sekali seumur hidup

sekali seumur hidup
ketegasan dolken kepada Maria


__ADS_3

"nyonya muda tidak mengikutimu tuan , ada sebuah fitur yang disebut " jangan pengganggu"didalam pengaturannya.. (batin raja) yang sudah menampakan wajah kegugupanya


"raja apa kau tuli ! "bentak dolken dengan wajah kesalnya melihat seketarisnya itu


" ya ! tuan.. "saut raja yang terkejut ketakutan melihat majikannya yang terus bertanya kepadanya


"apakah semua wanita suka wibawa disaat berada diluar! " tanya dolken sekali lagi dengan wajah kesalnya


"sepertinya . ." saut raja singkat dengan wajah pasrahnya


"tuan, aku ini jomblo , kenapa kau terus bertanya padaku?.. (batin raja) dengan wajah herannya


"bagus, ayo, kita pergi kerumah keluarga mahesa sekarang! aku akan menjemput istriku pulang! " pinta dolken dengan suara tegasnya yang langsung beranjak bangun dari duduknya yang membuat raja pun yang mendengar itu langsung bergegas bergerak sembari menganggukan kepalanya

__ADS_1


"ahh, ahhh, baik tuan aku akan segera mengaturnya! "saut raja dengan wajah terkejutnya langsung membalikan tubuhnya dan berjalan menuju anak buahnya yang sudah tahu apa maksud dari ucapan majikannya itu


beberapa menit kemudian..


mereka pun yang sudah siap berjalan menuju mobil yang sudah disiapkan oleh seketarisnya dan anak buahnya sesusai perintah dari tuannya yang begitu mendadak


tak.. tak.. tak..


namun dengan tiba-tiba Maria pun datang dan berjalan cepat menghampiri dolken dengan wajah cemasnya


"kalian minumlah, aku ingin pergi sebentar! "saut dolken yang terus berjalan tanpa melihat Maria yang sudah mengikuti dirinya dari di belakang


"dia ingin pergi kemana sampai tergesa-gesa begitu? apa mungkin dia akan mencari jila !? tidak bisa dibiarkan aku harus mencegahnya!.. (batin Maria) yang sudah menampakan wajah paniknya terus berjalan cepat ingin mencegahnya

__ADS_1


"dolken! hari ini adalah hari pertama pesta, tidak baik kau pergi begitu saja bukan? tidak mudah untuk gosto menikah dengan wanita pujaannya sebaiknya kau tetap disini! " bujuk Maria dengan suara lembutnya sembari berjalan cepat mengikuti langkah dolken dari belakang , yang membuat dolken pun yang mendengar itu langsung berhenti sejenak dan menoleh melihat Maria di belakangnya


"benarkah? apa gosto yang memintamu untuk datang dan memberitahuku akan hal ini? " tanya dolken dengan suara tegasnya menatap Maria dengan tatapan dinginya, yang membuat Maria pun langsung berhenti terdiam dengan tatapan gugupnya


"bu... bukan... "saut Maria seketika terdiam dengan rasa ketakutannya menatap dolken yang begitu dingin


" Maria, aku peringatkan kau, jangan melewati batasmu sebagai teman , kau tahu, kesabaranku ada batasnya! sebaiknya kau pergilah dan jangan mengikutiku lagi! "ujar dolken dengan suara tegasnya langsung membalikan tubuhnya dan berjalan pergi meninggalkan Maria seorang diri, yang membuat raja pun yang mendengar itu langsung tersenyum kecil melihat ekpresi wajah wanita itu yang begitu sangat kecewa kepada tuannya


" xixixi...


"aku tidak percaya akan kalah darinya! menyebalkan sekali dia! tunggu saja! jila putri! suatu hari dia akan jadi miliku seutuhnya!.. (batin Maria) yang sudah menampakan wajah kesal dan amarahnya yang amat geregetan berdiri melihat punggung dolken pergi jauh.dari pandangannya


ditempat kediaman keluarga mahesa..

__ADS_1


yang saat ini jila, rena, dan rangga sedang berjalan-jalan ringan menyusuri dan menjelajahi sekitar rumah yang cukup luas , dan tentunya sudah dipandu oleh tuan rumah yang begitu sangat senangnya


"ini dia, hanyalah perpustakan dikeluarga mahesa , perpustakan yang lebih besar dari ini sebenarnya ada dibawah tanah , dan buku-buku disana tidak dibuka untuk umum, karena koleksi buku -buku disana cukup unik dan langka , semuanya merupakan harta peninggalan nenek moyang kami! perpustakan ini semi-terbuka untuk anggota keluarga, jadi siapa saja bisa masuk dan keluar dengan ID mereka ! " ujar mahesa panjang lebar memberitahukan kepada mereka dengan detailnya yang membuat jila dan rena pun tercengang dengan mata melototnya melihat perpustakan yang begitu apik dan luas didepan matanya saat ini


__ADS_2