sekali seumur hidup

sekali seumur hidup
bertemu mantan menyebalkan


__ADS_3

di pinggir jalan..


wusss..... brummm.. tit.... tit.... wusss.....


"sudah setengah jam , 1 satu mobil pun tidak ada yang berhenti.. sial, beraninya bajingan itu mengambil mobilku tidak perlu ditanya , pasti dia sengaja biar aku seperti ini, dan rena pun dia pergi begitu saja disaat ada yang menelepon dirinya yang sangat tergesa-gesa!aihhsss..?.. (batin jila) yang sudah sedikit amat kesal yang dari tadi tak ada mobil yang mau memberinya tumpangan gratis yang sudah beberapa kali melambaikan tangannya kearah mobil yang sudah lalu lalang di hadapannya , namun tanpa sengaja seseorang pun memanggil dirinya yang tak lain adalah mantan pacarnya dulu


tit.. tit.. tit..


"jila , kenapa kau ada disini..? tanya zidan pada jila dengan wajah penasarannya, yang membuat jila pun langsung menoleh kearah suara itu dengan wajah terkejutnya


"zidan..


"kenapa dia masih punya muka untuk menyapaku.. (batin jila) yang masih berdiri dengan posisinya namun zidan pun dengan sengaja memundurkan mobilnya sedikit kearah jila

__ADS_1


"jila, kenapa kau sendirian disini? bukankah kau sudah menikah , apa mungkinkah kau sudah bercerai secepat itu? sungguh tak disangka, kau baru menikah beberapa bulan saja sudah bercerai? . . " tanya zidan dengan angkuhnya menatap jila yang sedikit meremehkannya


"zidan, bukankah kau bilang ingin berduaan denganku hari ini? tapi kenapa kau masih bicara omong kosongnya begitu banyak dengannya?.. " tanya cewek itu yang sudah ada disamping dirinya dengan manjanya


"apa yang kau pikirkan? dia itu mantan pacarku , orang yang aku suka adalah kau ? .. cup... muach... "saut zidan yang begitu lembut menciumi bibir wanita itu beberapa kali di depan jila yang masih berdiri terdiam dengan sebelnya


" untung Saja aku tidak kawin lari dengannya! meskipun temperamen dolken batara itu aneh dan tidak bisa ditebak, tapi kepribadiannya dan karismanya jauh melampaui laki-laki berengsek itu! ahh.. bukan , dia bahkan tidak pantas sama sekali!.. (batin jila)


"jila, tidak ada gunanya bertahan seperti ini, jika kau tidak bercerai, tapi kenapa berdiri disini dan tidak ada yang menjemputmu? jila, kenapa kau tidak masuk ke mobilku dan biarkan aku mengantarkan kau pulang? aku masih ingat dimana rumah yang kau sewa dulu! jila, melihat kita saling mencintai dulu, aku tidak akan menertawakanmu meskipun kita tidak bisa melanjutkannya lagi, tapi aku tetap akan menjaga mu dengan baik! selama kau masih berilaku baik, bijaksana dan patuh seperti dulu, aku tidak akan mengabaikanmu! . . " ujar zidan yang begitu sangat kePDAn yang sudah meremehkan dan menyepelekan jila yang masih terdiam mematung mendengar perkataan mantan pacarnya itu yang begitu menyebalkan


tanpa disadari zidan dolken pun sudah memperhatikan mereka yang tak jauh darinya yang sudah duduk didalam mobilnya


"ppfffftttt... beraninya bicara begitu keras . . tuan.. "ujar raja yang sudah tersenyum sembari membalikan wajahnya kearah tuanya yang sudah duduk di jok belakang dengan santainya

__ADS_1


"ckk! sungguh menarik juga!..


" jila, jangan berpura-pura keras padaku, apakah aku tidak mengenalmu ? kau selalu ingin menyelamatkan harga dirimu! kita sudah menjadi teman bertahun-tahun berpacaran selama 2 tahun, aku sangat mengenal karakter dan tempramenmu! untuk apa kau selalu menyusahkan diri sendiri? apakah kau kekurangan uang sekarang? begini saja! kau temani aku makan malam, maka aku akan memberimu sejumlah uang , anggap saja untuk menyelesaikan sampai tuntas masa lalu diantara kita . . " ujar zidan yang semakin se'enak jidatnya bicara seperti itu kepada mantan pacarnya itu yang masih berdiri menahan amarahnya


"apakah aku boleh berkata kasar? apakah aku boleh membunuh orang? tolong berikan aku sebuah pisau 🔪tanjam kepadaku?..pasti aku akan menikamnya sampai mati!! (batin jila) 😤 yang sudah amat geregetan namun dengan tiba-tiba..


" whussss... 🔪.. ini...


"ehh?????... tidak... tidak...


"panggil aku ,kalau kau butuh banyak lagi.. " ujar misterius itu yang sudah berjalan pergi jauh ..


"ahh??????..

__ADS_1


__ADS_2