sekali seumur hidup

sekali seumur hidup
diruang rumah sakit


__ADS_3

2 jam kemudian..


mereka pun yang sudah tiba dirumah sakit berdiri dengan wajah bengongnya yang sudah saling pandang satu sama lainnya dengan diamnya melihat pemandangan dihadapannya yang dibilang tidak terlalu rame melangkah berjalan masuk menuju pintu utama yang terlihat begitu sunyi dengan bangunan yang terlihat cukup tua tak terurus dan mengeluarkan aroma obat yang begitu menyengat Dari hidung mereka termasuk jila


"bau disinfektan yang sangat pekat sekali!.. (batin jila) yang langsung menutup hidungnya dengan sapu tangannya yang tidak tertahanakan sembari berjalan mengikuti langkah ibunya dari sampingnya menuju ruang jia yang saat ini sedang dirawat insentif


tak.. tak.. tak...


dan mahesa pun yang sudah tahu kedatangan istri dan anaknya langsung menoleh melihat mereka berempat dan tak lupa kedua orang tua jia pun hadir yang sudah berdiri disamping mahesa dengan tatapan tak sukanya melihat kedatangan jila yang begitu mirip dengan almarhum Yuri Katy dan saingan dari anaknya dari keluarga mahesa


" cih! apa dia yang bernama jila putri?! " bisik ibunya jia yang bernama mawar arini menatap jila dengan sinisnya , namun tanpa disengaja dirinya pun melihat dan memperhatikan sosok pria yang sedang berjalan disamping jila dengan Gaya Coll Nya yang tak lain adalah dolken batara dengan auranya yang memikat kaum hawa

__ADS_1


"hei tunggu! siapa pria disebelahnya dia begitu sangat tampan sekali apa jia bisa memilikinya? "ujar mawar dengan tatapan terpesonanya melihat pria dengan kagumnya yang sedang berjalan menghampiri dirinya


"hei!.. hei!.. jaga sikapmu ITU! " Cetus ayah dari jia yang bernama Adi Subroto menatap mawar dengan kesalnya


"ayah, bagaimana keadaan jia sekarang? " tanya jila cemas


"keadaaanya sangat tidak baik!karena obatnya terlalu keras , meskipun jia sudah dianggap termasuk pulih . .tapi, kemungkinan dia tidak bisa mengandung lagi dikemudian Hari! " saut Mahesa Dengan raut sedihnya dan alea pun Dengan Rasa cemasnya berjalan masuk seorang diri keruangan anaknya dirawat , dan Yang lainnya hanya bisa menunggu diluar pintu sembari mencari solusi Yang menimpa jia saat ini


"tunggu ayah, bukankah dirumah begitu banyak buku pengobatan medis dikeluarga Mahesa, tapi apakah Ada catatan tentang pengobatan Kuno? " Tanya jila Yang masih penasaran


" sebenaranya ini bukan masalah uang, tapi masalahnya pria itu tidak pernah muncul SAMA sekali hingga sekarang ! " ujar Mahesa tertunduk lesu dan dolken pun Yang mendengar itu sangat kesal

__ADS_1


"dia benar-benar berengsek! .. (batin dolken) terdiam menahan Rasa geregetanya


"bagaimana bisa pria itu sungguh sangat kejam! . . (batin jila) terdiam sejenak Dengan pikiranya


"jila, jika pria itu tetap tidak muncul , maka hal ini memang akan sungguh merepotkan ! " ujar Rena menoleh melihat Sahabatnya Yang sudah berdiri disampingnya , dan jila pun Yang mendengar itu langsung mengempalkan tangannya Yang Amat geregetan


"baiklah, Kalau begitu..


dan Rena pun Yang mendengar itu Dengan cepat menggenggam tangannya dan menghentikan niat sahabatnya , Yang membuat jila pun langsung menoleh melihat Rena Dengan kode kepalanya Yang sudah geleng-geleng kepalanya beberapa Kali Dengan diamnya dan jila pun Yang sudah paham Dengan Pasrahnya langsung menoleh lagi kearah kedua orang tua jia Yang sudah menatap tak sukanya ,membuat mereka semua pun terdiam membisu Dengan pikiran mereka masing-masing , namun Dengan tiba-tiba suara gaduh pun terdengar didalam sana


prangggg!!...

__ADS_1


"kenapa bisa begini!? dimana dia? Aku ingin bertemu dengannya sekarang juga!! " triak jia didalam sana Dengan emosinya namun tak berselang Lama orang Yang ditunggu-tunggu pun datang Dengan sendirinya berjalan menghampiri mereka semua Dengan wajah bersalahnya


tak... tak... tak...


__ADS_2