sekali seumur hidup

sekali seumur hidup
menuju kabupaten bunga


__ADS_3

beberapa Jam kemudian..



di tempat parkiran khusus , bus yang sudah disulap menjadi rumah tingkat yang mewah bagi dolken dan jila yang cukup luas dan besar ,yang sudah siap untuk digunakan dalam berjalan mereka menuju tempat pedesan yang cukup lama ,rena pun yang sudah stay bay berjalan menghampiri sahabatnya dengan Gaya khasnya tersenyum simpul yang amat bahagia didalam hatinya yang tak sabaran ingin berjumpa dengan sosok pria yang belom pernah ia jumpai sama sekali dan tak lupa rangga dan Renata pun ikut serta atas proyek yang mereka sepakati dengan antusias


"halo semuanya apa sudah siap? " tanya Renata yang sudah berjalan menghampiri mereka, dolken, jila dan rena pun hanya bisa tersenyum menganggukan kepalanya dengan senangnya


"ayo kita berangkat!! desa bunga kami datang!!.. " sontak rena dan jila yang penuh semangat berjalan lebih dulu menuju mobil yang sudah disiapkan oleh Dolken sebelumnya, tak butuh lama mereka semua sudah pada masuk kedalam bis yang cukup besar dan duduk dikursi masing-masing yang cukup lebar hanya untuk 1 orang saja , rena pun yang melihat itu sangat terharu luar biasa , merangkul dan memeluk dari dekapanya

__ADS_1


"jila, aku benar-benar terharu.. kau berbuat begitu banyak hal Demi membantuku! aku benar-benar sangat amat berterima kasih padamu ! ohhh.. sahabatku.. sini aku cium ლ(◉❥◉ ლ)cup..cup.. cup.. cup.. " ujar rena yang amat senangnya mencium pipi jidat berulang Kali dan meninggalkan Cap bibir merah diarea wajah sahabatnya, dan jila pun yang sudah tahu langsung mengambil tisu basah didalam tasnya


" iya,iya.. aku sudah membuka Jalan untukmu !kau dan pria yang dibilang tampan itu, tapi inget kau jangan bermain kelewatan yah! "saran jila tersenyum sembari mengelap wajahnya yang penuh noda Lipstiek dimana-mana


"jangan khawatir, aku akan bertemu dengannya berdua saja saja, aku juga akan lihat-lihat dulu apakah ada perasaan atau tidak, baru selanjutnya kita bisa dibicarakan lagi! apa kau tahu pria tampan itu akan membuat Makanan enak loh, saat itu juga aku akan membawakan untukmu ! " saut rena dengan bangganya


"baiklah, tapi kalau pria ITU tak sesuai banyanganmu kau jangan kecewanya!fpppppphhhh... " saran jila tersenyum sindir dan lagi-lagi rena pun hanya bisa tersenyum dengan PDnya mengancungkan hidungnya yang sok cantik dan jila pun hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat tingkah sahabatnya itu


Renata yang sedang duduk menoleh melihat dan mengajak jila bermain permainan mahyong dan jila pun yang sedikit bosan mengiyakan ajakannya dan beralih duduk ditempat Renata saat ini disamping jendela dan mereka pun dengan senangnya memulai permainan

__ADS_1


"ngomong-ngomong aku tak disangka


ternyata kita bisa menikmati berjalan bersama-sama ! " ujar Renata yang mulai bicara sembari memainkan permainannya


"kenapa harus bicara begitu sungkan denganku? itu hal biasa, kali-kali kita berlibur sekaligus tinjau proyek yang kita akan bangun di kabupaten bunga ! " saut jila tersenyum Ramah sembari melihat permainan dengan seriusnya dan Renata pun yang sadar menoleh melihat dan memperhatikan sebelah kirinya dengan herannya


"ehh! belakangan ini semua orang kulihat begitu sibuknya, jadi aku bisa mengerti kalau kita bisa bersantai-santai diakhir pekan ini! kau benar-benar begitu baik banget pada rena?" ujar Renata terdiam memperhatikan rena yang sudah duduk dipojokan sana sembari melihat laptopnya dengan senangnya


"karena dia juga sangat-sangat baik padaku ! " sontak jila tersenyum senang

__ADS_1


"dalam waktu setengah tahun yang singkat ini, aku begitu sekali mengalami banyak hal dan hanya dia yang selalu menemaniku, menangis dan tertawa selalu memikirkanku dan menemani disisiku .. (batin jila) tersenyum mengingat jasa sahabatnya yang begitu baik padanya, dan Renata pun yang mendengar ITU langsung terdiam dan sedikit iri pada rena yang bisa mengambil hati jila yang selama ini dia harapkan


__ADS_2