
1 minggu kemudian..
pagi pun tiba di hotel bintang tujuh yang saat ini di kamar 2131 sedang tertidur pulas sepasang kekasih dengan begitu erat dengan wajah mereka yang penuh kelelahan dan kebahagian , tak berselang lama.. mereka pun terbangun dari mimpinya, yang sudah telanjang bulat ,hanya selimut tebal lah yang menutupi tubuh mereka berdua ....
"selamat pagi sayang!.." sapa dina dengan wajah berserinya menatap kekasihnya itu
" pagi!.. emmuachhh.. Dina.. , kita harus bicarakan masa depan kita , mengenai pernikahan sebaiknya kita.."saut dolken ragu menatap kekasihnya itu
"sayang.. aku masih belom bisa, mimpiku masih belom selesai, bersabralah.." pinta dina dengan wajah diamnya yang menolak keinginan kekasihnya itu yang langsung beranjak pergi meninggalkan kekasihnya itu
"Dina? dinaaa.. kau mau pergi kemana?.. dinaaa..." triak dolken dengan wajah kesalnya melihat kekasihnya itu pergi begitu saja
" ahhh...??dina!!!ah!? aku bermimpi?.uhu~~ berbeda sekali dengan nya , suka dan duka , semuanya terlukiskan di wajah nya, bahkan terseyum pun dia sangat..."gumam dolken dengan diamnya sejenak mengingat dan membayangakan wajah jila di pagi hari sembari melihat atap langit-langit ,dengan tiba-tiba ponselpun berbunyi di atas naskah..
kringg... kring... (suara pesan)
"ahh!.. apa!.. aku hampir lupa!" gumam dolken yang langsung beranjak bangun dari tidurnya
tak berselang lama..
dolken pun yang sudah siap dengan baju pengatinya yang sudah di siapkan sebelumnya , entah kenapa hari ini dolken ingin memakai kontak lensa berwarna merah, tanpa ragu lagi dolken pun memakai nya dengan sempurna yang sudah melihat di depan cermin, dan tanpa ada angin raja pun masuk dengan tiba-tiba dengan wajah terkejutnya
__ADS_1
"aahhhh..... tu... tuan kenapa dengan matamu menjadi merah?.. " tanya raja dengan wajah kagetnya
"hanya memasang lensa kontak , untuk apa kau terkejut!?.. " saut dolken sembari menyodorkan kontak lensanya
"waaaahhhhh.... sebaiknya tuan lepaskan iTu tidak cocok untuk mu tuan sebaiknya pakailah yang ini biar kelihatan gagah dan berkarisma!.."pinta raja yang sudah menyodorkan kontak lensa yang satunya lagi di atas meja rias
" lalu kenapa dengan ini! apa aku sangat menyeramkan?.. " tanya dolken pada sekretarisnya itu dengan tatapan dinginnya
" tidak juga, hanya.. saja seperti vampire yang akan memangsa buruannya tuan..!"ujar raja dengan candaanya yang langsung bergegas beranjak keluar dengan wajah ketakutanya , yang membuat dolken sedikit kesal yang sudah meneriakinya
"rajaaaaa....
" maafkan saya tuan !!sebaiknya aku cepat pergi masih ada urusan lain bersama direktur!.. " saut raja dengan takutnya langsung bergegas pergi dari Pandangan nya dengan cepat
"semuanya ini adalah miliku bukan dia.. (batin Dina)dengan geregetannya memukul-mukul pohon yang ada di sampingnya dengan tangannya sendiri
saat ini di ruangan lain..
jila yang sudah cantik dengan gaun bercorak kuning ke emasan yang sudah terjuntai ke bawah...membuatnya semakin sempurna seperti ratu dengan mahkota di kepalanya dengan butiran berlian berlapis emas , yang membuat diri nya pun tak mengenal siapa diri nya..
"orang asing di depanku ini! seperti bukan aku yang dulu, tak di sangka ternyata aku bisa secantik ini .. (batin jila) yang sudah melihat di depan cerminnya berkali-kali..
__ADS_1
sebenarnya mereka mengadakan resepsi atas kemauan nenek Rita yang tak mau di bilang pelit oleh tetangganya dan warga sekitar yang sudah mendengar gosip tersebar di kampung nya,tentang uang yang sudah di kasih senilai 200juta dari pihak keluarga besan, niatnya Rita tak mau memakainya untuk repsesi pernikahan jila ,justru akan di pakai di saat cucu kesayangnya raras mengadakan repsesi pernikahan entah itu kapan,yang sebelumnya sudah menolak calon mantu bersama calon besannya itu disaat kejadian dolken dan neneknya datang dengan tiba-tiba pas lamaran itu terjadi , Rita pun dengan gengsinya mau tidak mau mengeluarkan uang yang di berikan oleh Ratna sebelumnya ,meski beberapa tamu tak di undang dari pihak laki-laki , tapi dari pihak keluarga Rita semuanya di undang 1 kelurahan 20 desa di kampung iTu tanpa di lewatkan, meskipun mereka menikah di gedung yang paling malah di kampung jila saat ini, termasuk ibunya jila yang saat ini sangat bahagia sekali melihat repsesi pernikahan putrinya satu -satu nya iTu,yang begitu meriah dengan rasa haru nya..
"tuan, seperti nya nona dina datang kembali dari luar negeri, dan sekarang datang menuju gedung ini, seperti nya dia datang dengan persiapan!.. " ucap salah satu bodyguard yang sudah membawa kabar berita kepada tuannya
"ckk.. akhirnya dia datang dengan Sukarela.." saut dolken dengan cetusnya
"nona dina tidak menerima undangan, apa kita perlu menghadang nya?.." tanya raja pada doolken yang sudah berjalan menghampirinya ..
"tidak perlu, biarkan dia datang dengan sendiri nya, sepertinya harus di bereskan beberapa hal, tidak ada gunanya menunda , kirim perintah , dan biarkan dia muncul! .." saut dolken dengan santainya
" baiklah tuan..
di ruangan lain
kreekkk... (suara pintu ke buka)
tak... tak.. tak. ..
jila pun menoleh kearah pintu dengan wajah terkejutnya melihat sahabatnya itu datang dengan tiba-tiba dan berjalan menghampiri dirinya dengan wajah kesalnya
"jila...
__ADS_1
plaakkkk.... (suara tamparan)