sekali seumur hidup

sekali seumur hidup
rias dadakan


__ADS_3

beberapa menit kemudian..


wushhh... bukkk..


"jila bagaimana bisa kau.... sungguh keterlalua... " dumel jila dengan suara kerasnya sembari meleparkan badannya secara pelan di atas kasurnya yang empuk itu..


"kau dan dia hanya sebatas nikah kontrak tidak ada yang lain sebaiknya jangan banyak berpikir jauh ,lebih baik aku istrirahat lebih awal karena besok adalah hari paling penting dan mungkin melelahkan menyambut president dan istirnya yang akan berkunjung ke negara ini .. " ucap jila yang sudah merebahkan tubuhnya dengan posisi nyamannya sembari memejamkan matanya yang sudah lelah , lambat laun akhirnya jila pun tertidur dengan posisi yang sudah memeluk gulingnya


beberapa menit kemudian..


dolken pun berjalan masuk ke dalam kamar istrinya sembari membuka baju kemeja yang sebagian tubuhnya menuju ranjang melihat jila yang sudah tertidur lelapnya , tanpa sadar jila pun terbangun yang sudah melihat dada sispek yang begitu kekar di hadapannya


"ah... otot perut siapa itu.. " (batin jila) yang masih separuh sadarnya, tapi dengan tiba-tiba


"kau... kau ingin apa.. " tanya jila yang sudah sadar dari tidurnya dirinya pun menutupi tubuhnya dengan selimut, yang membuat dolken pun semakin sengaja membuka kemejanya yang sudah terlihat jelas otot sispeknya yang membuat jila pun diam terpaku


"ingin.. ingin apa? kenapa bengong begitu? " jawab dolken dengan sengaja dirinya pun naik ke atas ranjang sembari mendekati jila yang sudah menampakan berwajah merah merona dikedua pipinya yang amat malu


"aku...


" wow.. tak di sangka ternyata tubuhnya seksi sekali.. (batin jila) yang sedikit gugup dengan jantung nya sudah dag.. dig.. dug..tidak karuan


"berikan tanganmu!" pinta Dolken dengan tatapan genitnya


" apa!?


jila pun tanpa pikir panjang mengulurkan tangannya yang sudah di sambut oleh dolken dan menaruhnya dibagian dadanya yang membuat jila pun sedikit kaget bercampur senang di dalam hati nya

__ADS_1


"wah.. begitu padat sekali.. (batin jila) yang mulai menyentuh dan merasakan otot-otot yang kekar dibagian perut suaminya namun dengan sadar jila pun menarik tangannya dan disembunyikan kebelakang tubuhnya


" kenapa berhenti? apa kau suka?.. " tanya dolken


"suka... ah.. tidak.. sudahlah jangan menggodaku!.." jawab jila dengan suara kikuk nya


" hahah... baiklah! . . " ucap dolken tersenyum puas melihat ekpresi wajah jila yang sudah merah merona, namun dirinya pun melangkah dan membalikan tubuhnya dengan cepat berjalan menuju ruang ganti, yang membuat jila pun menoleh memperhatikan suaminya


"apa kau akan pergi lagi?.. " tanya jila dengan wajah keponya


"iya, aku masih ada perjamuan penting!"saut Dolken


"malam-malam begini?"tanya jila yang semakin penasaran


" iya, apa kau ingin ikut bersama ku?" saut Dolken balik sembari memakai baju kemejanya


"kenapa? apa kau merindukanku? sudahlah aku pergi, kau cepat lah tidur! . . " ucap dolken yang tak ambil pusing dan sudah rapih dirinya pun berjalan keluar kamar meninggalkan jila yang masih bengong di atas kasur


Klikk!..(suara pintu tertutup)


namun jila yang masih sedikit rasa penasaran berjalan cepat melangkah menuju jendela kaca yang ingin melihat dolken dari bawah Sana dengan wajah galau nya


"sudah begitu malam, tapi kenapa dangdannya mewah sekali! sebenarnya dia mau kemana ? .. "gumam jila yang sedikit kesal melihat mobil dolken yang sudah berjalan pergi meninggalkan halaman mansion


pagi pun tiba...


"nyonya muda , jangan terburu-buru pelan-pelan makan nya , waktunya masih cukup.. " pinta nia yang sedikit kewalahan menyuapi majikanya dengan hati-hati..

__ADS_1


"nyonya muda, kepala anda jangan banyak bergerak aku sedang menyatok rambut anda " ucap salah satu pelayan yang dari tadi sedang mengurus rambut jila yang panjang berikal ,agar kelihatan rapih


"nyonya muda, jangan sembarangan bergerak , kuku anda tidak dapat saya warnai dengan baik.. " ucap salah satu pelayan yang sedang duduk di bawah jila dengan seriousnya dan hati-hati


"ahh...sungguh merepotkan , apakah boleh kukunya tidak usah di warnai saja?.. " protes jila risih tak biasa dengan beberapa pelayan yang sedang merias dirinya , yang membuat dolken pun yang sudah berjalan turun melihat kebisikan istrinya yang tak mau diam itu


"tidak boleh, kuku nyonya muda udah satu set dengan perhiasan hari ini!"tolak pelayan itu yang masih kukuh menghias kuku majikanya


"perhiasan heart of the ocean yang indah ini di beli dari lelang oleh tuan muda malam tadi untuk nyonya muda, nyonya muda sangat beruntung sekali, bisa dapetin tuan muda yang sayang dan perhatian sama istirnya! aku merasa iri sekali!?.."ujar salah satu pelayan dengan wajah sedikit irinya


"tckkk... apa itu benar!? tapi sungguh merepotkan , lagian siapa yang perduli ini cuman perhiasan yang sementara aku pakai .. (batin jila) dengan wajah kesalnya


" tckkk.... sudah tidak ada waktu lagi , kamu lakukanlah di mobil sambil jalan.. "pinta dolken yang sudah berjalan lebih dulu menuju keluar


"apa!? ahh... tunggu! apa yang kalian lakukan!!" protes jila yang tanpa aba-aba dirinya pun digotong oleh beberapa pelayan menuju mobilnya begitu saja


" nyonya muda, sebaiknya diam dan ikuti apa yang tuan muda perintahkan! .. "ucap pelayan satunya yang sudah cepat membawa barang-barang yang akan di pakai untuk majikanya nanti


" iya, nyonya muda sebaiknya kerja samalah agar kita juga cepat menyeselaikannya pekerjaan kami!


"ckk...tapi tak usah menarikku seperti itu... " protes jila dengan marahnya


"maafkan kami nyonya muda!" sontak mereka dengan hormatnya


" ehmm...


"laki-laki sialan.. aku seperti boneka yang harus duduk diam melihat mereka yang sedang mendandaniku membuatku tak nyaman sekali.. (batin jila) cemberut dengan wajah kesalnya melihat pria yang sudah duduk dihadapannya

__ADS_1


__ADS_2