sekali seumur hidup

sekali seumur hidup
di dalam pesta


__ADS_3

beberapa menit kemudian..


acara pun dimulai yang sudah di sambut oleh tuan rumah yang sudah berdiri di atas panggung untuk menyambut tamu istimewanya


"terimakasih banyak telah mengeluangkan waktu dari jadwal sibuk kalian yang untuk berpartisipasi dalam pesta perayaan proyek pengembangan yang di kembangkan keluarga jonson dan group keluarga batara ! ketika aku pertama kali datang ke kota ini , aku langsung cocok dengan ceo dolken, keberhasilan proyek kerjasama ini tentu saja merupakan hal yang biasa, mulai hari ini, jika rangga tidak melakukan dengan tidak baik, harap bingbingannya, sekali lagi terimakasih kehadiran semuanya, selanjutnya, aku undang ceo dolken untuk menyampaikan beberapa patah katan! .. " ujar rangga yang sudah perbidato beberapa patah kata untuk menyambut tamu istimewanya dengan suara khasnya , dan tak lama dolken pun berjalan naik dengan gayanya untuk berbidato di depan para tamu yang sudah hadir menyaksikannya dan mendengarkan sepatah dua patah


"halo semuanya, ceo rangga benar-benar terlalu sungkan ! aku, dolken batara sudah lama di kota ini, dan semua orang tahu temperamenku! aku, dolken batara, akan mengatakan 1 hal , mulai hari ini, selama aku, dolken batara masih ada makanan, maka disana ada ceo rangga! semua orang yang hadir disini, pasti tahu harus melakukan apa kan? . . " saut dolken yang sudah menatap rangga yang penuh misterius dan sebaliknya rangga pun tak mau kalah menatap rekan bisnisnya itu dengan tatapan mematikannya, hanya di antara mereka berdua yang tahu saat ini, yang sudah di beri tepuk tangan oleh semua para tamu undangan yang sudah menyaksikannya


prokπŸ‘... prok.. πŸ‘... prok... πŸ‘


"kenapa rasanya seperti menggunakan nama pemimpin untuk melakukan sesuatu?.. " guman jila dengan suara kecilnya yang sedang melihat dan mendengar mereka berbidato diatas panggung namun dengan tiba-tiba


tak... tak... tak...


"halo.. nyonya muda batara, malam ini aku bertugas untuk melayanimu , silahkan katakan jika ada permintaan, harap jangan sungkan padaku.. " sapa wanita itu yang tersenyum ramah sembari memegang tangan jila yang begitu erat , yang membuat jila pun sedikit kaget dengan wajah bengongnya

__ADS_1


"kakak memerintahkan, hari ini nyonya muda batara adalah tamu yang paling penting, jadi tak boleh ada kesalahan! .. " ujar wanita itu yang bernama Renata samuel Johnson dengan wajah serius menatap jila sembari memegang kedua tangannya kearahnya


"ekhyy... iya . . baiklah..


" rupanya dia adalah adik ceo rangga.. (batin jila) yang sudah menampakan wajah tersenyum kikuknya


"ahh, aku adalah Renata samuel Johnson , adiknya ceo rangga samuel Johnson, pertama kali jumpa aku merasa seperti teman lama dengan nyonya muda batara! . . " ujar Renata yang sudah memperkenalkan dirinya yang penuh semangat menatap jila yang sudah ada dihadapannya


" terimakasih, aku juga! karena sekarang keluarga batara dan keluarga jonson telah berkerjasama, nona Renata tidak perlu bersikap asing, panggil aku jila putri atau jila saja juga boleh!.. " saut jila yang sudah tersenyum ramah pada wanita


"ya, baiklah, kalau begitu aku juga tidak akan sungkan padamu.. " saut jila yang sudah menggandeng tangan Renata yang begitu erat


"jila...


" Renata..

__ADS_1


"hahahah!.. hahaha!...


mereka pun tertawa renyah yang sudah saling mengenal satu sama lain . .


tak berselang lama rangga dan dolken pun turun dari atas panggung dan berjalan menghampiri para tamu undangan yang membuat Renata dan jila pun bersedak-sedakan yang masih di tengah-tengah para tamu yang lainya yang ingin menghampiri kedua ceo yang tampan dan rupawan itu yang ingin berphoto bersama bagi kaum wanita yang begitu agresif dan licah ..


"wahh!!! πŸ˜πŸ’•


" cepat-cepat! πŸ˜πŸ’•


"sabar ini terlalu banyak! πŸ˜πŸ’•


tak... tak... tak..


"kaka bilang kau tidak boleh terlalu berisik sekarang, bila tidak akan berdampak buruk bagi janin di dalam kandunganmu , sebab itu aku akan membawamu kesana untuk duduk dan istirahat! . . " ujar Renata dengan cepat berjalan dan menghalau beberapa orang yang ingin berdesakan dengannya yang tak lupa menarik jila keluar dari kerumunan yang tidak bisa dihindarkan itu

__ADS_1


"ahh.. baik, terimakasih kau sungguh gadis yang baik.. " saut jila yang berusaha berjalan dengan gaunnya yang terbilang sedikit harus mengangkatnya dengan tanganya


__ADS_2