
"aduhh_____sakit sekali!!! ahhhh!!! " triak zidan yang histeris kesakitan dibawah sana yang sudah mengeluarkan darah segarnya yang begitu banyak , yang membuat dina pun dengan cepat berlari menghampiri dolken dengan tubuhnya yang sudah bergejolak hebat
"dolken , tolong aku... kumohon tolong aku.. dolken tolong aku... ikhss... " pinta dina dengan wajah tak kuatnya bersandar di dada dolken sembari memegang jasnya yang begitu kuat, yang membuat dolken pun tersenyum kecut melihat penampilan dina saat ini
"orang jelek! karena kau suka bermain, maka aku membiarkan sekelompok orang ini baik-baik menemanimu bermain , persyaratan mu begitu bagus , sayang sekali jika kau tidak pergi ke laut lepas bukan? " ujar dolken tersenyum licik dan dina pun yang mendengar ITU sangat amat terkejut dengan mata bulatnya
"kau!!
"sudah lihat, kan? itu mereka! hari ini wanita itu milik kalian ! .. " ujar dolken sekali lagi dengan jahatnya memanggil beberapa orang gelandang yang hidup dijalanan , yang membuat dina pun tercengang melihat sekelompok orang yang sudah berjalan menghampiri dirinya
"tidak! jangan mendekat!! " protes dina dengan wajah ketakutan dirinya pun dengan cepat memundurkan tubuhnya dari pelukan dolken
"wah... ternyata wanita ini cantik dan seksi juga hahah... " ujar salah satu gelandang itu sembari mencolek beberapa temannya dengan nafsunya
"tidak! tidak! jangan kemari! kalian pergilah! tidak!!... " triak dina dengan marahnya melihat sekelompok orang yang sudah mendekati dirinya sembari menarik dan merobek semua pakaiannya yang begitu buas yang membuat dina pun dengan sekuat tenaga berontak dan berlari ,namun dengan tiba-tiba hak sepatunya pun patah
krakk! ... bukk!...
__ADS_1
dan akhirnya dina pun terjatuh dan tersungkur. dibawah sana dengan posisi tengkurep
"ahhh!!!
" gadis, cantik mau pergi kemana? "tanya salah satu gelandang itu yang sudah menarik kakinya dan menyeretnya kedalam gudang dengan beberapa temannya yang membuat dina pun semakin ketakutan yang sudah berteriak histeris
"ahhhhh!!!! jangan!!!! ahhhhh!!!! tolong!!!! ahhh!!! dolken, tolong aku!! . .. " triak dina sembari memanggil mantan kekasihnya dengan suara seraknya , namun dolken hanya bisa diam dan melangkah berjalan menghampiri beberapa anak buahnya
"cari beberapa orang juga untuk melayaninya dengan baik-baik, beritahu pada gelandang itu untuk baik-baik " MENYEMBUHKAN NYA" mereka berdua , jika mereka melakukannya dengan baik , mereka akan diberikan hadiah 10 juta perorangnya "titah dolken kepada beberapa bodyguardnya
" baik, tuan..oh ..iya , tuan ada 1 orang lagi, dia adalah orang yang diam-diam menukar gelas nyonya muda. . "saut salah satu bodyguard itu sembari menunjuk salah satu anak buah zidan yang sudah duduk tersungkur dengan tubuhnya yang sudah gemetar hebat
"berikan dia hadiah.. " titah dolken kepada salah satu bodyguard itu
"baik, tuan.. " saut salah satu bodyguard dengan cepat mengeluarkan 2 gepokan didalam kopernya
"ini, adalah uang dari tuan kami, sebaiknya kau pergilah disaat mengambilnya.. " ujar bodyguard dengan suara tegas ya melemparkan uang gepokan merah kearahnya yang membuat laki-laki itu pun dengan sontak mengadahkan tangannya dengan senangnya dan dirinya dengan cepat beranjak bangun dari duduknya dan berjalan pergi meninggalkan lokasi
__ADS_1
"hore!!.. aku kaya.... hahaha...." triak pria ITU dengan girangnya berloncat bahagia nya..
"tuan, kalau para preman itu . .. gimana cara menghukumnya? " tanya bodyguard itu yang sudah menatap majikannya dengan seriusnya sembari menunjuk dengan jarinya kearah beberapa preman yang sudah amat ketakutan dengan pasrahnya yang abis dipukuli babak belur dimana-mana oleh beberapa bodyguard lainnya dari tadi
"ckk.. setiap orang potong 1 tangan dan kakinya itu lalu bakar tanpa tersisa . . " titah dolken dengan wajah marahnya dan berjalan meninggalkan mereka yang membuat para preman itu pun sangat ketakutan dengan tubuhnya yang sudah bergetar hebat mendengar itu , dan didalam sana dina pun masih berteriak memangil mantan kekasihnya
"ahhh!!! tunggu! dolken! kenapa? kenapa kau memperlakukan aku seperti ini? aku tanya padamu 1 pertanyaan saja? apakah kau pernah mencintaiku? "triak dina sekali lagi yang berusaha menoleh melihat dolken yang ingin beranjak pergi, dengan tubuhnya yang sedang menikmati sentuhan demi sentuhan oleh beberapa gelandang yang secara bergiliran
"ahhh!!! iiihhh!!! ahhh!!!..yaahh!!!
yang membuat dolken pun berhenti sejenak tanpa menoleh kebelakang lagi
"ckkk... apakah kau pantas? "cetus dolken dengan juteknya
"ahhh!!! iihkkk!!! yaaahh!!! lalu apakah kau mencintai jila putri!? ahhh!!. .. " tanya dina yang masih melihat dolken yang tidak jauh dari dirinya
"kalau aku tidak cinta, bagaimana mungkin aku berada disini! " saut dolken dengan entengnya membalikan tubuhnya dan menoleh melihat rena dengan tatapan tajamnya , yang membuat dina pun yang mendengar dan melihat itu pun muntah darah
__ADS_1
"puuuuuhhh! _____ukeekkk!..ahh!..tidak!dolken, kau berbohong padaku kan? kau bukan seorang seperti itu! kau tidak pernah mencintai siapapun! kau tidak bisa mencintai siapapun! dolken!!! ahhhhh!!! "triak dina yang tidak terima menangis histeris, melihat mantan kekasihnya mengabaikan dirinya dan pergi begitu saja tanpa menoleh lagi padanya yang sangat menderita itu...