sekali seumur hidup

sekali seumur hidup
menguntit


__ADS_3

beberapa menit kemudian..


Brümmm... brümm... bruuummm..


didalam mobil yang bak terbuka lebar membuat jila pun terdiam melamun menoleh melihat pemandangan diluar sana dimalam Hari disebelah kanan dengan rambutnya tergerai lepas kesana kesini karena angin Yang begitu sangat kencang , dan rena pun Yang sadar melirik sahabatnya Yang masih terdiam membisu mengacuhkan dirinya Dari tadi , dan tanpa disengaja kedua matanya pun melirik dan memperhatikan dengan Rasa sedikit curiga menoleh melihat mobil berwarna hitam Dari kaca sepionnya Yang Dari tadi mengikuti mobilnya , dan Rena pun Yang tak ambil pusing menoleh lagi dengan sekilas melihat sahabatnya Yang masih terdiam menatap kearah lain, dan dirinya pun dengan sedikit Rasa tak enak hatinya kembali fokus lagi melihat arah depan Yang sedang menyetir mobilnya dengan kecepatan sedang


" ehem.. apa Kau tahu jila, disaat kejadian ditoilet , Aku bisa melihatnya dengan jelas Kalau dolken benar-benar sangat mencintaimu.. Aku nyakin itu! " ujar rena Yang memulai percakapan Yang sedikit bosan


"rena, Aku tidak ingin membicarakannya ! " tolak jila singkat dengan diamnya yang masih menoleh kearah lain yang membuat rena pun terdiam cemberut

__ADS_1


"Baiklah... Aku tidak akan membicarakan dia, ohh iya, ngomong-ngomong Kalau gak salah tuan mahesa bukannya mengadopsi Anak kerabat menjadi putrinya sendiri, lalu apakah disaat Kau tinggal Bersamanya tidak terjadi apa-apa dengannya? " Tanya rena yang sedikit penasaran


"sebenarnya beberapa Hari ini , sepertinya sikap jia Aaron sedikit menjauh dariku, apa mungkin dia sangat khawatir karena Aku telah merebut posisinya ? " tanya jila balik dengan Rasa galaunya menoleh melihat sahabatnya


"masalah seperti ini, sebenarnya bukanlah masalah! " saut rena singkat


"apa maksudmu?" Tanya jila mengkerutkan dahinya yang sedikit bingung menatap sahabatnya


"hmm?..

__ADS_1


"sampai kapan orang itu berencana mengikuti mobilku ? dolken!.. (batin rena) yang tersadar melihat Flat nomber di depan mobil hitam yang begitu jelas yang membuat dirinya pun sedikit lega didalam hatinya


pagi pun tiba dikediaman mahesa pukul 7:00 pagi semua pelayan pun sangat sedikit bingung yang lagi-lagi melihat mobil hitam yang sama yang sudah terpakir dihalaman belakang beberapa Hari ini


"sangat aneh sekali, mobil hitam itu datang lagi! " ujar salah satu pelanyan berdiri Bersama teman satu propesi dengan Rasa sedikit penasaran


"benar? apakah dia punya niat jahat kepada keluarga mahesa? " saut teman satunya lagi menatap dan memperhatikan mobil diluar sana , namun tanpa disengaja jila pun mendengar dan melihat beberapa pelayan dibalik jendela ruang dapurnya yang sedikit penasaran berjalan menghampiri mereka sembari membawa setangai bunga mawar putih di tangannya


"Ada apa? kenapa kalian berkumpul disini? " tanya jila yang sudah berdiri di belakang mereka dengan wajah sedikit penasaran yang membuat beberapa pelayan pun sangat terkejut mendengar suara dari belakangnya

__ADS_1


"Nona!..


"maafkan saya Nona, tapi belakangan ini udah 7 Hari mobil hitam selalu datang tak menentu , dan berhenti di depan pintu gerbang , lalu disaat terang mobil itu pergi , apa mungkin dia adalah orang yang mengejar seorang Nona dari keluarga mahesa! " ujar salah satu pelanyan memberitahukan pirasatnya dengan detailnya beberapa Hari ini yang mereka lihat dan sangat mencurigakan dan jila pun yang mendengar dari mereka sangat terkejut dan melangkah melihat arah jendela yang ingin memastikan dugaannya dan benar saja disaat melihat mobil hitam dengan bak terbuka membuat dirinya pun sangat terkejut tidak percaya


__ADS_2