sekali seumur hidup

sekali seumur hidup
cari perhatian jila


__ADS_3

"kalau tidak percaya, kau boleh mencobanya , lihat apakah kau bisa lari dari genggamanku. "bisik dolken dengan wajah dinginya yang membuat jilapun terkejut dengan rasa sedihnya


" dolken, dasar kau raja iblis , kau terlalu licik.. (batin jila) yang terdiam dengan rasa hampanya sembari menikmati dolken yang masih menciumi dirinya yang begitu agresif


dan di pojokan sana rangga pun melihat dan memperhatikan mereka dengan tatapan sedihnya sembari mengempalkan tangannya yang sangat geregetan yang ditertahankan


2 jam kemudian..


akhirnya mereka pun sampai mansion yang begitu sangat melelahkan dan menjengkelkan bagi jila yang sudah keluar turun dari mobilnya dan berjalan lebih dulu meninggalkan suaminya itu yang sudah menatapnya dengan rasa sedikit kesalnya


"kenapa dia? begitu sampai rumah langsung pergi begitu cepat?.. (batin dolken) yang sudah melirik seketarisnya itu


"kemari dan papah aku!.. " pinta dolken pada raja dengan wajah dinginya yang membuat raja pun kaget dengan wajah bengongnya


"ahh?


"apa kau ingin lembur lagi?.. " tanya dolken pada raja dengan wajah kesalnya


"ahhhhh?


" cepat sedikit! apakah kau ingin membuatku marah! . . " pinta dolken yang sudah menatapnya tajam kepada seketarisnya itu

__ADS_1


"ahh... tidak tuan..baiklah!! " dengan rasa takutnya raja pun menghampiri majikanya itu dan langsung memapahnya dan dolken pun langsung melemaskan tubuhnya yang seperti orang mabok pada umumnya di depan istrinya itu dengan berpura-pura , dan jila pun ada yang merasa aneh langsung berhenti dan menoleh kearah belakangnya


"tuan, berHati-hatilah sedikit !.. " ujar raja yang sudah memulai aktingnya di depan istri tuannya itu , yang membuat jila pun sedikit penasaran


"dolken kenapa?.. " tanya jila pada raja


"tuan mabok nyonya.. " saut raja yang sudah menampakan wajah cemasnya sembari berjalan melangkah mendahului istri tuanya itu


"bagaimana mungkin, dia barusan masih sangat sadar.. (batin jila) yang sudah menampakan wajah bengongnya menatap punggung suaminya itu yang sudah di papah oleh seketarisnya


beberapa menit kemudian..


tak... tak... tak...


"ah.. nyonya muda.. hahahha.. hahha... aku mau pergi lembur lagi mohon agar nyonya muda menjaga tuan . . " saut raja yang sudah menampakan wajah memohonnya dengan matanya yang penuh rasa kasihan yang membuat jila pun terdiam sejenak dengan perasaan sedikit aneh pada seketarisnya itu yang sudah berjalan pergi meninggalkan dirinya


"huhuhuhu~~~~


"sepertinya ada yang aneh.. (batin jila)


namun dengan tiba-tiba

__ADS_1


tak... tak... tak...


" uhu uhu nyonya muda, tuan muda bilang agar anda yang melanyaninya , kami benar-benar tidak bisa berbuat apa-apa. . "ujar salah satu pelayan itu yang sudah menampakan wajah resahnya yang sudah kewalahan tingkah majikannya itu


"apa! sebenarnya dia itu sedang bermain trik apa lagi? . . " saut jila dengan suara pelanya berjalan cepat menuju kamarnya


tak.. tak.. tak...


"menyingkir! semuanya! kalian pergi!!mana jila!..mana jila!... " triak dolken dengan kepura-puraannya seperti orang mabok memangil-mangil nama istrinya itu


"nyonya..


" hmm..


yang membuat jila pun yang mendengar itu langsung berjalan menghampiri dolken yang sudah terbaring diranjangnya yang seperti orang mabuk yang ngedumel sendiri yang tak karuan


"aku tidak mau kalian ! aku hanya mau istriku ! .. jila. . jila... kemarilah.. "pinta dolken yang masih memejamkan matanya dengan sandiwaranya didepan istrinya itu yang sudah berdiri di depannya sembari menatap dan memperhatikan dirinya


"kenapa aku merasa dia seperti anak umur 3 tahun.. (batin jila) yang sudah merasa sedikit curiga dengan tingkah suaminya itu yang tiba-tiba


"dolken kau seperti anak umur 3 tahun..hmphh!.. " bisik jila yang sudah duduk di sampingnya dengan suara pelannya yang membuat dolken pun yang mendengar itu sedikit kesal dan marah yang tertahankan di raut wajahnya yang masih memejamkan matanya

__ADS_1


__ADS_2