sekali seumur hidup

sekali seumur hidup
curi ciuman


__ADS_3

beberapa jam kemudian..


mereka Pun yang sudah selesai dengan pestanya berjalan menuju pulang mansion tanpa bodyguard disisinya hanya mereka berdua saja malam ini yang menggunakan mobil yang bak terbuka , dolken pun yang sedang fokus menyetir dengan tiba-tiba melihat arah samping yang sudah tertidur pulas


"tidak kusangka akan sampai begitu malam! dan dia bahkan makan begitu banyak di Sana, aku sungguh khawatir kalau dia akan tidak enak badan.. (batin dolken) yang sesekali memperhatikan jila yang sudah tertidur pulas dengan angin yang sudah menghempaskan tubuh dan rambutnya beberapa kali , namun dengan tiba-tiba jila pun menggigil kedinginan dengan mata yang masih terpenjam membuat dolken pun berhenti sejenak dan meminggirkan mobilnya


" hhmmmm...


"apa kau kedinginan?"ujar Dolken dengan rasa cemasnya membuka jasnya dan meyelimuti jila dengan hati-hati dan tanpa sengaja tangannya menyentuh bibir jila yang begitu imut merah jambu , yang membuat dirinya pun semakin penasaran ,dengan ragu -ragu dolken pun menyetuh lagi dengan perlahan dengan jemarinya


"rasa nya..... hangat dan lembut..tapi dia seperti tikus tanah ,tidurnya begitu nyeyak (batin dolken) dengan sengaja menusuk-nusuk pipinya beberapa kali, tapi jila tak bergemi ataupun terganggu dari tidurnya..


" tapi jangan sampai masuk angin nya, tikus tanah .. " bisik dolken dengan suara kecilnya tanpa sadar dirinya pun melihat bibir jila lagi dan mendekatinya secara perlahan dengan tangan nya yang sudah mengelus-ngelus pipinya namun dengan seketika dolken pun mengecup dan mencium bibirnya yang lumayan cukup lama


"ehmmm... emmmm...


"ahh.. aku ingin mencobanya lagi.. (batin dolken) tapi dengan tiba-tiba jila pun tersadar yang membuat dolken pun dengan cepat memundurkan tubuhnya dan kembali duduk seperti sebelumnya..


"uuhhh... kita dimana?apakah sudah sampai rumah? . . " tanya jila dengan wajah tidurnya terbangun sembari mengucek-ngucek mata nya menoleh melihat dolken yang sudah duduk di pengemudi dengan wajah merah merona dikedua pipinya

__ADS_1


"kau, kenapa wajahmu merah begitu? apakah kau abis minum terlalu banyak?.. " tanya jila heran


"tidak.. kamu salah lihat! sudalah ayo jalan lagi!.. " saut dolken yang mengelak sembari melajukan mobilnya lagi


"kenapa dia aneh sekali.. (batin jila)yang diam-diam memperhatikan dolken dengan wajahnya yang masih merah seperti kepiting rebus, yang membuat dolken pun yang sadar di perhatikan oleh jila dengan sengaja nya kakinya pun menancapkan gas nya yang begitu kencang yang membuat jila pun teralihkan pandangannya karena kaget dan ketakutan..


"dolken! aku sedang hamil , bisakah kau pelan sedikit jangan menakutiku ?.. " triak jila dengan paniknya memegang sabuk pengamannya yang begitu erat ..


"aaaaAaAAAaaa!!...


"apa yang terjadi, aku dolken batara , ternyata tak bisa tenang di saat sudah mencuri ciuman gadis itu..sialan! ( batin dolken) yang sedikit kesal melajukan mobilnya yang semakin kencang


"dolken, kamu sudah gila! sudah melewati kecepatan batas maksimum ! disini 40! tapi kamu mengemudi sampai 120 , kau ingin aku masuk UGD dengan cepat !?.."protes jila dengan rasa ketakutan nya


"lalu aku harus bagaimana! kau membuat ku takut! dolken batara...aaaaAaAAAaaa!!!...


" kau pegangan saja dengan kuat sebentar lagi kita sampai!"pinta Dolken enteng


" apa!!!. ahhh!.. dolken!!!..

__ADS_1


beberapa menit kemudian..


cekittt....


"ahh...ahhh....akhirnya sampai rumah juga uhh(batin jila) dengan napas leganya sembari mengelus dadanya beberapa kali , dan dolken pun dengan rasa malunya dirinya pun dengan cepat turun dari mobilnya dan tak mau melihat jila di sampingnya dengan wajahnya yang masih merah merona dikedua pipinya


"kenapa lagi orang ini, tak biasanya tergesa-gesa begitu.. (batin jila) yang sudah turun dari mobilnya dengan berlahan dan berjalan mengikuti dari belakangnya..


" ah.. kenapa aku pake jasnya dia? apa mungkinkah tadi berhenti karena ingin membantuku menyelimuti ku? .. (batin jilA)terdiam sejenak melihat dan memperhatikan punggung dolken yang sedang berjalan lebih dulu darinya..


"kenapa aku begini, apa yang terjadi padaku barusan . . ( batin dolken) dengan rasa gugupnya mengusap wajahnya dengan kedua tangannya yang tak biasa


"dia.. ternyata cukup perhatian juga, jika hubungan kami tidak suami istri kontrak dan jika status kami tidak begitu berbeda.. mungkin kami benar-benar bisa.. sudalah gak mungkin juga tapi gak apalah untuk sementara ini saja, aku sudah bahagia.. (batin jila) tersenyum senang menatap punggung suaminya


" terima kasih , dolken.. "ucap jila dengan suara keras yang membuat dolken pun langsung berhenti sejenak mendengar apa yang diucapkan oleh istrinya sembari membalikan tubuhnya kearah jila..


"apa yang kamu bilang barusan? .. " tanya dolken yang pura-pura bego tak mendengar


"hahaha... tidak bilang apa-apa, ayo masuk aku sudah ngantuk!โ˜บ "saut jila tersenyum berjalan menghampiri suaminya

__ADS_1


"ckk...๐Ÿ˜’


Dan Dolken pun yang mendengar itu sedikit kecewa mengikuti langkah istrinya dari sampingnya


__ADS_2