sekali seumur hidup

sekali seumur hidup
pulang ke mansion group keluarga Batara


__ADS_3

" Oia , Renata,akun hampir lupa ,kau pergilah duluan bersama yang lainnya ke kota K !" pinta Rangga pada adiknya


"hah ?! emang kakak ,mau kemana lagi?" tanya Renata dengan wajah keponya yang masih berdiri disamping kakak nya


"kakak, masih ada beberapa hal yang perlu diselidiki dulu !" saut Rangga menatap dengan serius nya dan menoleh memperhatikan raut wajah jila yang sedang tersenyum senang yang tak jauh dari pandangannya


"sudah saat nya mencari nyonya alea dan bertanya dengan jelas..(batin Rangga) yang mulai sedikit curiga selak buluk jati diri jila putri yang masih misterius dibenaknya


"setelah aku tidak disini dan menemanimu , sebaiknya kau lebih banyak menemani jila'oke !" pinta Rangga tersenyum ramah dan tak memberitahukan alasan pada adiknya


"siap , daah..kakak,tak perlu khawatir , serahkan saja padaku !" saut Renata yang amat senangnya bergegas berjalan kearah mobil yang sudah ditaiki jila dan Maria dan tak lupa melambaikan tangannya pada kakak kesayangannya yang akan pergi lebih dulu dari mobil Rangga yang masih terparkir


"hMmm.. hati-hati dijalan kalian .." balas Rangga melambaikan tangannya kepada adiknya yang sudah berjalan pergi dengan cepatnya bersama mobil lainnya

__ADS_1


Beberapa jam kemudian..


Akhirnya mereka pun sampai di kota K , yang sudah terparkir dihalaman mansoin Milik keluarga group Batara , membuat hati jila pun semakin gelisah, yang sudah turun dari mobilnya dengan hati-hati


"akhirnya aku kembali lagi kerumah ini ,tapi hatiku dan perasaanku saat ini sedang tidak baik ..(batin jila) yang mulai sedikit takut yang akan dihadapinya nanti,namun dengan cepat Dolken pun yang sudah tahu hal itu langsung meraih dan memegang tangan istrinya dengan eratnya


"ah , Dolken !..


"apa dia tahu kalau aku sangat khawatir dan gelisah?..(batin jila) terdiam sejenak dengan pikirannya,namun tak berselang lama Rena pun turun dari mobilnya tanpa disengaja melihat mereka berdua begitu mesra disamping mobilnya


"hei , kalian berdua yah ,sudah cukup !" sindir Rena yang langsung membuyarkan pikiran jila saat itu juga


"hMm..ayo sebaiknya kita masuk .." pinta jila yang langsung menatap lurus kearah pintu utama dengan mental yang sudah siap bergandeng tangan suaminya yang begitu erat bersama yang lainnya

__ADS_1


"untuk tidak mengalihkan perhatian dolken ,tapi juga untuk diriku sendiri,aku harus semangat apa pun yang akan terjadi didalam sana ,tidak perlu takut jila lagi pula tidak ada yang dikhawatirkan tetap fokus !..(batin jila) berjalan mengikuti arah suaminya yang sudah menuntunya kearah pintu utama yang sama-sama fokus dengan mental yang sudah siap yang akan dihadapinya pada ibunya sekaligus mertua bagi jila ,namun dibelakang dengan sengaja Maria pun berjalan dan berlari menyerobot menyambut dan menyapa sosok wanita yang sudah menunggunya dari tadi diruang tamu


Tak..tak..tak..


"Tante !aku pulang .." sapa Maria dengan wajah akrabnya menyambut sosok wanita yang selalu membela dirinya dari dulu hingga sekarang ini


"akhirnya kalian sudah pulang juga !" saut sosok wanita tersenyum melihat Maria dengan ramahnya yang bernama Emily Blunt ,dan jila pun berjalan masuk melihat sosok mertuanya selama ini


"apa dia orangnya..(batin jila ) yang masih berdiri memperhatikan raut wajah mertuanya yang tak ada aura senyum atau pun ramah kepada dirinya


"Tante ,lihatlah aku dan Dolken sudah kembali pulang!" ujar Maria yang langsung meraih dan memegang kursi roda Emily kearah jila dengan sengajanya dari dekat , membuat jila pun semakin gugup disaat ingin memperkenalkan dirinya


"aku........

__ADS_1


__ADS_2