
1minggu kemudian..
dolken dan jila pun yang semakin mesra dan lengket dengan akting satu set lengkap di depan presiden dan istrinya yang saat ini sedang menemani berjalan-jalan berbagai tempat di kota ini yang tak lupa beberapa wartawan pun sedang meliputi momen-momen berharga itu
"ayo, ceo seyumlah lihat ke kamera.. ciiissssss..." ucap salah satu wartawan itu yang sudah mengabadikan momen bersejarah di kota itu bersama teman rekannya yang satu propesi
cepret... cepret... cepret...
dolken dan jilapun berpose sebaik mungkin di depan kamera dengan senyuman manisnya kepada mereka dan tak lupa presiden dan istrinya pun tak terlewatkan sama sekali di saat bersejarah ini , yang membuat jila pun merasakan sedikit kelelahan
" aduh , kakiku rasanya pengen patah!..(batin jila) yang sudah berjalan meninggalkan dolken dan yang lainnya sementara waktu..
dan akhirnya jila pun menemukan tempat yang pas dan cocok untuk saat ini yang sudah bersender dan duduk di bawah pohon besar yang teduh di siang hari dengan wajah lelahnya yang belakangan ini dirinya pun kurang tidur dan istirahat yang di sebabkan oleh dolken yang selalu mengganggunya setiap malam, sembari berpalingkan wajahnya melihat dan memperhatikan ketiga orang penting itu yang sedang bicara dengann seriusnya yang tak jauh dari pandangannya hanya beberapa meter saja dari dirinya ..
yang saat ini sedang bersandar menikmati angin yang begitu sejuk yang sudah menebus seluruh tubuhnya yang membuat jila pun dengan rasa nyaman dan damainya iya pun tanpa sadar memejamkan matanya secara perlahan..
"ehmm... mataku berat sekali, tak apalah hanya tidur sebentar saja sembari menunggu mereka bicara.. ehmm... (batin jila) yang tak kuat lagi akhirnya dia pun terlelap begitu saja dengan posisi yang sudah duduk dengan wajahnya ke arah atas dengan mulut nya yang sudah terbuka menganga yang tak lupa air liur pun keluar begitu saja di sudut bibirnya
" zZZZzzz.. zZZZzzz...
beberapa menit kemudian..
__ADS_1
dolken pun yang sudah sadar memalingkan wajahnya sejenak melihat dan memperhatikan jila yang sedang duduk di bawah pohon itu yang tak ada pergerakan sama sekali dari dirinya yang membuat dolken pun penasaran dan sedikit cemas..
dengan langsung dolken pun meminta ijin kepada Presiden dan istrinya yang sudah ada di hadapannya itu..
" baiklah, sebaiknya temuilah istrimu, kami akan baik-baik saja disini dan kami sudah cukup senang dan puas hari ini " ucap presiden kepada dolken yang sudah mengizinkan untuk pergi menemui istrinya itu
" iya ,tuan dolken sepertinya istrimu sangat kelelahan seharian ini sebaiknya kalian cepat pergi dan istrahat , tak usah perdulikan kami, kami juga sudah lelah dan ingin cepat istirahat iya'kan suamiku?.. " tanya nyonya presiden itu pada suaminya dengan senyuman manisnya
" iya, itu benar..
terimakasih tuan dan nyonya , kalau begitu saya undur pamit.. " ucap dolken dengan ramahnya berjalan pergi menuju istrinya ..
tak... tak.. tak..
" apa dia tertidur begitu saja ? dasar tikus tanah kau tidur sembarangan saja!bikin orang lain panik saja! dikira kau pingsan ternyata kau tidur seperti orang bodoh! .." ucap dolken dengan suara terkejutnya yang sudah berdiri dengan wajah herannya
dan dolken pun tak banyak pikir panjang lagi dengan segera mengakat dan menggedongnya di pelukannya dengan hati -hati dan berjalan begitu cepat kedalam mobilnya...
" ternyata dia berat juga!.. uuhuh.. sebaiknya aku harus sering banyak olahraga.. " ucap dolken yang bicara sendiri sembari membaringkan jila di jok belakang dengan hati-hati . .
tak berselang lama..
__ADS_1
dolken pun dengan segera menancabkan gas mobilnya menuju hotel yang sudah dolken pesankan jauh-jauh hari sebelum acara thur itu di mulai bersama kedua orang penting itu..
beberapa jam kemudian..
sore pun tiba..
jila yang masih tertidur dengan pulasnyan yang membuat dolken pun ingin sekali mengerjainya yang sudah berdiri di depan rias dan mengambil salah satu lipsik yang berwarna merah ..
dan berjalan cepat menuju ranjang yang sudah ada jila yang masih tertidur dengan wajah menggemaskannya, dan entah ada angin apa dolken pun memulai aksinya mencoret -coret wajah jila seperti joker yang belom jadi dengan lipstik nya secara perlahan-lahan
beberapa menit kemudian..
"d( ̄◇ ̄)b💯 sempurna... " ucap dolken dengan puasnya segera bangun dari duduknya yang sudah melihat jila yang sudah tersadar dari mimpinya , dengan wajah polosnya jila pun yang tak merasa curiga sama sekali..
beranjak bangun dan melihat dolken yang sudah berdiri cengengesan melihat dirinya..
" ahh! aku ada di kamar hotel? bukanya tadi.. sudahlah aku tau pasti dia mengangkatku seperti sebelumnya!? dan aneh sekali kenapa dia cengengesan begitu? apa ada yang salah?.. (batin jila) yang sudah menatap dolken dengan wajah polosnya
" kenapa kau aneh sekali!.. "tanya jila pada dolken yang sudah berdiri dengan wajah tak bersalahnya
" ah! tidak ada sebaiknya kau cepat mandi 2 jam lagi kita akan mengantar presiden dan istrinya pulang ke negaranya .. " jawab dolken yang sudah membenarkan wajahnya sembari melangkah berjalan pergi keluar yang membuat jila pun merasa heran dengan tingkah dolken yang tak biasa itu
__ADS_1
" kenapa dia??? (batin jila) yang sudah berjalan menuju kamar mandi dengan wajah malasnya ,dan alangkah terkejutnya ketika melihat wajahnya di depan cermin dengan matanya yang sudah melotot
"dolkennn!!dasar brengsek!!!..😤