sekali seumur hidup

sekali seumur hidup
malam pertama ke 2


__ADS_3

"sebenarnya apa yang terjadi?kenapa dia benar-benar begitu marah!? apakah mungkin malam ini dia akan.... (batin jila) dengan rasa gelisahnya yang sedang menikmati air sabun di sekujur tubuhnya yang sedang di mandikan oleh beberapa pelayan saat ini yang sedang menggosok tubuhnya secara hati-hati


brakk... (suara pintu terbuka paksa)


"semuanya pergi!.. " titah dolken pada beberapa pelanyan yang sangat kaget melihat majikanya yang begitu datang dengan tiba-tiba..


"ba.. baik, tuan.. " ucap salah satu pelayan itu yang sudah beranjak bangun dan berjalan pergi bersama teman yang lainya dengan terburu-buru berjalan keluar dari kamar mandi majikanya. yang membuat jila pun kaget dengan sikap dolken yang berubah dratis padanya..


"sebenarnya apa yang laki-laki ini inginkan?.. (batin jila) dengan wajah malu bercampur was-was di dalam hatinya yang sudah dag dig dug ..


dan jila pun dengan posisi yang sudah Telanjang bulat sembari terdiam melihat laki-laki itu yang sudah berdiri yang tak jauh darinya, dan dolken pun tanpa banyak bicara lagi dengan cepat mengambil handuk untuk jila dan menyalakan air shower untuk membersihkan tubuh wanita itu dengan tatapan dinginya yang membuat jila pun merasa gugup


" dolken biar aku saja!.. " pinta jila pada dolken dengan wajah sedikit malunya


" diamlah! dan cepat bersihkan badamu! biar tidak ada sabun sedikit pun di badanmu , apa harus aku juga yang menggosok seluruh tubuhmu itu!.. " ucap dolken dengan wajah datarnya sembari membantu jila membersihkan tubuhnya dengan air 🚿shower..


" tidak! tapi gak usah begini juga aku bisa sendiri!.. " pinta jila yang Lagi-lagi yang merasa malu di saat dolken sudah menatap tubuhnya itu tanpa bicara..


" kenapa? apa kau malu aku melihat tubuhmu saat ini?.. " tanya dolken pada jila


" kau bertanya seakan kita suami istri yang sebenarnya kita ini hanya suami istri kontrak tidak lebih!.. " jawab jila dengan raut wajah tak sukanya


" owh.. begitu nya!.. " ucap dolken yang semakin kesal dengan ucapan jila barusan yang membuat dolken semakin sengaja menarik tubuh wanita itu sembari Menyelimuti tubuhnya dengan handuk dengan cepat menggendongnya tanpa bicara sedikit pun..

__ADS_1


"ahh!!! dolken apa kau tidak waras! lepaskan aku!! . . " ucap jila yang sedikit malu dengan Tangannya yang sudah meronta -ronta..


"diamlah!


" kau yang diam dan turunkan aku! kau begini akan melukai anakku!.. " ucap jila dengan wajah paniknya yang sudah di baringkan di atas kasurnya secara perlahan dan dolkenpun tanpa minta ijin dari jila iya pun langsung mencium bibir mungil yang dia inginkan selama ini dia tahan ,yang membuat jila pun langsung terkejut dengan mata melototnya dengan Tangannya yang sudah meronta -ronta tak karuan..


"..emmm.. ehhmmmm...


" aku akan lembut sedikit.. emmm... emmuuachhm.... jika kau tidak ingin menyakiti anak di dalam perutmu ini, maka sebaiknya jangan sembarangan bergerak !.. " ucap dolken yang sudah membisikan ke arah telinganya yang membuat jila pun langsung terdiam terpaku dengan kegugupan bercampur sedih dan nikmat, yang tiada tara merasakan dan menikmati setiap sentuhan yang dolken berikan padanya begitu saja . yang membuat jila pun mengeluarkan desahannya yang di tahan dengan bibirnya..


"ahh...


"tikus tanah kau sungguh penurut sekali dan aku suka suara indahmu itu..." ucap dolken sembari menarik handuk yang menempel di tubuh wanita itu dan di lempar ke sembarangan Arah ..


yang membuat jila pun sedikit malu menutupi mahkota dan buah dadanya dengan kedua Tangannya yang sudah terpangpang nyata didepan mata laki-laki itu saat ini yang sudah menelan ludahnya begitu saja..


"dolken, dasar kau bajingan!!lepaskan aku!!.. " ucap jila yang sudah memiringkan tubuh kecilnya itu dengan tatapan sedihnya..


"jila, kau hanya miliku jangan harap pria mana pun dapat bisa menyentuhmu !.. " ucap dolken yang sudah membuka celananya hingga tak ada Kain yang menempel di tubuhnya itu begitu saja..


sehingga mereka pun sudah sama-sama Telanjang bulat ,dan dolkenpun dengan cepat memposisikan tubuhnya berada di atas tubuh wanita itu dengan begitu lembut dan hati-hati , yang membuat jila pun merasakan sentuhan demi sentuhan di sekujur tubuhnya oleh laki-laki itu yang begitu nyaman, yang membuat dirinya pun Merasakan sensasi yang luar biasa yang selama ini belom jila rasakan sebelomnya bersama dolken waktu itu..


"ahh..emm..

__ADS_1


"apa kau suka!?.. ahh..


" dolken.. kau..ahh..


" jila.. bertahanlah sebentar aku masih ingin merasakannya denganmu.. ahh.."ucap dolken dengan suara lembutnya memacukan badanya dengan posisi yang membuat jila terasa yaman di bawah Sana saat ini , yang sudah terdengar suara desahannya beberapa kali begitu saja dari mulutnya..


"emmm.. ahh.. dolken ahh...


" tunggulah sebentar.. ahh... yah... " ucap dolken yang terus memacukan badanya hingga jila pun Merasakan nikmatnya surga dunia bersamanya..


beberapa jam kemudian..


"barusan, tubuhku sepertinya benar-benar tidak menolaknya apa yang laki-laki itu Lakukan padaku, gerakannya sangat lembut, jangan-jangan pada saat kejadian malam itu ? dia juga begitu lembut , mungkinkah dia... ahh.. apa yang aku pikirkan ? ! bagaimana mungkin dia punya perasaan terhadapku!? lagian di saat sudah puas dia pergi begitu saja tidak punya perasaan sama sekali . . (batin jila) yang sudah duduk sembari mengacak-ngacak rambutnya dengan pikiranya yang melayang di atas awan dan melihat di sampingnya yang sudah tidak ada laki-laki yang baru iya rasakan...


tok.. tok.. tok..


" masuk..


"maaf nyonya muda, doctor sudah tiba , kami akan membantu anda membersihkan diri , lalu anda dapat melakukan pemeriksaan . . " ucap salah satu pelayan itu yang sudah berdiri yang tak jauh darinya


"dimana dolken? .. " tanya jila kepada beberapa pelayan itu yang sudah berdiri di depannya dengan wajah penasarnya


"maaf nyonya muda, tuan seperti nya ingin keluar..

__ADS_1


" apa!!


" Mau kemana dia malam-malam begini keluar!?.. (batin jila) yang langsung terdiam bengong mendengar itu


__ADS_2