sekali seumur hidup

sekali seumur hidup
tolak jila berulang kali


__ADS_3

"permisi ,Nona -nona kami berdua adalah wakil kapten ini " sapa salah satu kapten tersenyum hormat berdiri dihadapan mereka bertiga dengan gagahnya membuat Rena dan Renata pun sangat amat senang melihat kedua pria dihadapannya yang begitu menarik ,namun berbeda dengan jila yang mendengar itu amatlah tak suka


"lagi-lagi orang yang diutus brengsek kapten itu lagi ..(batin jila) yang masih terdiam tak ada respon sama sekali dengan juteknya


"wahh~~~tampan sekali mereka aku jadi bingung harus milih yang mana hahah!" bisik Rena dengan PDnya yang berbunga-bunga menatap salah satu pria yang paling depan yang tak jauh dari pandangannya bersama Renata


"kapten berkata dia benar-benar minta maaf atas apa yang terjadi tadi malam , untuk menunjukan rasa bersalahnya, kapten meminta kami untuk mengundang nona jila untuk pergi sarapan bersama " ujar salah satu pelayan itu dengan ramahnya namun dengan tiba-tiba Rena pun langsung terdiam sejenak mendengar pria dihadapannya dengan tatapan rasa sedikit kecewa dan penasaran dengan sahabat tadi malam

__ADS_1


"sudah kuduga sepertinya tadi malam ,ada sesuatu terjadi antara jila dan kapten itu..(batin Rena)


"apa dia tidak waras ,apa aku kurang keras memukul bagian perutnya,apa dia tidak puas ? Ingin mengganggu ku lagi! ..(batin jila ) dengan wajah kesalnya


"tidak perlu,aku tidak suka berurusan dengan orang -orang yang tinggi dan penting !" tolak jila dengan wajah juteknya menghiraukan kedua pria dihadapannya


"bodoh amat aku tidak perduli kalau bisa kalian berdua jangan datang lagi dihadapanku !" cetus jila sekali lagi dengan hati dongkol nya yang masih mengingat kejadian tadi malam, dan kedua pelayan itu hanya bisa tersenyum membalikan tubuhnya dan perjalan pergi meninggalkan mereka bertiga dengan rasa dag Dig dug dengan apa yang dipesankan oleh wanita yang amat membenci kapten nya

__ADS_1


11:30 siang pun tiba yang saat ini jila ,Rena dan Renata sedang asik duduk menikmati secangkir teh diruang khusus yang cukup nyaman namun tak berselang lama kedua pria yang tadi pagi pun datang lagi menemui untuk kedua kalinya


Tak ..tak..tak..


"halo selamat siang ,maaf mengganggu lagi ,ini ada pesan untuk nona jila ,dan berkata kapten kami ingin menelaktirmu untuk makan siang sebentar lagi .." bujuk salah satu pria dengan nada sopannya dan berhati-hati ,namun jila yang tak banyak basa basi lagi langsung menolaknya dengan juteknya , membuat kedua pria itu pun hanya bisa menghelang nafas beratnya


15:00 sore pun tiba yang saat ini mereka bertiga pun sedang asik menikmati matahari disore hari diatas kapal dan tak lupa mereka pun dengan semangatnya berlomba-lomba memancing ikan yang lebih banyak untuk jadikan taruhan yang mereka sepakati tadi pagi ,namun keasikan itu pun tiba-tiba pudar disaat kedua pelayan itu datang lagi tanpa menyerah begitu saja ,memujuk wanita yang sedikit keras kepala

__ADS_1


"permisi,nona jila ,kali ini kapten kami sudah membuat sup ikan segar sendiri , kalau berkenan nona jila bisa ikut kami untuk mencicipi nya .." ujar kedua pria itu dengan wajah berharapnya tersenyum manis menatap wanita dihadapannya yang sedang asik duduk menikmati pancingan namun lagi-lagi jila pun menolaknya dengan satu kalimat saja membuat kedua pelayan itu pun sangat amat kecewa dan Sedikit rasa malu dikedua wajahnya yang tertahankan


__ADS_2