sekali seumur hidup

sekali seumur hidup
jia yang kecewa


__ADS_3

beberapa menit kemudia..


akhirnya dolken pun yang sudah diobati dan diperban dibagian lengan sebelah kirinya dengan hati-hati membuat perasaan jila pun sedikit lega melihat lengan suaminya itu dengan tatapan Rasa sedikit bersalah dan iba yang telah menolong dirinya Dari amukan Lina yang Salah sasaran mengejar jia yang tiba-tiba lari menghampiri dirinya dan bersembunyi dibalik tubuhnya disaat kejadian itu


"tampaknya itu sangat menyakitkan bukan.. (batin jila) terdiam duduk disamping suaminya dengan tatapan Rasa iba dan dolken pun Yang sadar itu menoleh melihat istrinya dengan wajah melasnya


"jila, aku sekarang ini sedang terluka, apakah malam ini aku boleh dan menginap dirumah keluarga mahesa? " pinta dolken dengan tatapan memohonya yang ingin mencari perhatian istrinya


"Kau.. dimana karaktermu itu sebagai CEO yang mendominasi?.. (batin jila) sedikit terkejut mendengar permintaan suaminya

__ADS_1


"lihatlah, kali ini aku datang dengan terburu-buru , dan aku bahkan tidak sempat membawa asistenku datang, apa Kau tidak kasihan, aku sekarang sedang terluka . . " bujuk dolken sekali lagi yang terus merayu jila dengan keinginannya, yang membuat Rena pun sedikit kesal mendengarnya


"orang ini benar-benar seekor rubah tua ! masih saja terus merayu dan membujuk jila Agar bisa bersamanya ( ͡° ʖ̯ ͡°)!.. (batin Rena) melirik dengan juteknya yang masih berdiri melipat kedua tangannya didadanya


"bagaimana ini? dia juga terluka karena aku, Kalau aku menolak permintaannya, sepertinya sangat tidak manusiawi banget.. (batin jila) terdiam sejenak dengan rasa bersalahnya dirinya pun mengiyakan apa yang suaminya inginkan


" ehem! Baiklah.. "saut jila tertunduk malu membuat dolken pun yang mendengar itu langsung tersenyum lebar dengan senangnya mengibas-ngibaskan ekornya yang seperti rubah tua disampingnya


"cih! awalnya rencanaku, adalah ingin membunuh Dua burung dengan satu batu, aku ingin menggunakan tangan wanita gendut itu untuk membunuh anak jila, dan juga ingin menggunakan amarah dolken mempermainkan wanita gendut itu sampai mati tapi, sekarang rencanaku sudah berubah sepenuhnya, aku harus mengatakan sesuatu untuk menyelesaikan keadaan ini! . . (batin jia) yang bermuka Dua dengan cepat dirinya pun melangkah menghampiri musuhnya dengan aktingnya

__ADS_1


" kak jila..


namun dengan cepat dolken pun yang mendengar itu langsung menoleh melihat jia dengan tatapan tajamnya, membuat jia pun sedikit ketakutan melihat kedua sorot Mata pria itu dengan gugup dan melangkah mundur sedikit dengan rasa ketakutannya


"ehh?!!..


"pria.. ini sungguh menakutkan sekali! . . (batin jia) dengan cepat dirinya pun mengurungkan niatnya dan langsung memundurkan tubuhnya dan berjalan mundur menghampiri ibunya tanpa menoleh melihat pria itu lagi, dan dolken pun dengan wajah seriusnya memposisikan tubuhnya melihat keluarga jia dengan dinginya


"karena jia Aaron kehilangan keperawanannya sebelom menikah, maka dia tidak layak didaftarkan sebagai putri ayah dan ibu dari keluarga mahesa, kan? " sindir dolken dengan tegasnya menatap jia dengan sinisnya yang membuat jia pun sangat amat terkejut tidak percaya mendengarnya

__ADS_1


"apa!! pria itu? apa yang dia katakan? .. (batin jia) yang terdiam kaku dengan mata bulatnya , dan mahesa pun yang mendengar itu dengan berat hati angkat bicara memberitahukan kepada jia dan kedua orang tua kandungnya


__ADS_2