
jila pun yang sudah berjalan naik ke atas lantai 2 yang sudah membawa makanan untuk dolken di tangan nya dengan hati-hati, tak butuh lama jila pun sampai di depan pintu ruangan belajar
tok...tok.. tok...
"masuk..
" hai , aku dengar kau tidak makan apapun dari pagi, jadi aku membawakan khusus untuk mu? .. "ucap jila dengan senyuman manisnya melihat dolken yang masih terdiam tak melihat dirinya yang saat ini sedang sibuk dengan KOMFUTER nya..
" apakah dia masih Marah?.. (batin jila)
"kalau begitu aku taruh disini , ketika kamu ingin makan, aku akan membantumu memanaskannya !.. "ujar jila yang sudah menaruh makanan di atas meja..
"lagian aku juga ingin membaca disini..(batin jila)
"emmm...mana nya?? ah..ini dia ahnnyeonghaseo... khamsahamnida.. oppa.. kalimat ini susah sekali, pfffhh... pelhafalannya sangat aneh .. hahah... hamnida! .. "ucap jila yang tertawa sendiri ,yang membuat dolken yang mendengar itu pun dengan sontak bangun dari duduknya dan berjalan menghampiri jila dan merebut buku dari tangannya yang membuat jila pun bengong terdiam melihat sikap dolken yang tiba-tiba..
__ADS_1
"siapa yang mengajarimu cara mengucapkannya? jika kamu mengatakannya maka akan mempermalukanku ! sini! ikuti aku dan mulai perbaiki mengucapkannya. . " ujar dolken pada jila dengan wajah dinginya sembari duduk di sampingnya..
"magsudnya ,dia ingin mengajariku bahasa korea!? astaga sekarang tiba-tiba memintaku mempersiapkannya benar-benar sudah terlambat ! bukankah akan lebih baik jika kamu setuju saran ku tadi,agar aku juga tidak susah panyah menghafalkannya untuk besok ...(batin jila) dengan wajah bengong nya melihat dolken yang sudah ada di sampingnya
"sampai kapan kau akan memandangi ku terus?.. " tanya dolken pada jila
"ahhh.. haha... ? ti.. tidak ada..
"selanjutnya aku akan mengajarimu beberapa bercakapan yang biasa di gunakan !.. " ucap dolken sembari membuka buku halaman yang di carinya..
" apa!..
"ayo baca bersamaku!? .." pinta dolken pada jila yang sudah terseyum senang dan dengan sengajanya mendekatkan mulutnya kearah telinga jila
"μ¬λν΄μ.. (aku cinta padamu).. " ucap dolken yang membuat jila langsung terdiam membeku seperti es
__ADS_1
"ah.. suaranya begitu seksi sekali !?.. (batin jila)
"kenapa masih bengong, cepat mulai baca bersamaku? .. " ucap dolken yang sudah terseyum senang berada disampingnya
"ba... baik..
beberapa jam kemudia..π°
mereka berdua yang masih di dalam ruangan yang tak mengenal waktu, yang membuat mereka semakin asik, termasuk dolken yang saat ini sangat senang sedang berada di dekat jila yang sedang fokus membaca bukunya yang membuat otaknya Lama-lama semakin butek tak mengerti sama sekali meski beberapa kali di eja berulang-ulang kali, yang membuat dolken pun semakin lama semakin kesal yang sedang menahan amarahnya, yang dari tadi jila tak paham juga di saat dolken mengajarinya beberapa kali..
" kenapa aku tak mengerti sama sekali!?bahkan kata -kata masuk ke otak ku saja belom satu pun..(batin jila) yang sedang mengeja kosakata beberapa kali yang membuat dolken pun sedikit geregetan dengan sontak menggemgam tangan jila untuk menujuk salah Satu hurup di dalam bukunya
"bisakah kau menggunakan hatimu? aku tidak pernah melihat orang yang begitu bodoh ! jelas -jelas kalimat ini.. "ujar dolken pada jila yang sudah sedikit emosi yang membuat jila pun kaget tanpa sadar menatap muka yang membuat mereka pun saling pandang untuk beberapa menit saja dengan jantung mereka yang sudah berkedup kencang dengan irama yang begitu keras di dalam hati mereka masing-masing, yang membuat jila pun tersadar dan melepaskan tangannya dari genggaman dolken
"bu... bukankah aku sangat bodoh. . lebih baik aku menghafalkannya sendiri dengan pelan-pelan . . " ucap jila dengan suara gugupnya beranjak bangun dari duduknya dengan wajah merahnya sembari melangkah berjalan pergi keluar ruangan begitu cepat dan meninggalkan dolken yang masih duduk terdiam melihat jila pergi dari hadapanya..
__ADS_1
bakkk... (suara pintu tertutup)
"jila putri ada apa dengan mu? kamu malah punya perasaan lain pada laki-laki itu? bukankah kamu sudah putus asa terhadap cinta? bagaimana bisa aku mempunyai perasaan terhadap laki-laki yang membelimu dengan uang?,. (batin jila) yang sudah berjalan menuju kamarnya dengan wajahnya yang begitu menahan perasaannya..