sekali seumur hidup

sekali seumur hidup
kecemburuan dolken


__ADS_3

"apa yang terjadi?.. " tanya jila pada pelayan itu yang sudah berjalan menghampiri dirinya dengan wajah penasaran


"nyonya muda, anda sudah pulang, tuan muda dia...


" dolken kenapa lagi dia?.. (batin jila) yang sudah melirik laki-laki itu yang sudah berjalan menghampiri dirinya juga


"kalian semua pergilah!.. " pinta dolken kepada beberapa pelayan yang sudah berdiri yang tak jauh darinya


"ba... baiklah, tuan muda .. " ucap salah satu pelayan itu dengan rasa ketakutannya berjalan pergi bersama yang lainya yang begitu cepat keluar ruangan..


"dolken, kenapa kamu belum tidur?.." tanya jila pada dolken yang sudah berdiri dan menatap dirinya


"kamu pergi kemana?.. " tanya dolken pada jila dengan wajah dinginnya


"aku pergi keluar, disaat aku pergi, aku sudah bilang kepada orang rumah.." jawab jila dengan suara pelannya


brakkk.... (suara pukulan ke arah meja )


"apakah kau tidak mengerti perkataan orang yang sedang bertanya padamu! sekali lagi aku tanya padamu, kau pergi kemana dan bertemu dengan siapa? .. tanya dolken pada jila yang sudah amat kesal dan marah yang sudah menampakan wajah seramnya kepada istri kontraknya itu


"dolken dan dina, pernah berpacaran, aku pergi bertemu dengan dina, apa mungkin dia tidak senang.. (batin jila) dengan wajah kebingungannya


"aku..bertemu dengan dina.. dia.. mengajakku ingin bertemu dengan ku. . "jawab jila dengan wajah kagetnya melihat dolken berlahan berjalan menghampiri dirinya yang membuat jila pun memundurkan tubuhnya secara perlahan . .


yang membuat dirinya pun ingin terjatuh dari meja yang ada di belakangnya tapi dolken langsung meraih dan memegang dan mencekram lenganya yang begitu erat yang membuat jila pun kaget dan terkejut melihat kelakuan dolken padanya yang begitu kasar..

__ADS_1


"ahh! sakit!!


" apakah kau anggap aku orang bodoh? jila putri!.. " ucap dolken yang sudah menatapnya tajam


"aku benar-benar bertemu dengan dina ?.. " jawab jila yang sudah sedikit meringis kesakitan..


"apa yang terjadi denganya ? perasaan dia aneh sekali saat ini! begitu sangat menakutkan seperti ular beludak yang sedang menatap mangsanya . . (batin jila) yang sudah merasakan sedikit ketakutannya terhadap laki-laki yang ada di hadapannya,yang tiba-tiba dolken pun mendorong jila di atas sofa yang empuk itu begitu saja..


"pergi!..


" ahh!!..


"apakah kamu tidak bisa baik-baik bicara? kenapa kau mendorong ku? apakah kamu sudah gila?.. " ucap jila yang protes pada dolken yang amat kesal


"aku sudah gila?ckk..tampaknya beberapa waktu ini aku terlalu memanjakanmu , sehingga kau menjadi semakin lancang! .. " ucap dolken dengan rasa kesalnya sembari membuka kerah dasinya yang amat mencengkek lehernya itu sembari menarik dan memegang kedua tangan jila begitu erat yang membuat jila pun Lagi-lagi merasakan kesakitannya di kedua lengannya yang sudah di tahan diatas kepalanya dengan tingkah dolken yang begitu kasar padanya..


"emang aku sudah tidak waras dan gila, sebab itu aku memberimu banyak hak istimewa !.. " ucap dolken yang sudah sangat geregetan mengingat dan melihat poto jila bersama pria lain di dalam henponenya tadi..


___pleasbeck___


"nyonya muda kenapa belum kembali.. " tanya dolken pada salah satu pelayannya yang sudah berdiri di belakangnya


"nyonya muda bilang kalau dia pergi bertemu dengan temannya dan akan pulang agak malam..


"emm.. kalau begitu waktunya sudah hampir tiba , cepatlah pergi ke dapur dan siapkan makanan yang dia suka !

__ADS_1


" baiklah , tuan muda . . " ucap pelayan itu dengan wajah senangnya berjalan menuju dapur


"tuan muda, ternyata sungguh perhatian sekali pada nyonya muda, aku semakin iri saja kapan aku bisa mempunyai suami idaman seperti tuan muda 😌... sudahlah sebaiknya aku cepat bergegas masak..


dret.. dret..(suara pesan masuk)πŸ“±


"apa-apaan ini !! bukanya ini rangga samuel Johnson bersama jila?! sedang apa mereka berdua dan bagaimana mereka bisa bersama !? kenapa dia tersenyum begitu bahagia sekali ? bagus kau jila ! belom pisah dariku tapi kau sudah menemukan rumah selanjutnya! sialan!..


brakk!!...(suara henpone di lempar begitu saja hingga hancur)


___pleasbeck___


"apa yang sebenarnya kau inginkan? . . " ucap jila dengan wajah tak puasnya kepada dolken saat ini


"tentu saja menginginkanmu untuk memenuhi kewajibanmu sebagai seorang istri! .. " ucap dolken yang sudah memposisikan tubuhnya untuk bercumbu dengan istri kontraknya itu di atas sofa yang membuat jila pun sedikit merasa tak enak dengan posisi sekarang ini yang sangat menekan tubuhnya itu..


" apa!! kau benar-benar sudah tidak waras! lepaskan aku!!.. " ucap jila yang menolak keinginan dolken padanya


"dokter bilang setelah beberapa bulan kehamilan baru boleh berhubungan iya 'kan? . . " ucap dolken dengan sengajanya memancing emosinya kepada jila yang membuat bibi nia pun sudah berdiri di hadapan mereka dengan rasa serba salahnya


"diantara 3 sampai 7 bulan . . dapat disesuaikan dengan posisi yang aman.. " ucap nia yang sudah terseyum paksa melihat tingkah kedua majikannya itu di hadapannya yang membuat dolken pun dengan sadarnya beranjak bangun dan berdiri melihat pelayan itu


"perintahkan beberapa pelayan untuk membantunya nyonya muda mandi, tidak boleh ada noda sedikitpun di tubuhnya dan satu lagi bakar baju yang dia pakai semuanya tanpa ada tersisa sedikitpun ! apa kau mengerti maksud kan?.. " pinta dolken yang sudah melirik kepala pelayan itu dengan wajah datarnya


"apa!

__ADS_1


" ba.. baiklah, tuan muda saya akan kerjakan apa yang tuan perintahkan!.. " ucap nia dengan wajah terkejutnya langsung menundukkan wajahnya tanpa pernolakan ataupun protes pada majikannya yang membuat jila pun kaget dengan apa yang dolken katakan barusan kepada pelayannya


"dolken . . sebenarnya kau ini mau apa dan kenapa ? sehingga kau ingin membakar baju ku yang aku pakai? apakah kau merasa puas dan senang telah menyakitiku ? di kira aku ini penyakitan sehinga kau berbuat seperti itu.. (batin jila) yang sudah amat kesal ,marah kecewa dan sakit hati di perlakuan seperti itu ..


__ADS_2