
di ruang keluarga Alex dan Laura sedang membicarakan keinginan Andra yang ingin melamar Tasya dan menikahinya, Laura sangat terkejut dengan penuturan Alex atas keinginan putranya. apalagi Andra masih berumur dua puluh tahun apa anaknya itu akan sanggup membina rumah tangga di usia masih muda pikir Laura.
"mas apa kamu yakin akan menyetujui permintaan Andra". tanya Laura
"saat Andra meminta itu, aku lihat di matanya penuh keyakinan baby". jawab Alex
"tapi usia Andra masih muda mas, apa dia sanggup membina rumah tangga"sambung Laura
"mas yakin jika Andra sudah memikirkan sesuatu pasti sudah ada rencana yang di susun baby". ucap Alex sambil mencium bibir tipis Laura
"lalu mau bagaimana, apakah Tasya juga menyukai Andra" tanya Laura.
Laura mendengar jawaban Alex dengan serius, Alex akan berbicara dengan ayah Tasya dan akan memintanya kepada ayah Tasya agar Tasya di jodohkan dengan Andra. karena Alex yakin jika Andra langsung melamar Tasya maka Tasya akan menolaknya karena orang yang di sukai Tasya bukan Andra melainkan Arden.
sedangkan di tempat lain
dor
dor
dor
dor
dor
dor
enam tembakan tempat mengenai sasarannya yaitu menembak burung yang berterbangan, gadis itu terseyum saat tembakannya tepat mengenai sasaran. lalu di mengarahkan pistol ke arah seekor burung yang lewat.
dor
satu tembakan yang gadis itu lepaskan mengenai burung itu sehingga jatuh ke tanah.
"kak Ana hebat bisa menembak burung burung yang lewat dengan sekali tembakan". ucap Marko yang berada di belakang Ana
ya gadis yang sedang menembak itu adalah Ana, secara diam diam gadis itu berlatih bela diri dan cara menembak tanpa sepengetahuan orang tuanya. Ana juga tau jika ayahnya adalah seorang mafia, Selama ini Ana sering datang ke markas D'devil yang tentunya tidak di ketahui oleh orang tuanya dan juga pamannya Mex, Ana belajar secara diam diam dengan mengamati anggota D'devil yang sedang berlatih.
__ADS_1
Marko sendiri adalah anaknya Mex dan Jesslin. awalnya Ana sangat sulit untuk membujuk Marko agar tidak mengadukan kepada kedua orang tuanya saat Marko mengetahui dirinya telah belajar menggunakan senjata dan bela diri bahkan Ana telah menjadi anggota D'devil dengan identitas lain. Marko sendiri tidak habis pikir dengan sepupunya itu kenapa sangat tertarik dengan dunia Mafia padahal dia seorang perempuan.
"kak Ana kenapa tertarik masuk dunia Mafia padahal tinggal duduk manis di rumah dan bermanja ria". tanya Marko
Ana menghampiri Marko dan duduk di bangku sebelah Marko.
"aku suka petualangan dan tantangan dan mungkin juga di dalam diriku ada darah mafia yang mengalir sehingga membuatku tertarik dengan dunia mafia". jawab Ana sambil meminum jus jeruknya
"tapikan om Alex sudah tidak berada di D'devil kata ayahku om Alex memberikan kepemimpinan D'devil kepala ayahku agar anak-anaknya jauh dari dunia mafia tapi kau kak malah masuk ke dunia mafia". Marko berbicara panjang dan membuat Ana terkekeh
"asal kamu tutup mulut tidak ada yang tau aku masuk ke dunia mafia". sambung Ana dan mendorong pistolnya ke arah Marko
"jika kamu membocorkannya maka pistol ini akan menembus kepalamu". ancam Ana
Marko yang mendengar ancaman Ana menelan salivanya karena Marko tau bagaimana Ana saat berada dilingkungan Mafia karena ancaman yang di berikan akan di wujudkan jika orang yang di ancam main main dengannya, bahkan kemampuan Ana di atas Marko dan anggota D'devil lainnya.
"kak kau tenang saja, aku bisa menutup mulutku serapat mungkin". ucap Marko dengan mendorong pistol itu dan terseyum ke arah Ana.
Ana sendiri sudah belajar bela diri dan menggunakan senjata saat gadis itu masuk di umur sepuluh tahun. Ana belajar semua itu untuk melindungi dirinya sendiri karena dulu gadis itu hampir kehilangan nyawa saat terjadi penculikan yang berakhir dia mengalami koma satu bulan lamanya. saat sang ayah menolongnya, Ana kecil mendengar bahwa ayahnya adalah seorang Mafia. penculik itu memiliki dendam kepada ayahnya sehingga menculik Ana untuk memancing Alex mendatanginya. saat ayahnya dan penculik itu berkelahi , Alex yang lengah membuat penculik itu menembak Ana sehingga membuat anak di larikan ke rumah sakit, tetapi sebelum Ana memejamkan matanya Ana melihat bagaimana ayahnya menghabisi penculik itu.
"gadis nakal". ejek Marko dan Ana hanya memutar bola matanya malas.
drt
drt
drt
ponsel Ana bergetar tertera nama mama dan Ana segera mengangkatnya
"hallo ma". jawab Ana
"Ana lagi dimana". tanya Laura di seberang sana
"lagi luar ma, ada apa". jawab Ana
"nanti kalau pulang ambil pesanan mama di Tante Fatma". perintah Laura
__ADS_1
"baik ma, nanti Ana Mampir ke rumah Tante Fatma". jawab Ana
"terima kasih saya, mama matiin ya, ayahmu memanggil mama".
"iya ma". jawab Ana
setelah sambungan terputus Ana membersihkan barang barangnya dan segera pulang untuk mengambil pesanan mamanya.
"mau pulang kak". tanya Marko
"iya, mama nyuruh ngambil pesanannya". jawab Ana
"bay Marko". Ana melambaikan tangannya dan berjalan meninggalkan Marko sendirian di sana
Ana mengendarai mobilnya dengan kecepatan sedang dan menghidupkan musik untuk menemani di perjalanan. saat melawat penjual makanan anak melihat ketoprak langganannya, Ana langsung menghentikan mobilnya di depannya kedai ketoprak itu dan langsung memesan ketoprak itu.
"mang ketoprak satu seperti biasanya".
"siap neng Ana". jawab penjual ketoprak itu
setelah memesan Ana duduk di bangku yang sudah di sediakan, Ana melihat seorang pemulung sedang mencari barang barang yang bisa di jual. ketoprak pesenannya sudah datang.
"mang pesan lagi dan berikan kepada ibu itu ya".
"siap neng".
setelah itu Ana menikmati ketopraknya dan terseyum saat melihat ibu itu senang saat mendapatkan makanan, Ana bersyukur dia masih diberikan kelimpahan nikmat dan berbagi kepada sesama. setelah selesai memakan makanannya, Ana langsung menuju ke rumah Tante Fatma, setelah sampai di depan rumah Tante Fatma dan langsung memencet bel yang ada di rumah itu.
ceklek
saat pintu itu di buka Ana langsung diam mematung saat siapa orang yang membuka pintu itu membuat anak terkejut...
💙💙💙💙
ada rekomendasi cerita lagi nih yang wajib kalian baca jangan sampai gak baca, bakal nyesel jika tidak baca cerita ini cus langsung kepoin judul " Cinta Pertama Membawa Luka" karya " Momy Ida"
__ADS_1