sekali seumur hidup

sekali seumur hidup
perasaan tak bisa di tebak


__ADS_3

beberapa jam kemudian..


jila pun yang merasa sudah keyang dengan istirahatnya langsung bergegas membasuh wajahnya kedalam toilet dan membersihkan dirinya dan tak lupa wawan pun sudah menyiapkan baju salinnya untuk majikanya yang sudah di siapkan sebelumnya


tak berselang lama..


jila pun yang sudah sangat seger dan cantik bergegas melangkah dan tak sengaja melihat ada rak buku yang begitu banyak yang sudah di tata rapih di pojokan sana dengan wajah penasarannya dirinya pun melangkah menuju rak buku itu dan mengambil salah satu buku yang bikin curi perhatiannya


"ini... buku apa? apa!...ternyata ini buku yang di terbitkan oleh yuri katy ? (batin jila) dengan wajah terkejut dengan penasarannya langsung membuka secara perlahan dan membacanya


" sebagai hadiah untuk Renata, tahun-tahun tenang dan baik , dan semoga semuanya berlajar lancar " dari yuri katy "wah.. dia benar-benar seorang berbakat sunguh luar biasa.. (batin jila) yang sejenak melihat kata-kata yang membuat dirinya pun terpaku terdiam dengan seriusnya

__ADS_1


"tidak tahu kenapa diam-diam suara yang memberitahuku kalau aku mempunyai seorang adik yang terlantar di luar sana, sebagai kakak, mungkin aku tidak punya waktu untuk melindunginya, buku ini ditulis khusus untuknya , aku harap suatu hari nanti dia bisa membaca buku ini dan dapat tahun kalau kakaknya sebenarnya sangat merindukannya "kenapa ada perasaan yang tidak bisa di jelaskan ? dari kata-kata ini.. (batin jila) yang sudah mengelusnya dengan tangannya yang sudah gemetar dan tak sengaja hatinya pun terasa sedih dan terharu membaca artikel buku itu


namun dengan tiba-tiba kesedihan itu hilang di saat ada seseorang masuk begitu saja


brakk...(suara pintu)


tak... tak.. tak...


"Renata, dasar anak ini, bukankah aku sudah bilang padamu kalau Hari ini... "ujar wanita itu yang sudah berjalan masuk begitu saja yang tanpa di sengaja dirinya pun melihat sosok wanita yang yang selama ini dia rindukan


" ahh.. Ihkss... ihks... ihks.... apa yang terjadi? . . ihkss... ihks... " ucap wanita itu yang sudah terjatuh duduk di bawah dengan tangisannya, yang membuat jila pun terkejut dan langsung menaruh bukunya lagi kedalam rak dengan cepat

__ADS_1


"nyonya anda kenapa? apakah tidak enak badan? . . " tanya jila dengan rasa cemasnya langsung menghampiri wanita itu yang sudah duduk dibawah dengan wajah sedihnya


"aku benar-benar minta maaf, aku hanya sedikit merasa lelah, jadi aku minta maaf pada Renata untuk dapat beristirahat disini sebentar.. ihks... ihks... "saut wanita itu yang sudah melihat dan menatap jila yang begitu dekat dan tanpa pikir panjang lagi wanita itu pun langsung memeluknya yang begitu erat, yang membuat jila pun sedikit terkejut dan kaget kepada wanita yang baru iya jumpa itu


" apa yang terjadi.. (batin jila) yang sudah terdiam sembari mengelus-ngelus pudak wanita itu beberapa kali, yang membuat wawan pun sedikit panik yang ingin menghampiri dan mencegah wanita itu, tapi dengan cepat jila pun langsung menghentikan niatnya yang sudah menggelengkan kepalanya kearah asistennya itu beberapa kali


"nyonya muda..


beberapa menit kemudian..


" ma.. maaf kan aku! tidak tahu kenapa nona kamu.. kamu... "ujar wanita itu dengan suara terbata-batanya menatap jila dengan wajah tak percaya nya yang sudah sedikit tenang duduk di kursi sofa bersama jila

__ADS_1


"namaku adalah jila putri, kalau boleh tahu bibi ini siapa?.. " tanya jila pada wanita itu dengan wajah penasarannya


"owh.. rupanya jila putri nama yang cantik seperti wajahmu yang begitu cantik dan polos, namaku adalah kinara lara bibi dari yuri katy. . " saut kinara yang sudah sedikit kecewa dan sedih mengingat ponakannya itu yang sudah lama meninggal dunia


__ADS_2