
jila pun yang sadar dari lamunanya langsung bergegas menghampiri zidan yang ingin cepat pergi..
"tunggu zidan! kenapa kau tidak ajak aku pergi bersamamu? ayo kita pergi!cepat bawa aku pergi dari sini! dan tinggalkan uang dan mobil ini disini! kita akan perjuang bersama , kita akan berkerja keras bersama , cepat atau lambat kita bisa menghasilkan lebih banyak uang dari pada dia berikan !.. "triak jila yang sudah menarik-narik tangan kekasihnya itu beberapa kali dengan paksa , dengan air mata yang sudah jatuh di pipinya beberapa kali ,tapi, zidan tak menghiraukan nya justru malah sibuk memasukan uang nya ke dalam mobil barunya dengan mata serahkanya , dengan kesalnya zidan pun langsung mendorong kekasihnya itu dari tangannya yang dari tadi mengganggunya
"minggir lah... semua ini adalah miliku!.. hahah..." triak zidan dengan wajah kesalnya yang tak perdulikan lagi kekasihnya itu
"AHh!!...
dolken pun yang melihat itu dengan cepat langsung menangkap dengan kedua tangannya dari pelukanya agar wanita itu tidak terjatuh tersungkur
"zidan kita..." saut jila yang sudah terbangun dan melepaskan pegangan tangannya dari dolken yang sudah memeganginya dengan hati kecewanya
" aku ,zidan ramaja orang kaya! aku akhirnya bisa dapet uang dan mobil impianku! tak kusangaka ternyata tuhan ada di pihakku.. hahaha... oia.. dan kau sangat menyebalkan! . . "triak zidan dengan jahatnya yang membuat jilapun sedikit terkejut dengan perkataanya barusan kepadanya yang membuat dirinya pun terdiam seketika
__ADS_1
"sudah cukup! tuan zidan , kau harus membuat pilihan , waktuku terbatas.." tegas dolken yang sudah menatapnya tajam
"haha... tentu saja! aku pilih uang dan mobilku! wanita ini jadi milikmu saja , aku juga sudah bosan selama ini!.." saut zidan dengan sombongnya
"tidak, bukan seperti ini yang aku harapkan , zidan kamu tidak boleh seperti ini pada ku! kita jelas-jelas saling mencitai! masa lalu kita , sebenarnya apa artinya di dalam hatimu?.. (batin jila) yang Tiba-tiba sedikit lemas
"pilihan mu tepat sekali ! sebaiknya kau cepat pergi sebelum aku berubah pikiran!.. " pinta dolken dengan tatapan dinginnya sembari memegang tangan jila yang begitu erat, dan zidan pun tanpa pikir panjang lagi ataupun menoleh kepada kekasihnya itu ,langsung menancabkan gas Mobil barunya berjalan dengan kesempatan sedang, yang membuat jila pun dengan kasar melepaskan pegangan dolken dari tangannya dan berlari cepat mengejar zidan yang sudah pergi Jauh..
tap... tap... tap...
" uueekkkk... uueekkk...ihks... ihks...
"zidan aku benci padamu, aku benci kau zidannn..aku tidak akan memaafkan mu ,ihkss...(batin jila) yang sudah sakit hati dan kecewa pada kekasihnya itu
__ADS_1
dolken pun yang sudah melihat itu langsung berjalan menghampiri jila yang sudah duduk di tanah dengan wajah yang sudah berantakan karena tangisannya
" sudalah sebaiknya kau jangan tangisin dia lagi, dia sudah hidup senang dengan dunianya ! sebaiknya kau cepat bangun dan bergegas membersihkan dirimu, tenang saja orang lain tidak tau tentang ini, hanya aku dan kau saja?.. "pinta dolken yang sudah membantunya berdiri bangun dan berjalan masuk ke dalam mobilnya menuju gedung repsesi, yang sebelum nya dolken pun sudah memerintahkan kepada seketarisnya untuk mengurus memundurkan waktu pestanya saat kejadian barusan ..
"gAwat! masalahnya ternyata berkembang menjadi seperti ini! tidak boleh , aku harus mencari dolken dan menjelaskan dengan jelas padanya.. (batin dina) dengan paniknya berjalan cepat menuju lorong gedung, tanpa di duga beberapa bodyguard pun menghadang dina di depannya..
"mau apa kalian? apa yang kalian lakukan? kau tidak tau siapa aku hah!.. aku dina pacar tuan kalian! sebaiknya kalian cepat minggir aku ingin bertemu dengannya!.." triak dina protes
"nona dina, tuan muda sudah memerintahkan kami untuk mengantar anda, karena negara milan begitu baik padamu , maka nona dina jangan balik lagi ke negara ini untuk kurung waktu tak di tentukan, dan tuan muda sudah memesan tiket pesawat untuk nona dina , nona dina silahkan.." pinta salah satu bodyguard dan beberapa bodyguard lainnya yang sudah membantu memegangi
wanita itu sampai tuntas
" tidak, kalian bohong pada ku! dolken tidak akan berbuat seperti itu padaku! hei.. lepaskan aku.. kalian memaksaku!.. kalian minggir , aku ingin mencari dolken dan menjelaskan semuanya ! seharusnya hari ini yang menikah aku! bukan jila putri!.."triak dina dengan wajah kesalnya
__ADS_1
dan dina pun yang berontak Sana sini yang tidak ada hasilnya sama sekali , akhirnya dia pun capek dengan sendirinya, dengan pasrah dirinya pun pergi terbang ke negara milan saat itu juga ,meski hatinya sedikit kesal dan marah yang dari tadi di perlakukan dengan kasar oleh beberapa bodyguard suruhan dolken
"awas .. saja kau jila akan ku balas suatu saat nanti!" gumam dina dengan rasa kesal dan marahnya😡