sekali seumur hidup

sekali seumur hidup
dag.. dig.. dug


__ADS_3

"raja, kau benar-benar adalah pahlawanku, Kedepanya aku akan bersikap lebih baik padanya.. (batin jila)dengan rasa lega


"tuan, jika tidak ada masalah lain, aku undur...


" lemburlah sampai bergadang dan selesaikan semuanya, dan Satu lagi bonus bulan ini tidak ada!.. " ucap dolken dengan wajah dinginnya


"apa!!..


" kenapa ada masalah?


"ah.. tidak tuan, baiklah saya undur diri!..


" ehmm..


" pasti aku bodoh sekali tadi.. (batin raja)dengan rasa sedih dan kecewanya


sore pun tiba, jam kerja pun sudah selesai jila pun yang sudah bernafas lega berjalan menuju lobby seperti karyawan lainya menunggu jemputan datang,tapi dengan tiba-tiba beberapa karyawan Wanita pun sangat berisik melihat mobil sport keren datang menghampiri di depan gedung utama yang sudah di pengemudikan oleh seorang CEO dengan karismanya yang membuat yang melihatnya pun merasa meleleh histeris, jila pun yang melihat itu pun menatap jengah yang sudah terparkir di hadapanya


"hei !cepat lihatlah, itu bukanya CEO kita kan?

__ADS_1


" keren banget!..


"hei.. bukanya itu! si jila bodoh itu kan?!


" mana! mana..! iya kau benar dia!


beberapa karyawan lainya nya pun yang melihat yang tak jauh dari mereka merasa iri dan cemburu kepada jila yang hanya karyawan Biasa-biasa saja , bisa di antar pulang oleh seorang CEO paling ganteng dan dingin di kantornya


"naiklah!.. " ucap dolken dengan tatapan datarnya ,jila pun dengan terpaksa naik dan tak lupa memakai sabuk pengaman agar terhidar dari hal yang tak di inginkannya, dolken pun yang memakai kaca mata hitamnya, menancap gas nya dengan kecepatan maksimum yang membuat jila sedikit ketakutan dengan rambut yang sudah tergerai lepas karena kibasan angin yang begitu kencang dengan mata yang sudah sedikit perih


"sangat menakutkan, bisakah iblis ini pelan sedikit.. (batin jila) yang sudah memegang sabuk pengaman begitu kuat , dolken pun yang sadar itu pun memperlambatkan mengemudinya dengan matanya melirik jila diam -diam dengan rambut yang sudah tergerai lepas dengan sedikit angin yang membuat dirinya semakin anggun , jila pun yang sadar ada yang memperhatikan dirinya melihat arah dolken dengan wajah datarnya yang saat ini sedang fokus menyetir


beberapa menit kemudian..


mereka pun yang sudah sampai pintu gerbang mansion masuk menuju depan pintu utama , lalu mereka pun turun dan berjalan masuk yang tidak di sambut oleh siapapun yang membuat jila pun sedikit heran


"pada kemana orang-orang sepi sekali?


"pembantu pagi ini di pindahkan sementara , dan besok akan ada beberapa pelayan dan tukang kebun baru yang resmi bertugas di mansion ini!.. " ucap dolken yang sudah berjalan lebih dulu menuju kamarnya

__ADS_1


"apa!!


" berarti di rumah ini tidak ada orang sama sekali selain aku dan dia ,bagaimana ini ! gimana kalau aku kabur saja?tidak, tidak cara ini tidak bisa,tapi jika tidak kabur...aku... kali ini benar-benar akan habis olehnya ( batin jila) dengan wajah panik dan cemasnya


beberapa menit kemudian..


"kenapa diam disitu? oiya.. malam ini aku akan pergi ke jerman ! apa kau bisa mengurus sendiri untuk makan malam mu?


" EHh... apa kau serious? ka.. kalau begitu hati-hati di jalan, aku bisa sendiri tidak usah khuwatir!aku bukan anak orang kaya yang manja yang bisa tergatung sama orang lain!.. " ucap jila dengan wajah terkejut bercampur senang dan lega di saat mendengar itu


"ehmmm... baiklah!


"barrkk!!!! (suara pintu tertutup)


" yeeeee... senangnya.." ucap jila yang sumringah dan bahagia.. seperti yang baru pertama kali dapet hadiah jekpot yang jingkrak-jingkrak kegirangan yang membuat dolken pun yang merasa aneh dengan cepat berbalikan badannya melihat jila yang masih berdiri di depan pintu kaca melihat dirinya pergi


"apa hanya ilusiku saja! . . " ucap dolken sembari mengedipkan matanya beberapa kali dan berbalikan badannya lagi berjalan masuk ke dalam mobilnya dan pergi dengan kecepatan sedang


"horeeee.... akhirnya aku bebas di rumah besar ini.. LA La La La....aku bebass...

__ADS_1


__ADS_2