sekali seumur hidup

sekali seumur hidup
malam pengatin


__ADS_3

malam pun tiba..


di kediaman mansion milik dolken batara group, yang saat ini jila sudah berada di kamar pengantinya yang sudah duduk dengan lamunannya sembari menatap beberapa jenis bunga mawar di setiap sudut kamarnya, yang membuat jila pun merasa nyaman dan damai dan melupakan sejenak masalahnya yang tadi pagi bersama zidan, yang sebelumnya sudah di atasi semuanya di saat sesudah peristiwa itu, yang membuat jila pun sangat bahagia di acara pesta tadi siang yang diundurkan beberapa jam sebelumnya,meski hati nya menahan perih dan pilu yang di buat oleh mantan kekasihnya yang pergi begitu saja, dan kedua keluarga pun tidak ada curiga Sama sekali dengan acara repsesi pun berjalan lancar dengan hikmah sampai jam 5 sore, karena jilapun sudah sangat kelelahan, diperistiwa yang menimpanya ,dan dolken pun dengan inisiatifnya memutuskan membawa jila ke tempat mansion menggunakan helicopter pribadinya, yang membuat orang sekampung pun pada heboh Sana sini tidak termasuk raras yang saat ini masih kesal dengan adik tirinya , dan Rita pun tak perdulikan itu saat ini dia hanya sibuk menghitung amplopnya di dalam kotak yang begitu banyak


syuuurrr... syyuuurrrr.. (suara air shower)


"ahh...iya aku hampir lupa , sekarang aku sudah menikah dengan nya mungkin sekarang ini menikah dengannya bukan pilihan yang salah, setidaknya anak ini punya ayah! dan di saat nanti lahir anak ini tidak kekurangan kasih sayang , Karena sudah tidak ada lagi cinta di hatiku untuk laki-laki lain , jadi aku tidak boleh kehilangan anak ini , aku dan zidan sudah benar-benar berakhir , dan cintaku sudah mati karenanya , demi anakku, aku harus kuat ! dan tak boleh jatuh dengan mudah, meski pernikahan ini hanya formalitas , aku tidak perduli . . ( batin jila) yang tak sadar dolken pun keluar yang sudah memakai handuk di pingangnya dengan rambut yang sudah sedikit kering , dengan sontak jila pun bangun dan berdiri melihat dolken yang sudah ada di depannya , dengan telanjang dada dan sejenak mereka pun saling tatap


" aku sudah menyiapkan air panas untuk mu , pergilah mandi !"pinta dolken dengan tatapan biasanya, yang membuat jila pun terdiam sejenak


"yang benar saja ! apa aku benar-benar akan tidur dengan laki-laki ini.. (batin jila) dengan wajah kikuknya


" ah.. iya.. " saut jila dengan rasa gugupnya melangkah cepat dengan terburu-buru namun dengan tiba-tiba kakinya pun tersangkut gaun yang di pakainya yang telalu lebar dan terjutai kebawah yang membuat melangkah pun sedikit susah


"ahhh!!....


brukk...


" aww.. sakitt !"rintis jila yang sudah tersungkur sujud dibawah suaminya , yang tak sadar tangannya pun sudah menarik handuk dipinggang dolken , namun dengan perlahan jila pun memposisikan tubuhnya sedikit duduk sembari melihat,memegang dan merasakan kakinya yang sedikit linu tapi untungnya tidak cendera sedikit pun dan dirinya pun dengan sontak mengadahkan wajahnya melihat suaminya yang masih berdiri dihadapanya yang membuat kedua bola matanya pun langsung melotot dengan kagetnya melihat junior dolken yang sudah terpangpang nyata di depan matanya πŸ‘€ yang begitu alentis berwarna colklat susu diselimuti bulu halus


" ini... wwuuuaaahhhhhh...."triak jila dengan wajah malunya langsung memejamkan matanya dengan histerisnya ,jila pun yang panik bercampur merah panas dengan gugupnya langsung membalikan wajahnya , dan dolken pun yang melihat jila di bawahnya dengan cepat membenarkan handuknya lagi , dengan wajah sedikit malu tidak berdaya


"sudah lah bangun tidak terluka, kan ? .. " tanya dolken dengan suara khashya mengulurkan tangannya sembari membantu istrinya beranjak bangun dari bawah Sana , dan jila pun yang mendengar itu langsung membalikan tubuhnya dan mengadahkan wajahnya menatap dolken yang sudah saling tatap satu sama lainnya dengan diamnya


"hah.. ternyata dia tidak marah pada ku !? dan tadi pagi pun dia tak memarahi ku ?dan bahkan aku perhatikan dia diam saja?.. (batin jila) dengan wajah herannya beranjak bangun dan berdiri dengan stabil dan tentunya sudah dibantu oleh suaminya dengan hati-hati

__ADS_1


" malam ini dengan janji ku aku akan tidur di ruang sebelah, kau sudah Lelah seharian ini sebaiknya kau cepat istirahat lebih awal !"ujar dolken dengan wajah datarnya langsung membalikan tubuhnya dan beranjak pergi dari kamarnya begitu saja , yang membuat jila pun terdiam dengan wajah bengongnya


" ba.. baiklah..


"dia seperti ini, juga karena anak yang ada di dalam kandunganku, kan? .. (batin jila) yang hanya bisa terdiam pasrah melihat dolken yang sudah pergi dari hadapanya,yang hanya menggunakan handuk di pingangnya saja , dan dolken pun yang sudah menutup pintu kamarnya , dengan sadar nya dirinya pun ingat belom memakai baju sama sekali dengan bodohnya


"Gawat, aku lupa ambil baju ku!.. " gumam dolken yang sedikit kesal menepuk jidatnya dengan pasrah dan dirinya pun dengan rasa gengsinya menyuruh pelayannya untuk mengambilkan baju dikamarnya, yang Sebelumnya kamar jila adalah kamar dolken yang selama ini dia tidurin


pagi pun tiba.. pukul 7:30 wib


"ooaaammmm... sudah lama tidak tidur senyeyak ini emmm... (batin jila) yang sudah terbangun dari mimpinya melihat matahari yang sudah menyinari jendela kamarnya yang membuat dirinya pun terdiam sejenak memikirkan yang telah terjadi begitu singkat


beberapa menit kemudian..


" selamat pagi nyonya muda?.. " sapa raja ramah pada istri majikannya


"pagi, oia dimana tuan dolken?" tanya jila dengan wajah penasarannya


"tuan muda sudah pergi ke kantor tadi pagi , dan direktur memerintahkan agar nyonya muda tetap istirahat dengan baik, jika memerlukan sesuatu tinggal hubungi aku!" saut raja dengan propisonal


"istirahat, aku tidak perlu istirahat lagi! aku harus pergi berkerja!" protes jila dengan wajah sedikit tidak terima


"jika beberapa bulan ini aku tak kirim uang ke rumah, bisa habis ibuku oleh nenek .. (batin jila) dengan sedikit cemas mengingat ancaman yang dibuat neneknya dikampung Sana


"tapi, ini adalah perintah dari direktur dan juga adalah magsud tuan muda, direktur tidak akan mengizinkan nyonya muda balik lagi ke desa!cukup hanya menjadi nyonya di rumah ini!" ujar raja yang sabarnya memberitahukan identitasnya istri dari tuannya

__ADS_1


" tidak, telephone direktur untukku, aku awalnya punya pekerjaan , aku tidak boleh bersantai di rumah saja !.. " pinta jila yang ngotot langsung memegang gagang telephone yang sudah ada disampingnya


"baiklah ,saya akan telephone tuan muda segera!.." saut raja dengan wajah pasrahnya mau tidak mau dirinya pun mengiyakan apa yang jila mau dan menelepon tuannya disebrang sana


"Hallo... tuan..


"apa yang bisa dia Lakukan? dia hanyalah karyawan biasa saja, apa pekerjaan itu masih bisa disebut pekerjaan? baiklah jika direktur setuju, maka biarkan dia menjadi asistenku di sini! aku ingin lihat seberapa besar Kemampuanya! membiarkan dia baik-baik menjadi nyonya muda di mansion malah tidak mau,tapi malah ingin perkerja ! .." ujar dolken disebrang sana dengan wajah herannya


"baiklah tuan Saya akan segera hubungi direktur! .. " saut raja yang sudah paham langsung menutup telephonenya dari tuannya dan memanggil lagi menghubungi direktur dari nenek majikannya


"halo direktur.. baiklah.. iya .emmm.." saut raja dengan cepat memberikan telephonenya kepada istri tuannya


"Hallo.. nenek.. ahhh... nenek apa ini serious? apa nenek mengizinkanku? baiklah nenek .. terima kasih banyak, jaga kesehatan nenek di Sana aku juga bisa jaga diriku dengan baik! dah..nenek!.. " girang jila yang amat senang dengan cepat langsung menutup telephonenya mendengar kabar bahagia itu


"nyonya muda,ini adalah kartu pengenal anda ?.. "ujar raja yang sudah menyodorkan kartu Tanda pengenalnya, di saat menjadi karyawan tuan muda nanti, yang membuat jila pun terdiam sejenak sembari mengkerutkan halisnya dengan wajah herannya


" apa?! ..


"kartu nama? cepat sekali?.. (batin jila) yang langsung menatap raja sedikit curiga


"apakah aku dan kamu akan menjadi teman sekantor?.. " tanya jila pada raja dengan wajah sedikit penasaran


" iya nyonya itu benar! "saut raja singkat tersenyum ramah


"apakah mungkin dolken sudah tau dari awal ? bagaimana mungkin? ahh.. sudahlah pasti aku terlalu banyak berpikir !.. ( batin jila)yang langsung menepis didalam pikiranya yang tidak-tidak

__ADS_1


__ADS_2