sekali seumur hidup

sekali seumur hidup
kekecewaan Maria


__ADS_3

namun berbeda ditempat mansion keluarga group Batara ,pada saat bersama pula ,Maria pun memulai aksinya yang sedang mempoles raut wajahnya dengan begitu cantik didepan cermin yang begitu hati-hati ,dan tak lupa dirinya pun sudah mengunakan baju yang sedikit terbuka dari atas hingga pahanya yang terpangpang nyata untuk menggoda Dolken dimalam hari


"aku memang wanita paling polos didunia ini ,aku rela melakukan apapun untuk mengambil hati Dolken lagi ,yah , meskipun cuaca dinegara K 15 derajat selcius .." gumam Maria dengan antusiasnya yang sudah selesai menggunakan farpum miliknya berulang kali kearah tubuhnya dan berjalan menuju kamar Dolken meskipun udara diluar sana cukup dingin baginya yang hanya menggunakan baju setipis mungkin


Tak..tak..tak..


"hachiuu!!...astaga ! Riasanaku apa pundar ,ihhh... dingin sekali ,aku harus terlihat cantik agar Dolken bisa melihat wajah cantikku __aku harus bertahan sedingin apapun ! Dan sialnya aku harus mengetuk dulu didepan pintunya , andai saja siwanita bodoh itu membatalkan kunci sandi sidik jarinya mungkin aku akan masuk tanpa harus ijin dari dirinya!..(batin Maria ) yang amat kesal menahan rasa dingin nya di sekujur tubuhnya yang mulai menggigil berjalan menuju kamar Dolken,untung nya para pelayananpun sudah tidak ada ditempat jadi dengan leluasa Maria pun berjalan tanpa hambatan menggunakan baju yang begitu tipis disetiap lorong


Tak butuh lama..


Tak..tak..tak..


"tok..tok..tok...

__ADS_1


"dolken .. Dolken.. Apa kau didalam ?" triak Maria diluar sana dengan wajahnya yang berbunga-bunga,namun seseorang pelayan pun datang yang tak lain bibi Nia dengan tatapan tak sukanya


"tidak perlu ketuk ,tuan muda tidak ada didalam kamarnya !" ujar Nia dengan nada tak sukanya membuat Maria pun sedikit terkejut mendengar suara itu berasal dan menoleh melihat pelayan yang sudah berdiri tidak jauh dari dirinya


"lalu? Dimana Dolken bibi ?" tanya Maria tersenyum manisnya yang membuat Nia pun tak menghiraukan senyum palsu kepadanya


"huh,kenapa aku harus memberitahumu,dasar betina rubah !" cetus Nia dengan nada ejekannya berjalan pergi dengan santainya, membuat Maria pun yang mendengar itu amatlah terkejut dengan muka marahnya


"dasar pelayan berengsek! .. tunggu saja kau , kalau aku sudah menikah dengan tuan Dolken dan menjadi istri presiden ,aku akan menjadi orang yang pertama yang akan memecatmu tanpa hormat ! " bentak Maria dengan marahnya tak terima dengan sikap pelayan kepadanya


"hemfth! Apa jangan-jangan Dolken pergi ketempat wanita sialan itu ,tiba bisa dibiarkan,aku harus dengan cepat menghentikan mereka !..(batin Maria ) dengan marahnya dengan cepat dirinya pun mengambil ponselnya dan menelepon pangeran disebrang sana


"kringkring

__ADS_1


"halo..


" halo, Pangeran aku ...huhuhuhu...


"Maria ,kenapa kau menangis ?apa kau baik-baik saja apa yang terjadi?" tanya pangeran disebrang sana dengan wajah sedikit cemasnya yang masih duduk ditempat kerjaan nya


"huhuhuhu...kau harus membantuku ,jila ingin merebut dolken dari tanganku lagi !" saut Maria disebrang sana dengan liciknya


"sial! Aku tidak akan membiarkan orang lain mengganggumu ,katakan padaku apa rencana mu ,aku pasti akan membantumu dengan cepat ?" ujar pangeran dengan kesalnya mendengar cerita dari mulut Maria yang selalu dia sayangi, membuat Maria pun amatlah senang mendengar itu


" bagus begini ceritanya..


Dan dikapal pesiar Yang saat ini jila pun masih ditarik paksa oleh pria yang baru iya kenal menuju ruang khusus

__ADS_1


Tak..tak..tak...


__ADS_2