
"aku sudah duduk ,lalu apa yang ingin kau bicarakan ,silahkan tuan katakan saja langsung!"ujar jila dengan nada juteknya
"itu terlalu jauh ,aku tak bisa mendengar apa yang kau ucapkan , sebaiknya kau duduk disini,itu lebih bagus bukan !"bujuk pria bertopeng sekali lagi tersenyum manis sembari menepuk -nepuk Sofanya
" huh!aku tidak mau ,biar aku disini saja itu lebih nyaman untukku !" tolak jila menoleh kearah lain dengan juteknya dan mengabaikan perintah dari pria itu
"ternyata kucing liarku sungguh punya pribadian yang unik ..( batin pria bertopeng) yang yang tak lain adalah Dolken Batara yang sedang menyamar menjadi pria lain untuk mendekati istrinya sendiri beberapa hari ini dikapal pesiar,dan Dolken yang tak ambil pusing beranjak bangun dari duduknya menghampiri istrinya
__ADS_1
"kau ngapain ?jaga jarak denganku , menurut mu apakah aku tampan ?lebih tampan mana aku atau suamimu itu?aku dengar Dolken Batara punya gelar suami Nasional !dia juga merupakan bangsawan paling terkenal di Asia ,pria yang paling terpapuler dikalangan wanita , bagaimana menurutmu kalau aku dibandingkan dengannya ?"ujar Dolken dengan aktingnya yang penuh percaya diri duduk disamping istrinya dengan tatapan genitnya
"kapten,kau...tidak ,demam 'kan ?kau terlalu percaya diri sekali bisa-bisanya kau menanyakan pertanyaan kekanak-kanakan seperti itu!" saut jila menoleh menatap pria dihadapannya yang begitu sangat menyebalkan
"kenapa memang nya ?apa aku begitu sangat menawan sehingga kau tidak dapat memutuskan pendapatku ?
"bisakah kau menanyakan beberapa pertanyaan yang berkualitas ? misalnya ,apa kata sandi kartu bank yang dia selalu pakai Untuk traksaksi atau semacam lainnya yang berhubungan dengan uang ?" tanya jila yang tak abis pikir dengan jalan pikiran pria yang ada disampingnya yang begitu percaya diri dengan ketampanannya
__ADS_1
"gawat ,dan bahkan aku juga tidak tahu sandi kartu bank nya ..dia hanya memberiku kartu kredit ,aku juga tidak tahu kata sandi kartu debitnya pula ..aku gagal! Apa yang harus aku lakukan..(batin jila) terdiam sejenak dengan wajah bingungnya , membuat Dolken pun yang memperhatikan ekspresi wajah istrinya tersenyum geli
"hahahahha!...kenapa kau jadi bingung begitu?hahaha!..reaksimu , sangat imut,dan lucu hahahah!...
"kenapa kau malah ketawa, seharusnya ini bukan pujian'kan?karena kau tidak tahu siapa aku ,tidak perduli seberapa besar status mu , kekuasaan dan kekayaan mu ,tapi kau tidak ingin berselisih langsung dengan Dolken Batara 'kan?jika kau terus mengurungku disini , suamiku pastinya akan marah bila mendengar kabar itu dan pastinya dia juga tak akan sungkan lagi meledakan kapal pesiar ini tanpa tersisa sedikit pun !" protes jila dengan nada tegasnya yang sedikit mengancam pada pria dihadapannya dan Dolken yang mendengar itu hanya bisa tersenyum geli didalam hatinya
"sepertinya kau masih sangat tergantung padanya ,tapi masalah terjadi malam ini , alangkah baiknya jika dia tidak tahu !" ujar Dolken tersenyum bangga dengan santainya
__ADS_1
"apa kau bilang ,kau jangan begitu meremehkannya! begitu dia mulai serius,kau tidak akan bisa melarikan diri lagi bahkan keujung dunia pun dia pasti akan mencari mu !bahkan air yang jauh tidak bisa memadamkan api yang dekat ,jika kau ingin melecehkan ku disini,aku tidak akan membiarkan mu berhasil meskipun aku harus mati dalam keadaan yang buruk !" saut jila yang mulai kesal beranjak bangun dari duduknya melihat pria yang amat begitu menyebalkan didalam pikirannya dan Dolken pun yang mendengar itu amatlah terkejut
"apa, mati!!!(batin Dolken) terdiam sejenak menatap istrinya yang tak jauh dari pandangannya