sekali seumur hidup

sekali seumur hidup
di tempat GYM BoXing


__ADS_3

"dolken, kau sangat kejam!.. (batin jila) yang langsung memegang tangan rena dengan wajah melasnya


"rena! antarkan aku ke kantor yah, disini terlalu jauh, dan uangku tidak cukup! dolken batara masih ingin memotong gajihku!. " ujar jila yang sudah memasang wajah imutnya (*’(OO)’*) dan Rena pun yang masih mengelap wajahnya karena ulah sahabatnya , membuat dirinya pun sedikit kaget menoleh melihat sikap jila yang tiba-tiba


"baik, baik, kau bersiaplah dulu .. " saut rena yang sudah tak bisa berkata-kata apa lagi dengan pasrahnya


"siap!...


"gadis kecil ini ternyata sangat imut juga bila sedang memohon sama orang.. (batin rena) sembari menggelengkan kepalanya beberapa kali dan melupakan kekesalannya barusan kepada sahabatnya , sembari memperhatikan punggung jila yang sudah melangkah pergi menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya


di tempat lain GYM ..


bangg... bangg... bangg.. bangg...


"ada apa dengan ceo dolken, hari ini? dia dulu tidak pernah memukul samsak ini! kenapa dia begitu marah hari ini!.. " tanya manajer GYM pada raja yang sudah berdiri dengan wajah sedikit kagetnya


"selain nyonya muda, siapa lagi ? . . "saut raja yang sudah menampakan wajah sedikit paniknya melihat tuanya yang semakin menjadi-jadi yang sedang melampiaskan amarahnya kepada beda mati yang sedang di tendang dan di pukul beberapa kali hingga robek sarungnya


bakk.... "ciiiaaaaaaa."... bakk... bakk... bakk.... bakk... " yAaaaa"...

__ADS_1


yang membuat raja pun sedikit ketakutan melihat samsak yang sudah tidak berbentuk lagi dengan rantainya yang sudah terputus tergeletak dibawah sana yang membuat dolken pun merasa puas dengan napas yang sudah engos-engosan


"uhu uhu~~ uhu~~


"apakah aku harus memperingatkan nyonya muda ? .. (batin raja) yang melongo dengan mulutnya yang sudah terbuka lebar


"ceo, handuknya.. " ucap salah satu pelayan yang sudah memakaikan handuk di bahu majikannya yang sudah penuh keringat di sekujur tubuhnya


"sudah jam berapa sekarang?.. " tanya dolken pada raja dengan tatapan datarnya


"sudah jam 5 sore, waktunya karyawan di kantor pulang . . " saut raja yang sudah menampakan wajah sedikit cemasnya


"nyonya muda, aku sudah terlambat untuk memperingatkanmu.. (batin raja)


dan dolken pun sedikit kecewa dari raut wajahnya


"bereskan dan bersiap kita akan pulang! " pinta dolken pada raja yang sudah berdiri dihadapnya


"baik, tuan.. " saut raja namun dengan tiba-tiba

__ADS_1


wusshh!!..


Tak.. tak..tak..


"dolken, aku benar-benar sangat merindukanmu.. " ujar dina yang tiba-tiba memeluk ʕっ•ᴥ•ʔっ dolken dari arah belakang begitu erat dengan penampilannya yang begitu seksi


yang membuat dolken pun kaget dan terkejut mendegar suara itu dari belakang punggungnya yang sudah menempel seperti lem


"bagaimana kau bisa masuk?.. " tanya dolken pada mantan kekasihnya itu dengan wajah datarnya


"dolken, kau jangan mengujiku lagi, aku benar-benar sudah tahu kesalahanku, hari ini biarkan aku melayanimu dengan baik yah ? .. " bujuk dina dengan tipu muslihatnya


"kau masih belom menjawab pertanyaanku.. " tanya dolken tegas


"aku... aku barusan melamar sebagai pelayan disini, dolken, aku melakukan semuanya untukmu ! aku sudah membuat sampai seperti ini, kau seharusnya sudah percaya kalau aku serius'kan ? dolken, aku benar-benar tidak keberatan menyerahkan seluruh diriku padamu disini.. " ujar dina dengan PDNnya , namun dirinya tak sadar yang sudah terperangkap dengan permainannya sendiri , dan dolken pun yang mendengar itu pun tersenyum miring menatap mantan kekasihnya yang sudah menunjukkan wajah menggodanya


"apakah kau begitu ingin memberikan dirimu ? .. " tanya dolken menatap dingin


"benar, dolken! aku sudah siap sejak awal! hari ini, aku ingin benar-benar menjadi wanitamu ! .. " saut dina yang sudah sangat Amat antusiasnya

__ADS_1


"benanarkah? apakah aku benar-benar tidak akan menyesal.. " tanya dolken sekali lagi dengan licik nya


"tentu saja aku tidak akan menyesal ! .." saut dina yang sudah sangat tak sabaran di saat dolken sudah merasa lebih baik kepadanya


__ADS_2