalnya ,yang sudah berdiri dibalik pintu dengan seksama memperhatikan mereka berdua , membuat dirinya pun Yang tak sabaranya beranjak pergi meninggalkan mereka dengan Rasa geregetan Yang tertahankan
"oiya, apakah kamu bisa memberitahuku siapa namamu?.. " tanya rangga dengan wajah berharapnya
"ahh.. namaku ji... uhh... maaf , aku pergi dulu!.. " saut jila yang tiba-tiba pergi begitu saja membuat rangga pun sedikit kecewa dengan diamnya
" aku ingin muntah lagi..(batin jila) yang sudah berlari ke dalam toilet dengan cepatnya dan mengabaikan pria Yang masih berdiri dengan wajah bingungnya
"kenapa lagi dia ?wanita ini, benar-benar, sangat istimewa... (batin rangga)terdiam menatap wanita itu pergi dari pandangan, tak berselang Lama sekretaris rangga pun datang berjalan menghampiri dirinya
" tuan rangga! ada masalah mendesak yang terjadi di rumah ceo dolken , dan dia harus segera kembali !.. " ucap sekretaris rangga memberitahukan klein Nya
"tidak masalah, kalau begitu kita juga akan pulang.. " saut rangga dengan pasrahnya membalikan tubuhnya dan menatap seketarisnya yang sudah berdiri di hadapannya dan dirinya pun dengan cepat melangkah pergi lebih dulu
"hei wanita, tenang saja suatu saat kita akan bertemu lagi.. (batin rangga) dengan nyakinnya tersenyum kecil yang penuh arti
di dalam toilet..
__ADS_1
"hamil itu ternyata sungguh sangat menderita... (batin jila ) dengan sedikit lemasnya mengadahkan wajahnya kearah cermin namun dengan sekilas dirinya pun teringat sosok pria Yang tadi bersamanya ,dengan cepat dirinya pun keluar dan mencari sana sini sosok pria dengan wajah bingung nya
"mana orangnya? rupanya masih ada orang baik di dunia ini! . . (batin jila) terdiam berdiri sembari melihat dan menatap kartu hitam yang ada di tangannya