
brakk...
"jila! eh? mana orangnya? kemana dia pergi? " gumam dolken yang terdiam berdiri didepan pintu sembari menatap ruang kamar yang sudah kosong , namun dengan tiba-tiba ponselnya pun berbunyi didalam saku celananya
drettt.... drettt....
" halo, ada apa? " tanya dolken dengan suara khasnya mendengar suara seketarisnya disebrang Sana
"tuan, aku barusan mendengar kabar dari kantor pusat, president meminta anda untuk cepat mencari tempat tingal, besok pagi kemungkinan dokter dan personel lainnya akan datang ! " ujar raja disebrang Sana yang memberitahukan tamu istimewanya yang akan berkunjung lagi kenegaranya , yang membuat dolken pun sedikit terkejut mendengarnya
"apa? ohh iya, aku hampir melupakan masalah pembelian rumah! tapi, ya sudahlah sebaiknya aku akan bertanya lagi kepadanya lain kali!.. (batin dolken) dengan rasa sedikit kecewanya langsung menghelang nafas beratnya sembari membalikan tubuhnya
__ADS_1
"uhu~~baiklah aku akan segera kesana ! " saut dolken dengan terburu-burunya langsung mematikan ponselnya dan beranjak pergi dari kamarnya dan berjalan keluar dengan cepat menuju supirnya yang sudah stay bay menunggu tuannya
beberapa jam kemudian malam pun tiba, yang saat ini rena dan jila pun sudah pulang berjalan cepat menuju kamarnya dengan senangnya
tak... tak... tak...
"ngomong -ngomong jila, kau sungguh hebat! sejak kapan kau bisa melakukan itu semuanya? " tanya rena dengan rasa penasarannya menoleh melihat sahabatnya yang sudah ada disampingnya sembari mengandeng bahunya yang lebih pendek dari dirinya
"sungguh tidak mudah jila ternyata memiliki, hari-hari yang begitu menyulitkannya ! .. (batin rena) yang langsung melepaskan gandengannya dari bahu sahabatnya yang sudah berdiri didepan pintu kamarnya
"baiklah, sekarang istrirahatlah lebih awal,selamat malam.. " ujar rena yang langsung melangkah dan membuka pintu kamarnya sama halnya dengan jila juga yang sudah menganggukan kepalanya sembari melihat sahabatnya
__ADS_1
"iya, iya, kau juga, selamat malam.. " saut jila yang tak pikir panjang lagi bergegas masuk kedalam kamar dan pergi kedalam kamar mandi hanya untuk membersihkan wajahnya dan perganti baju tidurnya dengan wajah senangnya dan tak butuh lama jila pun langsung naik ranjang sembari mengelus perutnya secara perlahan
"anak mamah selamat malam pasti kau juga sangat capek bukan! " gumam jila dengan senangnya mengajak calon anak nya yang masih didalam kandungannya sembari menyelimuti tubuhnya yang begitu nyamannya
beberapa jam kemudian..
krekk... (suara pintu)
dolken pun dengan perlahan berjalan masuk kedalam kamarnya dan melihat istrinya yang sudah tertidur lelapnya ,dan dirinya pun dengan cepat menghampirinya dan duduk dipinggir rajangnya sembari memegang ,mengelus jidat dan pipi istrinya dengan lembut yang penuh kerinduannya
"tampaknya tikus tanah hari ini sangat kelelahan ! sampai suara dimulutnya pun ikut terdengar! selamat malam . . sayangku! mmuuacchh!... (batin dolken) dengan replek mengecup jidat istrinya yang begitu lembutnya dan dirinya pun dengan cepat membuka jas, kemeja dan sepatunya yang sudah mengganti baju tidurnya dan melangkah naik keatas ranjangnya sembari memeluk dan mengelus perut istrinya dengan perlahan dan lembutnya , yang membuat Maria yang melihat dan memperhatikan diluar Sana sangat amat sedih yang tak bisa terbendung lagi , berdiri dibalik tembok di samping jendela yang tak tertutup didalam sana
__ADS_1
" huhuhuhu....