sekali seumur hidup

sekali seumur hidup
perlawanan Rena


__ADS_3

"apa yang dia bicarakan ? bukankah dia Mantan pacar Dolken ! lalu apa hubungannya dengan pangeran ? Apa yang akan dia lakukan?..(batin jila) yang masih terdiam memperhatikan dan mendengar percakapan mereka berdua yang semakin memanas


"dia juga buka hanya kakaku saja loh~ sebenarnya ,jika itu adalah CEO Rena ,aku sangat mempercayai pangeran bersamamu ,ya~meskipun orang yang paling penting dihatinya adalah aku seorang,tapi hatiku sudah diberikan pada Dolken Batara seorang , jadi kau tenang saja ,selain aku , keberadaanmu dihati pangeran sudah sangat penting ,benar ,aku sungguh tidak keberatan sama sekali !" ujar Maria dengan liciknya , yang seakan dirinya paling benar memutar balik kenyataan,dan jila pun yang amat kesal langsung angkat bicara


"Maria ,kau benar-benar kelewatan !" protes jila yang emosi


"tenang sedikit kau jangan emosi, hati-hati didalam perutmu ada janin yang tak berdosa !" cegah Renata yang langsung memegang tangan dan bundak jila dengan cepatnya,dan Rena pun yang mendengar itu langsung membalikkan tubuhnya dan melangkah berjalan menghampiri Maria dengan tatapan sinisnya sembari melipat kedua tangannya didadanya yang beradu dengan kedua dadanya Maria yang lebih kecil dari dirinya


"nona Maria , sepertinya kau terlalu berpikir terlalu banyak,iya 'kan ? " cetus Rena dengan tatapan tajamnya , membuat Maria pun sangat amat Terkejut melihat tatapan musuhnya yang begitu dekat

__ADS_1


"wah !Rena ternyata super duper keren !" gumam Renata yang masih berdiri melihat pertingkaian mereka berdua


"hMm!! Benar ,puas hati rasanya!!!" saut jila yang amat puas dengan sikap sahabatnya pada maria


"siapa yang bilang padamu kalau pangeran adalah kekasihku ? pangeran? Hei !nona Maria, gadis yang pintar memang sangat menyenangkan , tapi wanita yang sok pintar itu justru sangat menyebalkan bukan !jika aku mencintai pangeran , menurutmu , dengan syaratku , apakah aku tidak bisa mendapatkan seorang pria ?aku berada disekitar pangeran hanya karena gajih dan pembagian keuntungan yang besar sebagai wali presiden Odyssey !.."tegas Rena yang tak mau kalah saing menatap dengan dinginnya membuat Maria pun sedikit gugup dengan sikap Rena padanya


" kau...


"Rena ! bagaimana kau bisa mengatakan hal seperti itu pada maria !!kau sungguh keterlaluan!" protes pangeran yang tak terima langsung membela Maria didepan wanita pujaanya ,dan sebaliknya Rena pun yang melihat dan mendengar pangeran yang terus membela Maria didepan matanya membuat dirinya pun amatlah kesal pada bos'nya itu

__ADS_1


"oh , kebetulan sekali,apa kau takut aku akan memakan adikmu yang baik ini!" cetus Rena dengan juteknya


"pangeran tidak kau jangan menyalakan CEO Rena ya?semua ini salah ku ,aku seharusnya tidak mengambil keputusan sendiri !" ujar Maria yang langsung menampakkan wajah lemah tak berdaya didepan kedua pria incarannya


"Rena !apa kau masih belom minta maaf pada maria ?" bentak pangeran dengan kesalnya yang tak terima dengan sikap Rena dengan sombongnya


"oh ,minta maaf?" saut Rena yang menahan rasa marahnya pada bos'nya yang pura-pura tuli


"galak sekali dia ! pangeran awas kau..(batin Rena ) yang tanpa minta maaf dirinya pun membalikan tubuhnya yang ingin beranjak pergi dari hadapan bos'nya

__ADS_1


"oh iya , beberapa hari ini aku tiba-tiba tidak merasa sedikit tidak enak badan , presiden pangeran ,aku ingin ngambil cuti panjang dan beristirahat dengan baik ! " ujar Rena dengan keputusan yang tiba-tiba membuat jila , Renata, Dolken dan pangeran Amat sangat terkejut bukan main tapi berbeda dengan Maria yang mendengar itu amatlah senang tersenyum puas didalam benaknya


"heh..


__ADS_2