sekali seumur hidup

sekali seumur hidup
diruang makan khusus


__ADS_3

"ke....ketua Tim, saatnya masuk!" ajak raja


"bercakapan barusan , apakah nyonya muda salah paham?.. ( batin raja)yang sudah sedikit cemas pada istri majikannya itu


"uuhh.. seketaris raja ayo kita masuk.." ajak jila dengan hati kuatnya


"aku hanya istri kontraknya hanya demi anakku, aku terpaksa menikah dengannya , dia bertemu dengan siapa aku tidak perduli apa urusannya dengan ku!.. (batin jila) yang sudah masuk dengan wajah Biasa nya


" ah! apa aku terlalu banyak berpikir (batin raja) dengan wajah kagetnya langsung mengikuti langkah istri majikannya itu dari belakang


"CEO, maaf aku datang sedikit terlambat.. " ucap jila yang langsung membungkukan badannya sedikit , dengan matanya sudah melihat arah bawah dan tidak memperhatikan seorang wanita yang sudah duduk di samping dolken


"ternyata dia bisa menahan emosinya.. (batin dolken) melirik jila dengan tangannya yang sudah memegang anggur dan meminumnya secara perlahan


"apa maksudnya tuan dolken, bukankah kamu bilang hari ini hanya makan pribadi antara kita ?.. " ucap wanita itu yang sudah berdiri sembari meminum minumannya dengan tatapan tak sukanya melihat wanita yang sudah berdiri tidak jauh dari pandangannya


"wah.. dia sangat cantik! tubuhnya pun sangat bagus, apa dia seorang model mereka serasi sekali.. (batin jila) terdiam dengan wajah bengongnya


raja yang singgap menggeserkan kursi untuk nyonya mudanya , dan jila pun yang sudah tahu langsung duduk dengan sopannya


" jila putri, ini adalah wakil CEO Odyssey , CEO rena Renaissance.." ucap dolken dengan suara dinginnya memperkenalkan mereka berdua satu sama lain


"CEO rena apa kabar, aku adalah jila putri .." ucap jila dengan tatapan ramahnya melihat wanita itu yang masih berdiri memperhatikan dirinya

__ADS_1


"seketaris raja ternyata membantunya untuk duduk , wanita ini ternyata berbeda dari sebelumnya yang pernah dolken kenalkan padaku .. (batin rena)yang merasa sedikit curiga


"aku dengar kalau asisten di sekitar CEO dolken, sangat berbakat , ketua Tim , pasti memiliki keahliannya sendiri kan, aku bersulang untuk ketua tim. . " ucap rena sembari mengambil minumannya yang berisi anggur merah untuk bersulang ke arah wanita itu yang membuat jila pun sedikit terkejut


"ahh? bersulang untuk ku?.. ( batin jila) dengan wajah kaget bercampur kebingungan


" CEO rena , terlalu sungkan..


"aku tidak boleh, minum anggur gimama ini? oohh.. iya dolken ? ! ternyata tidak bereaksi! malah asik dengan minumanya dan tidak lihat aku menatapnya minta pertolongan, bagaimana ini? jika CEO pihak lain bersulang untukku, dan aku tidak minum ,bukankah itu akan mencoreng nama perusahaan? . . (batin jila) dengan wajah kebingungannya


"biarkan aku ingin melihat apa istimewanya dia dimata dolken.. (batin rena) tersenyum licik


jila pun dengan wajah kebingungan dan ragu-ragu meraih gelas yang ada di hadapnya tapi dengan singgap Dolken pun dengan cepat merebutnya


"ahh..


"dia ternyata meminumnya untukku ! tapi tadi jelas-jelas mengabaikan ku ! . . ( batin jila) dengan wajah bengong bercampur kesal melihat dolken yang sudah ada di sampingnya sembari meminum anggur miliknya


"ternyata benar, dolken batara begitu perduli dengan wanita ini , dia sebenarnya siapanya dolken ?aku jadi penasaran.. (batin rena) yang sesekali memperhatikan wanita itu sembari menikmati minumannya, tetapi dengan tiba-tiba


tok.. tok.. tok..


"siapa?.." sontak mereka yang sudah saling tatap satu sama lainnya

__ADS_1


"tampaknya ada banyak orang yang akan hadir untuk acara makan siang hari ini.. (batin rena) dengan santainya melihat orang lain lagi yang akan mengacaukan rencananya


"aku akan bukakan pintu dulu.. " ucap jila yang ingin beranjak bangun , tapi dengan sontak dolken menahan telapak tangan jila yang membuatnya dirinya pun sedikit kaget seketika


"biarkan saja biar raja yang mengurusnya !.. " pinta dolken dengan wajah datarnya


" ahh..


"bukankah sudah di perintahkan, kalau makan siang hari ini, tidak boleh ada yang mengganggu ?.. " protes dolken yang sedikit kesal melihat sekretarisnya itu yang sudah berdiri tidak jauh dari pandangannya


"kenapa belom ada reaksi.. (batin dola) dengan wajah penasarannya diluar sana


"tuan dolken, sepertinya aku lupa melaporkan hal penting kepada anda dalam rapat siang ini, apakah anda bisa mendengarkanku sekarang?.. " triak dola di luar Sana dengan suara manjanya,yang membuat mereka di dalam Sana sedikit merinding termasuk dolken yang mendengar itu pun langsung melirik raja dengan tatapan tajamnya


"aku akan segera mengusirnya!.. " ucap raja yang langsung berjalan mengatasi karyawan yang bersikap tak sopan itu


"rupanya manager penjualan, yang baru saja menghentikanku.. (batin jila) yang sedikit ketawa mendengar ucapanya barusan yang tanpa sadar jila pun menoleh melihat wanita itu yang masih berdiri di posisinya


"ehh?!..


" dia kenapa melihatku seperti itu? bukankah dia berpakaian begitu seksi dan mempesona hanya untuk meranyu dolken kan ? tapi kenapa matanya melayang ke arahku? apa ada yang salah dengan makeup ku?.. ( batin jila)dengan hati dan pikiran polosnya


" wanita ini menarik, ada seorang wanita yang ingin merayu prianya, bukannya dia seharusnya tidak senang, tapi dia masih bisa tertawa bahagia.. (bantin rena) yang sudah tersenyum meremehkan memperhatikan jila yang tak jauh dari pandangannya

__ADS_1


__ADS_2