sekali seumur hidup

sekali seumur hidup
pergi ke mall


__ADS_3

dolken pun yang sedikit merasa tak enak hati ,dengan cepat memiringkan tubuhnya lagi kearah jila


"jangan khwatir, aku tidak akan menyentuhmu , aku hanya merasa terlalu sepi sendirian, dan ingin mencari orang yang sama-sama kesepian untuk di peluk! tidurlah! sebentar lagi kita akan jalan-jalan .. " ucap dolken yang sudah memeluk jila dari belakang yang begitu erat


"apa? jalan-jalan di malam hari, apa dia tidak salah?(batin jila)


"ckkk....tunggu! ehh! apa dia tidur begitu saja ,sepertinya dia sangat kelelahan ,baiklah kali ini aku biarkan malam ini dia memeluku..." ucap jila yang ingin protes tapi sia-sia saja,yang sudah mendengar suara dengkuran di sampingnya ,dirinya pun yang tak bisa tidur lagi hanya bisa terdiam dan menemani dolken tidur hanya beberapa jam saja


beberapa jam kemudian... pukul 10:12 malam..


" ooaammm... mau apa si dia malam-malam ngajak ke mall.. (batin jila) yang sedikit malas berjalan sembari mengikuti langkah dolken yang sudah masuk ke pintu utama ..


"kamu harus membereskan tempat ini sampai rapih?


" baik, manager! .. " ucap salah satu pelayan itu yang sedang sibuk dengan pekerjaannya, dolken pun yang sudah sampai toko berjalan masuk yang membuat para pengunjung pun tiba -tiba rame melihat kedatangan seorang ceo yang begitu gagah dengan karismanya yang tiada Tara


"ahh... siapa dia!?๐Ÿ˜ฆ


"wah.. dia tinggi dan tampan sekalii..๐Ÿ˜ฎ


" lihat lah gaya nya bikin hatiku dag.. dig.. dug.. ahh...!.. " ucap beberapa sekelompok orang pengunjung itu yang sedang melihatnya dan menatap laki-laki itu dengan tatapan kagumnya yang sedang berjalan menghampiri salah satu pelayan di toko itu, yang membuat manager pun dengan wajah kaget setengah matinya melihat seseorang ceo yang sedang berkunjung ke tokonya dengan tiba-tiba..


"ahh... ce... oo...


"meskipun aku sudah mendengar kalau CEO sudah kembali ke kantor pusat, tapi aku tidak pernah berpikir kalau CEO akan datang ke toko ini!.. (batin manager) yang tiba-tiba panik tak karuan

__ADS_1


"kalian semua cepat ikut denganku! kita ke datangan tamu istimewa sebaiknya lanyani dengan baik!.." pinta manager itu kepada beberapa karyawannya


" baik, manager!.. " jawab serentak beberapa pelayan itu dengan sigap dan cepat berjalan dan mengikuti langkah managernya


tak.... tak... tak...


"selamat malam CEO... " ucap beberapa pelayan dan manager nya yang sudah tertunduk hormat padanya


"hemm.. bawakan baju model terbaru tahun ini . . " pinta dolken yang sudah melirik dan menatap tubuh jila yang sudah ada di sampingnya


"apa lihat-lihat?.. " tanya jila pada dolken dengan mata melototnya


" yang paling kecil bawakan semunya kemari ! " pinta dolken pada karyawannya itu


" baik,cEo.. " jawab salah satu pelayan itu yang sudah bergegas pergi mengambil beberapa baju model yang ada di toko itu yang membuat salah satu pelayan itu pun semakin penasaran dengan gadis yang sudah ada di samping ceo


" mungkin kekasihnya? sudahlah sebaiknya kita kerja, apa kau mau di marahin lagi oleh manager cerewet itu?.. " ucap salah satu pelayan itu yang sudah bergegas kembali dengan pekerjaannya


" apa -apaan dia! apa dia datang kesini hanya untuk berbelanja baju?.. (batin jila)


"sudah , kamu cobalah dan lihat mana yang cocok denganmu . . " pinta dolken yang sudah duduk bersantai diatas sofa sembari melihat dan menatap jila yang masih berdiri mematung


"apa!..


" kenapa ? apa aku juga yang harus memakaikan baju mu satu- persatu ?.. " tanya dolken pada jila dengan wajah datarnya

__ADS_1


" tidak, tidak biar aku saja ,sebaiknya kau diam duduk disitu saja .. " saut jila dengan cepat mengambil beberapa baju yang sudah di siapkan pelayan itu dan berjalan menuju ruang ganti


"orang ini... sudahlah, sebaiknya aku menurut saja apa mau nya, semakin sedikit masalah semakin baik.. (batin jila) dengan wajah kesalnya


beberapa menit kemudian..


tak.. tak.. tak..


" gimana tuan apa ini bagus? ini baju model terbaru di toko ini , dan cocok dengan tubuh nona muda yang begitu anggun dan cantik.. " tanya manager itu yang sudah memperlihatkan wanita itu yang sudah memakai baju dress terbarunya yang berwarna pink yang membuat jila pun terpancar sinar kecantikanya yang tiada tara yang membuat dolken terpana dalam sekejap dan melupakan henponenya yang ada di tangannya


"ternyata dia begitu cantik.. ๐Ÿ˜ณ.. (batin dolken)


"sudahlah, semuanya bungkus!.. " pinta dolken pada manager itu yang sudah menyembunyikan wajah malunya kepada jila yang sudah membelakanginya membuat jila pun mengkerutkan alisnya yang tidak percaya


" baiklah, ceo!


" apa! tunggu, ini semuanya apa kau tidak salah? ini untuku tapi lemari di kamarku masih banyak baju yang belom sempat aku pakai !?.. " ucap jila yang protes pada laki-laki itu


"tidak! kau hanya cukup memakai nya secara bergantian setiap harinya gampang' kan! kalau kau bosen kau tinggal buang atau tidak kau kasih saja sama orang lain ,baju mu yang sudah lama itu !.." ujar dolken yang bicara seenak jidatnya yang membuat jilapun kaget dengan wajah bengongnya..


" kau!!...


"sabar- sabar aku lupa aku bicara dengan seorang toke bangsawan .. (batin jila) yang menahan kekesalan


"sudahlah, kau lihatlah, apakah masih ada benda lain yang kamu sukai? lantai 1 adalah toko pakaian , lantai 2 adalah tas, lantai 3 adalah sepatu ,lantai 4 adalah asesoris dan perhiasan, jarang-jarang bisa keluar untuk jalan-jalan seperti ini, sebaiknya kau cepat ambil yang kamu suka, tidak perlu menghemat uangku sama sekali . . " ucap dolken dengan satainya sembari melihat henponenya yang ada di tangannya

__ADS_1


"lagipula, dia melakukannya untuk dirinya santai , jadi kenapa tidak melakukannya.. (batin jila) yang tiba -tiba semangat


"baiklah, kalau begitu aku akan dengan senang hati memilih beberapa barang yang aku suka . . "jawab jila yang sudah berjalan dan memilih barang yang dia inginkan yang tak lupa di temani salah satu pelayan toko di sampingnya


__ADS_2