sekali seumur hidup

sekali seumur hidup
menyelamatkan jila


__ADS_3

dan pada akhirnya zidan pun yang sudah sangat kehausan bergegas beranjak bangun dari duduknya sembari menoleh menatap jila yang sudah berdiri sangat ketakutan dengan wajah kebingungannya , yang sudah beranjak melangkah mundur dengan hati-hati yang sudah melihat mantan kekasihnya sekaligus musuhnya yang sedang berjalan menghampiri dirinya sembari menculuti pakaian satu persatu


"tidak, jangan mendekat! " triak jila dengan wajah paniknya melihat sekelilingnya yang ingin kabur sembari mencari pintu keluar yang sudah dijaga ketat oleh beberapa orang suruhan zidan dan dina


yang membuat jila pun dengan rasa takut dan panik melihat zidan yang hanya memakai CD saja , dirinya pun dengan cepat berjalan cepat tersudut dipojokan sana


"kau jangan kemarii!!.. ku mohon jangan kemari! " triak jila sekali lagi memperingatkan zidan untuk mundur namun tetap saja tak bergemi ataupun mendengarkan apa yang jila katakan dengan rasa hausnya


"dolken, kau dimana? dolken!.. (batin jila) dengan rasa ketakutannya memangil nama suaminya beberapa kali dengan keputusasaan yang tak bisa kabur ataupun lari sekuat tenaganya yang terpojok dengan tubuhnya yang sudah gemetar hebat


"dolken! tolong aku!! " triak jila dengan pasrahnya mengeluarkan air matanya begitu saja dengan jantung nya yang sudah berdetak begitu kuat sangking ketakutannya


"hahaha... meskipun kau berteriak sampai tenggorokan mu putus pun , dia tidak akan mendengarmu hahah... sebaiknya kau obati aku saja saat ini ! aku sudah tak tahan lagi!! " Pinta zidan dengan wajah rakusnya dengan cepat menghampiri jila yang ingin menarik tangannya namun dengan tiba-tiba jila pun langsung mengambil tusukan kodenya dari rambutnya yang ingin menancabkan kearah kelehernya


"kau jangan kemari, bila tidak aku akan bunuh diri " triak jila ancamkan dirinya yang tak pikir panjang lagi , membuat zidan pun tak perduli lagi dengan ancamannya itu dia hanya TERUS BERUSAHA menarik tangan jila keluar dari sudut sana yang membuat rose pun yang melihat itu sangat panik dan ketakutan berteriaki anaknya dipojokan sana

__ADS_1


"tidak!!...


"bayiku, maaf, ibu tidak bisa melindungi mu lagi! ibu akan pergi bersamamu! .. (batin jila) dengan rasa tak kuatnya dirinya pun dengan cepat ingin menusuk lehernya namun dengan singgap dolken pun langsung datang tempat waktu menangkap dan menghentikan tangan istrinya


yang membuat zidan, dina dan rose pun terkejut melihat kedatangan dolken yang sudah berada di samping istrinya , yang membuat jila pun langsung membuka matanya sembari melihat sosok suaminya yang sudah berdiri disampingnya dengan tatapan dinginnya


"apakah kau yang memangilku ? tikus tanah tersayang.. "sindir dolken melirik istrinya yang sudah terdiam dengan wajah bengong bercampur shoknya


tak... tak... tak...


dan bala bantuan pun akhirnya datang menyerbu markas dan tentunya rose pun sudah di ungsikan oleh beberapa suruhan dolken membawanya kerumah sakit dengan cepat dan preman -preman itu pun sangat ketakutan yang sudah disekap dan diiket dipukuli abis-abisan sampai tak berkutik lagi


"dolken... ikhss...


"sudah jangan menangis mmuuaacch... sekarang cepat lepaskan . . tusukan kodenya.. aku ada disini.. " bujuk dolken dengan suara lembutnya mengecup jidat istrinya , yang membuat secara perlahan jila pun melepaskan tusukan kode itu dari tangannya dengan hati leganya , namun zidan tak bergemi ataupun takut disaat dolken ada dihadapannya karena efek obat yang dia minum itu sangatlah kuat pada dirinya yang seperti setan yang sedang kehasuan sahwatnya

__ADS_1


"biarkan aku yang menanganinya disini "titah dolken sekali lagi langsung menarik istrinya kearah belakangnya yang membuat jila pun sangat terkejut dengan wajah bengong nya yang terus berjalan keluar


" ahh!! apa yang dia ingin lakukan .. (batin jila) yang sedikit penasaran melihat punggung suaminya


yang membuat dolken pun dengan wajah marahnya mengeluarkan pistolnya dari saku jasnya dan menembakan kearah zidan pas didepannya , yang membuat zidan pun terkejut yang tak bisa menghindar lagi


krakkk... dOaRrr!!... πŸ’₯πŸ”«


"ahhh!!!.. " triak zidan yang sudah berteriak kesakitan tergeletak dibawah sana sembari memegang selangkangannya yang sudah ditebak oleh dolken begitu saja, dan jila pun yang mendengar itu sangat terkejut dengan wajah paniknya


"suara itu...


"nyonya muda, jangan khawatir , nyonya rose sudah dibawa kerumah sakit dia baik-baik saja.. " ujar raja yang sudah berjalan menghampiri istri majikannya dengan beberapa bodyguard yang sudah melindungi majikannya


"raja, kau sudah selesai lembur ? " tanya jila yang sudah sedikit lega melihat beberapa orang sudah menyelamatkan dirinya dan ibunya yang sesekali melihat arah belakang melihat punggung suaminya

__ADS_1


"ekhh... hehe.. sudahlah, sebaiknya nyonya muda pergi dulu kerumah sakit untuk beberapa tes saja, nanti biar aku datang lagi kesini menjemput tuan muda.. "pinta raja mengajak istri majikannya untuk ikut dengannya dan jila pun dengan diam-diam dirinya pun menangis terharu melihat suaminya yang telah menyelamatkan dirinya dan anaknya


" dolken . . dia.. dia datang.. dia benar-benar datang untukku ! hiks.... (batin jila) yang sudah amat senang dan tenang melihat suaminya yang mulai jauh dari pandangannya


__ADS_2