sekali seumur hidup

sekali seumur hidup
tak sadarkan diri


__ADS_3

brukkk... (suara koper yang sudah di geletakan ditanah)


"aku tidak akan memberikan pada kalian jika aku tidak melihat ibuku !aku ingin bertemu dengan ibuku dimana dia!! " triak jila dengn suara kerasnya sembari menyuruh supirnya itu membuka 1 koper yang sudah memperlihatkan uangnya yang begitu banyak , yang membuat zidan dan dinapun tersenyum puas sembari menjentikan jarinya


trakk...


dengn cepat beberapa preman pun langsung menyeretnya keluar dengan paksa yang membuat jila pun yang melihat itu sangat bersedih


"ibuu!!! ... " triak jila yang sudah mengeluarkan air matanya begitu saja dengan wajah cemasnya, yang membuat rose pun langsung mengadahkan wajahnya mendengar suara memanggil namanya


"jila!! " triak rose yang sudah menatap anaknya itu penuh kesedihan

__ADS_1


"hei, cepat lah sedikit.. " bentak preman itu sembari menyeretnya menghampiri tuanya yang sudah berdiri sejajar di samping nya itu


"ibu, maafkan aku ini semua salahku telah melibatkan mu disituwasi buruk.. (batin jila) yang sudah terdiam melihat ibunya itu yang sudah terikat begitu kuat dari tubuhnya


"sudah kan? orangnya sudah ada didepanmu, sebaiknya cepat berikan uangnya " pinta zidan dengan tak sabarannya berjalan menghampiri rose yang sudah berdiri disampingnya dengan angkuhnya, yang membuat jila pun langsung menatap supirnya untuk bergegas memberikan uangnya kepdanya namun dengan tiba-tiba dina pun menghentikannya


"tunggu! tunggu sebentar, tidak baik terburu-buru begitu cepat iya kan jila? hari ini mungkin terakhir kali kita bertiga berdiri bersama membicarakan seperti ini, bagaimana kalau aku mengusulkan minum bersama ? mulai hari ini persahabatan kita akan putus, dan tidak akan pernah bertemu lagi iya kan? jila putri,berarti diantara kita sudah impas! " ujar dina dengan suara cetusnya menatap jila dengan senyuman liciknya sembari menyuruh anak buahnya membawakan minumannya yang sudah diracik sebelumnya untuk musuhnya itu


"jila! jangan nak! kau tidak boleh meminumnya kau sedang hamil sekarang! " triak rose pada anaknya itu dengan wajah cemasnya , yang membuat zidan pun merasa muak dengan kasarnya zidan pun langsung menendangnya dengan kakinya sampai tersungkur kebawah


bakkkk...

__ADS_1


"ahhh!!!...


" diam! dasar orang tua cerewet!.. "triak zidan dengan wajah murkanya yang membuat jila pun terkejut melihat ibunya itu yang sudah diperlakukan seperti binatang


" tidak! ibuu!!! .. "triak jila yang ingin beranjak menghampiri ibunya itu yang sudah tergeletak dibawah sana yang sudah tak sadarkan diri namun dengan cepat supir itu pun menghentikan langkahnya yang sudah memegang tangannya yang begitu panik dan cemas


" tidak nyonya muda sebaiknya diam disini disana sangat berbahaya inget nyonya lagi mengandung! "pinta supir itu dengan wajah memohonnya yang membuat jila pun dengan wajah panik dan cemasnya terdiam sejenak melihat ibunya itu yang sudah amat geregetan


"dasar! wanita tua, apa harus aku yang bertindak keras, baru kau bisa patuh! cihh.. menyebalkan sekali!.. " cetus zidan dengan suara sinisnya menatap rose yang sudah tak berdaya lagi dengan tatapan juteknya sembari memasukan kedua tangannya disaku celananya


"zidan ramaja, dasar kau bajingan! !! beraninya kau sama ibuku!! " triak jila yang sudah amat geregetan sembari mengempalkan tangannya yang begitu kuat , dan tak lupa air matapun keluar begitu saja dengan tangisan di pipinya

__ADS_1


__ADS_2