sekali seumur hidup

sekali seumur hidup
ditinggal tidur


__ADS_3

"jika pekerjaan disini tidak selesai secepatnya, maka aku tidak akan bisa mengantarmu pulang! apakah kau pikir tidak masalah kalau kau pulang sendirian kali ini?.. " ucap dolken dengan wajah dinginnya sembari matanya menatap layar leptopnya yang ada di pangkuannya yang membuat jila pun yang masih cemberut hanya bisa menggerutu di dalam hatinya


"pulang sendiri! dikira aku takut.. ckk..(batin jila)..


"apakah kau pikir jika kau pulang sendirian, para kerabatmu yang sombong itu tidak akan meremehkan mu, dan juga ibumu?.. " ucap dolken yang sudah tau isi pikiran jila saat ini yang membuat jila pun langsung perpikir sejenak..


"benar juga??.. apa yang dia bilang! jika aku tidak pulang bersamanya ! aku pasti masih akan di pandang rendah, kenapa dia seperti cacing gelang, selalu tahu apa yang aku pikiran? .. (batin jila) dengan sontak bangun dari duduknya secara perlahan-lahan dan mengamati wajah laki-laki itu yang sudah berubah ekpresi nya secara diam-diam


"kau pasti merasa aku..aku seperti kura-kura dengan cangkang di punggung ku 'kan! jangan ketawa ! .. " ucap jila yang sudah berteriak sembari menujuk laki-laki itu dengan jarinya yang sudah mengetawainya


"ppfffffttttt.... aku tidak bilang , kau sendiri yang berpikir seperti itu . . " jawab dolken dengan sedikit menahan ketawanya sembari melihat dan menatap jila yang berpikir sangat terlalu berlebihan..


"kau!!!! ahh!!..


" sudahlah,sebaiknya kau bantu aku mencatat ini, kau lihatlah... " ucap dolken yang sudah menarik tangan jila yang sudah duduk di samping nya dan tak lupa memberikan buku dan pulpen yang sudah ada di atas meja , yang membuat jila pun diam-diam memperhatikan wajah dolken yang sedang fokus dengan leptopnya , yang membuat dolken pun tersadar dengan cepat bepalingkan mukanya kearah jila yang sudah menatapnya yang membuat jila pun dengan cepat mengalihkan pandangannya seperti orang linglung


"hmmm? kenapa kau menatap ku?.. " tanya dolken pada jila

__ADS_1


"apa!! siapa yang menatapmu PD sekali!!.. " jawab jila dengan cetus nya


" emm.. dasar tikus tanah, aku tau kau menatap ku diam-diam.. (batin dolken) yang sudah tersenyum kecil melihat jila yang sudah salah tingkah di saat dolken menatap nya yang membuat jila pun langsung menutup wajahnya dengan buku yang sudah ada di tangannya agar dolken tak menatap nya lagi ,yang membuat dolken pun yang melihat itu terseyum miring dan berpalingkan pandangan matanya lagi kearah leptopnya dengan seriusnya..


beberapa jam kemudian..


"beres ! akhirnya selesai juga! apakah kau sudah membantuku mencatat semua bagian penting nya?.. " ucap dolken yang sudah melirik arah sampingnya yang sudah tidak ada suara ataupun penggerakan dari tadi dengan kesunyian di ruangan itu yang membuat dolken pun dengan penasarannya


"jila?


"hmm...


" jila putri!


"hmm...


"huhh... zZZzzz....

__ADS_1


" jila putri! kau malah tidur begitu saja!.. " ucap dolken dengan wajah kesalnya yang sudah berdiri memegang buku di tangan kanannya melihat jila yang sudah tertidur begitu nyenyak nya yang tak menghiraukan dirinya di saat memangil namanya beberapa kali


"tikus tanah, kau tidur begitu saja sampai ngiler begitu banyak. . (batin dolken) yang sudah berjongkok mengelus pipinya dan ingin mengelap bibirnya dengan tangannya tapi dengan tiba-tiba


" jangan . ..


"apakah aku membangunkannya?.. batin dolken) dengan wajah kagetnya


"kaki jangan lari.. aummm-ahhmuaa.. " ucap jila yang mengigo dalam mimpi nya sembari mengisap dan menggigit jari -jemari dolken yang begitu rakus yang membuat dolken pun terkejut dan sedikit kesal


"ternyata dia menganggapku sebagai kaki gulainya ! dasar wanita ini! kalau bukan tadi mandi membuat ku merasa terbang, saat ini sudah aku biarkan saja disini, sudahlah.. ( batin dolken) yang sudah melepaskan jemari nya dari mulut jila secara perlahan dan membungkukan tubuhnya sejenak dengan kedua tangan nya yang sudah dengan posisinya yang ingin mengakat jila di pangkuannya dengan segera dan berjalan menuju ranjangnya


" ckk...gaya tidurnya aja sangat imut sekali.. (batin dolken) yang sudah menyadarkan dan di baringkan secara perlahan dan menatap nya sejenak dengan tangannya yang sudah mengelus-ngelus pipinya dan bibirnya yang mungil itu yang membuat tanpa sadar dolken pun mendekati bibirnya itu yang ingin mencuri ciumannya lagi tapi niatnya di urungkan ,yang sudah melihat tangan jila memegang lengan dolken dengan begitu erat yang membuat dolken pun sangat terkejut dengan apa yang jila lakukannya


"jangan... jangan marah padaku.. aku mohon... " ucap jila yang mengigau dalam mimpinya dengan kegelisah , yang membuat dolken yang mendengar itu pun sadar dan inget saat pertengkaran itu terjadi di depan hotel beberapa jam yang lalu dengan tatapan bersalahnya memandangi wajah jila yang penuh rasa kasihanya


"maafkan aku , aku yang salah . . aku juga tidak tahu kenapa aku bisa begitu marah dan kesal saat itu.. tidurlah yang nyenyak dan jangan pikirkan yang lainya , aku lebih suka melihat wajah mu di saat tersenyum, semoga kamu tetap tersenyum selamnya, selamat malam , tikus tanah . . " ucap dolken dengan suara pelannya sembari membelai rambut jila dan mencium keningnya yang begitu dalam dengan segera beranjak bangun dari duduknya sembari menyelimutinya agar tetap hangat..

__ADS_1


dan dolken pun langsung pindah ke posisi sebelah kanannya yang sudah membaringkan tubuhnya dengan rileks dengan tangannya yang sudah mematikan lampu tidurnya di atas naskah dan tangan satunya lagi memegang tangan jila yang begitu erat dan mencium nya


" semoga kita bertemu dalam mimpi yang indah.. good night jila .. emmuachh...


__ADS_2