Tuan Mafia

Tuan Mafia
Merubah Sikap


__ADS_3

hari sudah sore Laura segera menyiapkan makanan , Laura sangat semangat hingga membuat pelayanan heran


"nyonya semangat sekali hari ini". tanya bik sum


"iya bik". jawab Laura dan melanjutkan memasaknya setelah selesai Laura menghidangkan makanan di meja makan dan segera menuju kamar dan mandi, setelah itu Laura memoles wajahnya dengan make up secara tipis, tidak lupa mengunakan lipstik, dan hari ini Laura mengerai rambutnya yang biasanya dia ikat, Laura menggunakan dress berwarna pink yang sangat cocok dengan kulit, Laura bercermin untuk melihat penampilannya


"perfect Laura, hal utama untuk membuat si tembok jatuh cinta adalah merubah penampilannya, seperti ada yang kurang". Laura bergumam


"iya aku belum menggunakan parfum". Laura mengambil parfumnya dan menyemprotkan di bajunya


"wangi". Laura mencium pergelangan tangan yang dia semprot, Laura menggunakan parfum varian mawar, saat sedang bercermin Laura mendengar suara mobil dan segara turun ke bawah.


saat sudah sampai di bawah Laura menampilkan senyum yang manis dan Alex yang sudah turun dari mobil terpana melihat penampilan Laura, Laura menghampiri Alex


"selama datang suamiku tercinta". sapa Laura


cup Laura mencium pipi Alex sedangkan Alex melihat Laura tanpa ekspresi sedang Bagaskara dan Jhon saling pandang melihat pemandangan di depannya.


"kenapa dia berpenampilan seperti itu, jika dibiarkan Alex akan jatuh cinta dengan anak pembunuh ini" monolog Bagaskara dalam Alex


"ayo suamiku aku sudah memasak makanan kesukaanmu segara mandilah , aku juga sudah menyiapkan pakaianmu". Alex masuk ke kamarnya tanpa ekspresi


Bagaskara menghampiri Laura yang akan menyiapkan makanan yang sudah dia masak


"kamu ingin menggoda anakku". ucap Bagaskara


"ayah mertua apa aku salah menggoda suamiku". tanya Laura


"jauhi Alex".


"ayah aku tidak bisa menjauhi Alex dia suamiku". jawab santai Laura kemudian Bagaskara meninggal Laura dengan emosi yang memuncak karena Laura berani melawannya.


sedangkan Alex yang sudah selesai mandi merasa heran dengan Laura


"kenapa dia bersikap manis seperti itu, biasanya dia selalu memanggilku tembok tapi tadi pagi suamiku" Alex berbunga bunga saat Laura memanggilnya suamiku. Alex segera turun kebawah dan melihat Laura sedang menyiapkan makanan untuknya


"suamiku sudah selesai mandinya". tanya Laura dan Alex segera duduk di bangkunya setelah mengambilkan makan untuk Alex Laura duduk di kursi dekat Alex. Bagaskara yang telah selesai membersihkan dirinya juga turun kebawah.


"kenapa duduk di sini, tempatmu bersama para pelayan". sentak Bagaskara


"aku menantu disini ayah, jadi tempat ku disini". jawab Laura


"ayah jangan marah marah nanti cepat kembali ke tanahnya". ucap Laura saat Bagaskara akan mengucapkan sesuatu.

__ADS_1


mereka menikmati makanan dengan nikmat, Bagaskara mengode kepada Laras untuk memberikan racun kepada Laura dan Sarah yang mengerti kode itu segera memberikan sedikit racun itu di minuman Laura.


"nyonya ini minumannya". Laras meletakkan minuman di samping Laura


"terima kasih Laras".


Bagaskara tersenyum miring saat melihat Laura akan meminumnya.


"Laura ambil aku sayur capcai itu". Laura yang belum sempat meminum meletakkan kembali minumannya dan mengambil Alex sayur itu, tapi saat akan memberikan sayurnya kepada Alex , Laura menyenggol minumannya sendiri


pyaar minuman itu tumpah kelantai


"sial gagal lagi" umpat Bagaskara dalam hati


"bik". panggil Alex


"iya tuan".jawab bik sum


"bersihkan ini bik". perintah Alex dan bik sum segera membersihkannya


mereka berada di kamar masing-masing Laura yang berada di kamar merasa lega karena dia bersikap manis kepada Alex dan itu membuat Laura menahan kegugupannya, sebelumnya Laura belum pernah bersikap seperti itu.


"Laura ayo semangat kamu harus membiasakan bersikap seperti itu sampai Alex jatuh cinta kepadamu". monolog Laura dan merebahkan dirinya di ranjang.


tengah malam semua orang sudah tertidur, saat semua orang tertidur ada seseorang yang mengendap endap masuk ke kamar Laura dan mengambil bantal kemudian menutup wajah Laura, Laura terkejut dan nafasnya hampir habis sekuat tenaga Laura berusaha memukul orang itu dengan wajah yang ditekankan dengan bantal, tangan Laura berhasil menjangkau lampu tidur dan memukuli lampu itu kepada orang yang berusaha membunuhnya.


dor


satu tembakan melesat mengenai lengan orang itu, Alex yang mendengar suara tembakan dari kamar Laura segera memasuki kamar Laura, Alex terkejut terdapat seseorang bertopeng di kamar Laura, orang itu yang melihat Alex langsung keluar lewat jendela Laura.


"Laura kamu tidak papa". tanya Alex


"aku tidak papa" jawab Laura yang masih syok karena hampir kehilangan nyawa Alex memeluk Laura


"sudah jangan takut dia sudah pergi". Alex membawa Laura keranjang dan menidurkan Laura saat Alex akan pergi Laura memegang tangan Alex


"takut".


akhirnya Alex menemani Laura tidur dan membawanya dalam pelukannya beberapa menit Laura tidur dengan nyaman dipelukan Alex "siapa orang itu". monolog Alex dan segera menyusul Laura tertidur. untuk pertama kalinya mereka tertidur diranjang yang sama


☘️☘️☘️☘️☘️


di sebuah club Delon melampiaskan kemarahannya dengan minum minuman, Delon sudah menghabiskan lima gelas kepalanya terasa pusing

__ADS_1


"kenapa malah jadi seperti ini, aku tidak mencintai Merlin, tapi takdir membawaku menikah dengannya" Delon meremas gelasnya


"aaa sial". umpat Alex


"Delon apa yang kamu lakukan". tanya Merlin saat melihat Alex di club milik Mex


"gara gara kamu Merlin aku harus menikahi". umpat Delon


"Delon ayu pulang". ajak Merlin


"tidak mau aku menginginkan Laura hiks hiks". Delon menangis.


dari kejauhan Mex yang melihat Merlin segera menghampirinya


"sayang ayo kamu harus melayaniku". ajak Mex


"tapi Mex Delon sedang mabuk". tolak Laura


"biar anak buahku yang mengurusnya". Mex langsung menarik tangan Merlin membawanya ke sebuah kamar di salah satu club itu.


"Mex bagaimana dengan Delon"


"biarkan ada mereka yang mengurusnya".


"Mex kenapa ada pria lain di sini". tanya Merlin wawas


"kita akan bersenang senang dengan cara berbeda" jawab Mex dengan senyum miringnya


"apa kamu sudah gila". teriak Laura


"sayang ayolah kamu pasti menikmati".


"aku tidak mau". berontak Merlin


"jangan memberontak sayang bahkan kamu tidur tidak hanya denganku saja tetapi dengan Delon juga jadi tidak masalah menambah satu pria lagi". ucap Mex sambil membelai wajah Merlin sedangkan Merlin tetap memberontak, Mex yang kesal Dengan sikap Merlin langsung membanting Merlin di ranjang dan langsung mengikat kedua tangan Merlin di ranjang


"Mex jangan gila kamu". teriak Merlin tetapi Mex tidak menghiraukan teriak Merlin dan kedua pria itu langsung membuka pakaian Merlin sehingga tidak menggunakan apapun lagi, Merlin tak bisa Melaka apapun dan malam itu mereka bersenang senang


☘️☘️☘️☘️☘️☘️


sambil menunggu update selanjutnya yuk mampir di karya temenku yang pasti bikin penasaran.......


judul : Duda VS Anak Perawan

__ADS_1


karya : Santi Suki



__ADS_2