sekali seumur hidup

sekali seumur hidup
perasaan hati kecil jila


__ADS_3

beberapa jam kemudian..


jila pun yang saat ini sedang menikmati angin malam yang begitu cerah di atas balkon seorang diri sembari menikmati pemandangan di bawah sana dan dolken pun dengan sengajanya menghampiri istrinya itu sembari membawa minuman anggurnya dari tangannya


tak... tak... tak..


"kenapa kau sendirian disini? barusan apa yang dikatakan nona Renata padamu?.. " tanya dolken pada jila yang sudah berdiri di belakangnya


"apakah kau percaya takdir?.. " tanya jila yang menampakan wajah datarnya lurus kearah depan , yang membuat dolken pun langsung berjalan dan sejajar dan menoleh pada istrinya yang sudah ada di sampingnya


"kenapa tiba-tiba bertanya seperti itu "saut dolken dengan wajah penasarannya

__ADS_1


"hari ini aku bertemu dengan keluarga yuri, meskipun aku berulang kali menjelaskan kalau aku tidak ada hubungannya dengan keluarga yuri, tapi mereka sepertinya tidak mempercayainya, apakah kau tahu? disaat aku berada di kamar Renata hari ini, aku menemukan sebuah buku yang diberikan yuri katy kepada Renata, saat aku membaca halaman pertama dan baris pertama, aku merasakan ada perasaan aneh dihatiku , aku tidak bisa mengatakannya, tapi singkatnya, aku merasa takdir hanyalah sebuah tangan yang mendorong beberapa hal untuk maju berkembang dan maju kedepan .. " ujar jila yang panjang lebar dengan perasaannya yang membuat dolken pun langsung mengelus pucuk rambutnya beberapa kali pada istrinya itu


"kenapa kau sangat menentang keluarga yuri?.. " tanya dolken pada istrinya itu yang membuat jila pun langsung mengadahkan wajahnya kearah suaminya itu dengan wajah bengongnya


"hmm...


"jika orang lain, akan bagaimana?" tanya dolken lagi yang sudah menatapnya sembari mengelus rambut istrinya itu secara lembut


"mungkin ingin segera terlibat dengan keluarga yuri? terutama orang-orang yang bersetatus rendah, ketika mereka bertemu dengan keluarga yuri , yang telah di wariskan selama ratusan tahun , mereka tidak akan pernah melewatkan kesempatan ini untuk menjilat keluarga yuri, meskipun bisnis keluarga yuri sudah menyusut , dan menyusut di kota kecil, tapi seekor unta yang kelaparan lebih besar dari seekor kuda, tidak akan ada seorang pun yang meremehkan sedikit pendukung. . " saut jila dengan perasaan hati kecilnya


"jika aku memberitahu dolken kalau aku bersembunyi dari semua orang dikelas atas karena ingin lebih merasa lega di saat pergi kedepannya, mungkin dia akan lebih marah lagi 'kan?.. (batin jila) yang langsung menampakan wajah bodohnya di depan suaminya itu

__ADS_1


" hahahah ..hahaha aku tidak tahu tiba-tiba percaya takdir hahaha..."saut jila yang yang tiba-tiba salah tingkah sembari menggaruk lekuk lehernya yang tidak gatal itu


"jila putri, jangan kau pikir aku tidak tahu apa-apa yang kau pikirkan! . . " ujar dolken yang sudah menatap istrinya itu dengan wajah seriusnya sembari mengelus dagu dan bibirnya yang begitu dekat yang membuat jila pun langsung terkejut dengan wajah merahnya yang begitu tiba-tiba


"emmm~eummmmhhh~πŸ’•πŸ’ž


" hei apa yang dia lakukan? uuhh~~~sekarang tidak perlu bersandiwara , tapi kenapa dia masih... (batin jila) yang sangat terkejut dengan mata melototnya dengan tangannya sedikit mendorong bahu dolken yang begitu kuat yang menekan dirinya beberapa kali , yang membuat dolken pun langsung menyadarinya dan sejenak melepaskan ciumannya dengan tangannya menutupi mata istrinya itu


"fokus sedikit , jangan lihat ke mana-mana, tanpa persetujuanku , kau jangan pikir akan kabur dariku . .


emmm~euuummmhhπŸ’žπŸ’•

__ADS_1


dan dolken pun tanpa ampun mencium bibir istrinya lagi yang begitu lama , yang membuat jila pun tak bisa berkutik dengan lekuk lehernya yang sudah ditekan begitu kuat oleh suaminya itu yang begitu agresif


emmm~eumchhhhh~~πŸ’•πŸ’ž


__ADS_2