sekali seumur hidup

sekali seumur hidup
kenekatan jia Yang diam-diam


__ADS_3

"jila, akhirnya Kau kembali, Kau dirumah saja yah,dan tak usah pergi kesana! sebaiknya Kau istirahat! " Pinta alea dengan wajah cemasnya menghampiri putrinya


"ibu, sebenarnya apa yang terjadi? " saut jila dengan penasaran menatap dengan paniknya yang sudah berdiri dihadapan ibunya dan alea pun yang mendengar ITU langsung tertunduk lesu


"aku juga tidak tahu harus mengatakannya bagaimana? " ujar alea yang sedikit ragu menoleh melihat rena yang sudah berdiri disamping sahabatnya, dan rena pun yang tersadar langsung menghelang nafas beratnya


"uhujika ini masalah keluarga mahesa yang penting, sebaiknya aku menghindar dulu ! " saut rena yang sadar diri ingin beranjak pergi namun alea pun dengan cepat menghentikanya dengan wajah pasrahnya


"tunggu! sudahlah, menghindar atau tidak bagiku sama saja, hanya saja aku takut skandal keluarga mahesa ini tidak bisa Lama disembunyikan lagi! " ujar alea yang mulai memberitahukan dengan seriusnya yang membuat jila dan rena pun sedikit terkejut dengan wajah bengongnya

__ADS_1


"skandal?!!.. " sontak mereka yang berbarengan menatap alea dengan seriusnya


"jia, dia.. ternyata diam-diam mengenal pria diluar sana , lalu karena hubungan gelapnya jia hamil dengan pria ITU , dan dia khawatir masalah hamilnya diluar nikah akan mempengaruhi statusnya di keluarga mahesa , sebab ITU dia nekat dan diam-diam pergi kerumah sakit sendirian untuk melakukan aborsi , dan barusan dokter dirumah kita bilang... tubuh jia sangat khusus , begitu mengalami keguguran yang patal , maka kemungkinan dia tidak dapat hamil lagi seumur hidupnya! " ujar alea dengan Rasa sedih dan kecewanya memberitahukan persoalan dan masalah yang menimpa Anak angkat yang satunya, yang membuat jila pun terdiam sejenak mengelus perutnya dengan perlahan


"aku juga sekarang sedang mengandung , maka aku juga dapat merasakan perasaan ini! jika aku tidak dapat menjadi ibu lagi . .. bagaimana aku dapat mengambarkan Rasa sakit ITU ? .. (batin jila) yang tiba-tiba terdiam merenung dengan pikiranya yang sedikit sensitief


"lalu dimana pria ITU? jia ,Mengandung anaknya, apakah dia tidak akan muncul?" tanya dolken yang ikut bicara menatap alea dengan seriusnya


"Eiiihhsss!... ternyata pria ITU sudah berkeluarga dan memiliki anak , bagaimana bisa dia menikahi jia ? lagi Pula jia juga sangat bodoh dan polos , mau saja termakan rayuan pria seperti dia , ibu juga sangat terkejut mendengar kebenaranya ? " saut alea yang tertunduk lesu dengan sedikit kesalnya

__ADS_1


"apa! bagaimana bisa..


"lihatlah ! apa yang sudah kukatakan? bukan orang yang selalu mempunyai wajah genit saja yang akan menjadi orang ketiga dalam rumah tangga! " sindir rena dengan entengnya dan jila pun yang merasa tidak terima langsung meraih dan memegang tangan ibunya dengan wajah percaya dirinya


"ibu aku akan pergi menemani kesana ! masalah jia tidak bisa dibiarkan begitu saja, pria ITU harus memberi penjelasan dan masuk akal ,kenapa dia melakukan ini pada jia , bila tidak, orang akan berpikir keluarga mahesa akan mudah ditindas dan dihina sesukanya ! " ujar jila dengan tegasnya menatap alea dengan seriusnya dan alea pun yang mendengar ITU terdiam sejenak menoleh melihat dolken yang sudah berdiri disamping anaknya


"jika dolken ikut juga.. seharusnya tidak akan Ada masalah, kan? .. (batin alea) yang langsung tersenyum kecil menganggukan kepalanya beberapa kali


"baiklah, kalau begitu , ayo sebaiknya kita harus cepat pergi kesana ! lagi Pula ayah juga sudah pergi lebih dulu.. " ajak alea dengan wajah senangnya mengiyakan apa yang jila pinta untuk pergi bersama-sama kerumah sakit yang saat ini jia dirawat

__ADS_1


__ADS_2