sekali seumur hidup

sekali seumur hidup
bersujud dikaki jila


__ADS_3

"aku tidak berani meminta kamu memaafkanku , aku hanya berharap kamu hidup lebih baik ! aku telah menyimpan semua uangku yang aku peroleh kerja kerasku di saat di Milan sebagai model selama bertahun-tahun dan sebagai hadiah pertemuan untuk anakmu.. " ucap dina yang sudah mengeluarkan amplop yang berisi uang yang cukup tebal yang sudah disodorkan kearah temannya itu yang membuat jila pun terkejut melihat Sahabatnya itu dengan wajah sedihnya yang membuat dirinya pun merasa sedikit iba


"orang bilang kalau orang yang sudah akan mati, perkataannya juga menjadi baik , mungkin keadaan dina atau yang sering kusebut wiwi itu juga seperti ini? bagaimanapun, dia adalah teman yang tumbuh bersamaku sejak masih kecil , dia mengambil jalan yang salah dan menyakiti orang lain dan dirinya sendiri, dia juga dendam dan benci pada dirinya sendiri, tidak ada gunanya memperhitungkannya lagi .. (batin jila) yang sudah beranjak bangun dari duduknya


" sudahlah, jangan bicara begitu mengenaskan, aku tidak mau uang ini , kau simpanlah untuk perawatanmu, di antara kita sudah impas . . " pinta jila pada dina dengan wajah datarnya yang membuat dina pun yang mendengar itu merasa senang dan langsung memegang tangan jila dengan kedua tangannya dengan rasa harunya

__ADS_1


"jila, apakah kamu memaafkanku? .. "tanya dina dengan wajah senangnya menatap sahabatnya itu yang masih terdiam dingin yang membuat jila pun langsung menarik tangannya dari sahabatnya itu yang membuat dina pun terkejut melihat tingkah jila yang tak seperti dia kenal sebelumnya


"dina, begini saja di antara kita, aku tidak ingin menjadi musuhmu, dan tidak ingin menjadi temanmu lagi.. " ucap jila dengan wajah datarnya langsung mengambil tasnya yang ingin berjalan pergi yang membuat dina pun merasa terkejut tak percaya melihat temannya dulu telah mengabaikan dirinya dan dina pun yang tak pernah putus asa iya pun dengan cepat lari dan berdiri di depan sahabatnya itu


brukk....

__ADS_1


" apa yang kamu lakukan?cepat berdiri!.."pinta jila yang terkejut langsung membungkukan badannya yang ingin membangunkan dina yang masih bersujud di bawah kakinya tapi dina tak mau bangun sebelum temannya itu memaafkan dirinya


"jila, jika kamu tidak memaafkanku, aku akan terus berlutut dan tidak mau berdiri!. Ihks... hariku tidak banyak lagi.. ihks... dokter bilang, dalam 1 bulan ini aku harus melakukan operasi, ihks.... ihks.. bila terlambat... maka tidak ada gunanya melakukan operasi lagi! . . ihks... ihks.. jila, aku sudah tahu kesalahanku , kamu maafkanlah aku, dan biarkan aku menjadi temanmu selama 1 bulan lagi . . ihks... ihks... " ucap dina yang sudah menangis menatap temannya itu yang masih berdiri terdiam sejenak


"bagaimana ini . . apa yang harus aku pilih. . dia adalah orang yang pernah pendorongku ke dalam jurang sebelumnya.. (batin jila) yang masih sedikit ada keraguan di dalam hatinya yang membuat dina pun langsung mengakat tanganya dengan suara kerasnya

__ADS_1


"aku bersumpah, aku tidak akan merusak kebahagiaanmu lagi,ihks.... ihks... aku juga tidak akan melakukan hal yang bersalah padamu lagi! ini adalah keinginan terakhirku, ihks...ihks..tolong penuhi permohonanku ini! . . " ucap dina yang bersumpah di depan banyak orang dengan wajah sedihnya yang membuat orang di sekitarnya memperhatikan mereka berdua sedikit rasa kesalnya kepada jila yang masih berdiri tak melakukan apa-apa pada wanita itu yang masih bersujud dikakinya


__ADS_2