sekali seumur hidup

sekali seumur hidup
Maria yang begitu jengkel


__ADS_3

"apa itu benar, sungguh membuat orang sulit dipercaya ! tidak berperasaan, berdarah dingin, keras kepala, sombong, angkuh dan bahkan dia itu begitu gengsi apa lagi dengan lawan jenisnya, tapi, ternyata dia mendapatkan pencerahan juga, sungguh diluar nalarku! .. jila kau ternyata begitu hebat aku bangga padamu! " ujar rena dengan suara khasnya menatap sahabatnya dengan tatapan haru dan senangnya memegang kedua bahu jila dengan bangganya, yang membuat jila pun menganggukan kepalanya yang tersenyum dengan rasa senangnya, dan Maria pun yang mendengar percakapan musuh sekaliGus saingannya amat sangat marah dengan wajah geregetan yang tertahankan dibalik tangannya yang sudah menggemgam sendoknya yang amat kuat


"awas kalian ,aku tidak akan membiarkan itu terjadi! .. (batin Maria) yang sudah menampakan taringnya yang begitu kuat , dan rena pun yang memperhatikan Maria dari pandangannya tersenyum puas dengan sinisnya


" ehmm..


beberapa jam kemudian..


mereka berempat yang sudah sampai di kantor pusat berjalan masuk menuju ruangan dan tentunya sudah disambut oleh beberapa karyawan yang sudah berdiri sejajar dengan rapihnya menyambut CEO dengan hormatnya


klik... (suara pintu)

__ADS_1


"pagi CEO, pagi nyonya muda! "sapa mereka dengan kompak , yang membuat dolken dan jila pun tersenyum kecil sembari berjalan bergandengan tangan yang begitu mesranya , dan tak lupa rena dan Maria pun hanya bisa terdiam berjalan mengikutinya dibelakang mereka dengan gaya khasnya masing -masing


tak... tak.. tak..


"oh iya, aku ada pengumuman untuk kalian mulai sekarang ,ini istriku namanya jila putri sebagai ketua asistenku dan akan mewakili aku segala urusan umum dan keuangan , semua laporan diperusahaan ini harus ditinjau oleh istriku terlebih dahulu ! " ujar dolken dengan suara khasnya memperkenalkan istrinya kepada semua karyawan yang sudah ada dihadapanya dengan bangganya , dan jila pun yang mendengar itu tersenyum ramah menatap mereka dengan senyum manisnya


"halo semuanya, aku jila putri mohon kerjasamanya! " sapa jila dengan suara khasnya memperkenalkan dirinya yang amat sedikit rasa gugupnya


" terimakasih banyak, kalian bisa panggil aku jila atau tidak ketua saja itu lebih baik! " saran jila tersenyum ramah menatap semua karyawannya


"baik, ketua jila kami akan mengingat itu! " saut mereka begitu kompak menyambut jila dengan antusiasnya yang sudah menjadi bagian anggota dikantor barunya dinegara P, dan dolken pun dengan cepat menoleh melirik rena yang sudah berdiri disamping istrinya yang seperti bodyguard sekaligus sahabatnya yang setia setiap saat selalu ada untuk jila

__ADS_1


"dan kau CEO rena, kau hanya cukup membantuku menjaga jila saja disaat rapat berlangsung! " pinta dolken yang tanpa ragu lagi , yang membuat rena pun yang mendengar itu tersenyum senangnya sembari melipat kedua tangannya didadanya dengan sombongnya


"kau tidak perlu khuwatir, selama ada aku, tidak akan ada orang yang bisa menyakiti jila! "sindir rena dengan suara khasnya melirik Maria dengan juteknya , yang membuat Maria yang mendengar itu pun merasa kesal dan menoleh melihat dolken dengan tatapan marahnya yang sudah berdiri disampingnya


"cuih, dia mengumumkan identitas wanita itu dengan sangat sombongnya! dolken, kau semakin membuatku jengkel! . . (batin Maria) yang masih terdiam berdiri dengan pikirannya yang amat kesal yang tertahankan


beberapa menit kemudian..


diruang rapat mereka semua yang sudah duduk dikursinya masing-masing mendengarkan dengan seriusnya melihat CEO rangga yang sudah memulai topik pembicaraan Tentang proyek yang amat detailnya


"mengenai rencana rekonsruksi didesa B, aku pikir 3 miliyar dapat diinvestasikan letak georgrafis desa B sangat unggul, kedepannya perkembangan , dan teknologi akan semakin memberikan ruang untuk berkembang! " ujar rangga dengan suara khasnya tersenyum coll menatap dolken yang sudah duduk disebelah kirinya yang tak lupa renata pun ikut serta dibagian rapat yang sudah duduk disebelah kanan kakanya sebagai seketarisnya

__ADS_1


__ADS_2