sekali seumur hidup

sekali seumur hidup
pertemuan


__ADS_3

" hahaha... mana ada , sudah jangan memujiku seperti itu lagi membuatku tidak enak hati saja! " protes jila yang sedikit tidak suka tersenyum kecut melihat mereka berdua


" baiklah, ohh iya, aku hampir lupa, ayo !sebaiknya kita masuk aku dari tadi menunggu kalian, hari ini ada begitu banyak orang besar yang datang jadi sebaiknya kita bersiap diri! " ujar rena dengan wajah tak sabarannya memberitahukan kepada sahabatnya dengan antusiasnya yang membuat jila pun terdiam sejenak dengan pikiranya


"orang besar? apa dolken juga akan datang?.. (batin jila) tertunduk lesu mengingat suaminya yang beberapa hari tak bertemu membuat dirinya eng'gan bertatap muka tapi didalam hatinya sangat merindukannya yang dia tahan ,tak berselang lama dolken pun tiba lebih dulu berjalan masuk kedalam dengan gaya khasnya dan tentunya Maria pun hadir yang sudah berjalan disampingnya dengan gaya sombongnya mengunakan gaun biru yang senanda dengan dasi milik dolken yang dia pakai saat ini yang membuat semua orang disekitar ruangan pun mengalihkan pandangan kepada mereka berdua


tak.. tak... tak..


"hei, lihatlah wanita yang berada disamping CEO dolken , waahh... cantik sekali dia !" bisik beberapa tamu yang mulai julid melirik wanita disamping dolken

__ADS_1


"melihat orang tidak boleh hanya dilihat dari penampilannya saja ! apa kau tidak tahu wanita disampingnya itu Adalah orang ketiga , aku dengar dari orang-orang dan bahkan tetanggaku juga tahu kalau dia menggunakan trik untuk memaksa istri sahnya bercerai ! " cetus salah satu tamu wanita dengan tatapan juteknya


"apa?! benarkah? tapi, dari tampangnya tidak kelihatan sama sekali! kalau itu benar pasti istri sahnya sangat hancur sekali perasaanya ?" saut salah satu rekan lainnya menatap tidak percaya menyurup minumannya dari tanganya


glukkglukglukk~~


tak.. tak.. tak..


"hei, lihatlah tamu yang kita bicarakan akhirnya datang juga ! "saut salah satu rekan kerjanya meyenggol lengan sahabat lainnya dengan tatapan terpesona melihat jila dan lainnya berjalan menghampiri dirinya dan beberapa tamu yang sudah menyapanya

__ADS_1


"maaf, semuanya aku datang sedikit terlambat! " sapa jila tersenyum ramah menatap para tamu yang sudah berdiri dihadapanya yang membuat dolken pun yang mendengar suara istri kecilnya langsung menoleh dengan tatapan diamnya melihat penampilan jila yang sudah banyak berubah


" . . ini.. ini.. bukannya nyonya dolken kan?! wah.. ternyata dia cantik sekali seperti peri pesona dan keagungan ! " bisik salah satu tamu pria dengan tatapan kagumnya melotot tak berkedip


"hei! hei! perhatikan imagemu.. dia sudah bersuami! " cetus salah satu temannya yang sedikit kesal yang membuat Maria pun tersadar melihat musuhnya yang lebih cantik dari dirinya


"cuih.. tak disangka ternyata dia memiliki sedikit kecantikan dibandingkan diriku! . . (batin Maria)dengan rasa kesal tak terima memper'erat pegangan tangannya dari lengan dolken dan jila pun yang tak sengaja melangkah dan menoleh melihat suaminya yang sudah berdiri dihadapanya yang membuat mereka berdua pun saling tatap dengan diamnya yang penuh kerinduan didalam dirinya masing-masing yang tertankan bagi jila dan dolken yang membuat dolken pun dalam sekejap teringat kata-kata istrinya beberapa hari yang lalu


"semoga kita masing-masing bisa hidup dengan baik, dan tidak ada orang yang terus menganggu hubungan kita lagi!.." cih" .. (batin dolken)dengan sedikit kesal menatap dan memperhatikan tangan rangga yang sudah merangkul dan memegang pinggang jila yang sudah besar berdiri disamping istrinya yang begitu lekat yang membuat dirinya pun sedikit cemburu tertahankan

__ADS_1


__ADS_2