
"terima kasih sudah hadir diantara kita sayang" Alex berbicara tetap di perut Laura dan mencium perut
"Rik siapkan mobil, kita pulang sekarang". perintah Alex
"tapi nyonya belum sadar tuan". jawab Alex
"jika dia sadar akan sulit membawanya pulang".
Alex langsung mengendong Laura dan Riko membuka pintu mobil untuk tuan dan nyonya, Alex membaringkan Laura dan menjadikan pahanya sebagai bantal, Alex mengusap pipi Laura
"maaf baby aku membawamu pulang dengan cara seperti ini, nanti kamu boleh marah saat sudah di rumah" monolog Alex dan Riko melajukan mobilnya
disepanjang perjalanan Alex mengusap perut Laura, Riko yang melihat tuan dan nyonya berharap ada kebahagiaan untuk mereka
"semoga nyonya mau memaafkan tuan dan anak itu bisa membuat mereka bahagia" monolog Riko dalam hati dan tersenyum
saat sampai di rumah Alex langsung membawa Laura ke kamarnya dan membaringkan di ranjang dan menarik selimut, Alex mencium kening Laura dan memandangi wajahnya
"istirahat my baby". Alex ikut membaringkan tubuhnya di samping Laura dan membawanya kedalam pelukannya.
💙💙💙💙💙
dirumah Gunawan istrinya sudah satu bulan ini tidak tenang saat putri mereka menghilang begitu saja, terakhir izin pergi ke club tetapi tidak kembali juga
"mas apa sudah menemukan keberadaan Merlin".
"belum sayang, sudah semua anak buah ayah mencarinya tetapi tidak ada satupun informasi mengenai dirinya". jawab Gunawan
"mas sudah satu bulan Merlin tidak pulang , dimana anak itu".
saat mereka sedang membicarakan Merlin tiba tiba ada telvon masuk
drt
drt
no asing tertera dalam ponsel istrinya Gunawan
"hallo siapa ini".
"ma". panggil orang di sebrang sana
"Merlin nak ini kamu". tanya sang mama
"iya ma". jawab Merlin
"nak kamu sekarang dimana, satu bulan tidak ada kabar sama sekali".
__ADS_1
"mama tidak perlu khawatir, Merlin yang sedang berlibur untuk melupakan atas gagalnya pernikahan Merlin ma"
"kapan pulang".
"tidak tau ma, Merlin menghubungi mama hanya bilang jangan khawatir dan jangan ganggu liburan Merlin".
"kamu liburan dimana sayang".
"mama tidak perlu tau, aku hanya ingin sendiri disini, ya sudah ya ma". Merlin mematikan sambungan teleponnya, Gunawan yang mendengarkan percakapan mereka merasa lega
"mama tidak perlu khawatir, Merlin hanya sedang berlibur". Gunawan mengusap pundak istrinya dan meninggalkannya di ruang tamu
sedangkan di tempat lain seorang pria menodongkan pistol di kepala Merlin sejak dia berbicara dengan kedua orang tuanya.
"sudah berbicara dengan mamamu kan". tanya pria itu
"su sudah". jawab Merlin gugup
"kalau sudah sekarang mari bersenang senang". seringai pria itu membuat Merlin takut
"aku mohon hari ini saja biarkan aku beristirahat". Merlin memohon.
pria itu tidak mendengarkan permohonan Merlin dan langsung menghempaskan Merlin di lantai ruang tamu itu, dan melakukan apa yang dia sering lakukan kepada Merlin.
"kau sungguh nikmat Merlin". pria itu berbicara di telinga Merlin dan mengigitnya serta meninggalkan tanda merah ke unguan padahal tanda yang sebelum masih terlihat jelas
"apa salahku sehingga kamu melakukan ini kepadaku". tanya Merlin
"adik". tanya Merlin menahan lenguhan saat pria itu menguasai dirinya
"iya, kamu sering membullynya dan dengan teganya kamu menyuruh preman untuk memperkosa adikku, sehingga dia lebih memilih mengakhiri hidupnya setelah pemerkosaan itu". pria itu menjelaskan dari penjelasan pria itu membuat Merlin mengingat satu nama
"sudah ingat dengan namanya".
"kau kakaknya Hana". tanya Merlin
"iya". jawab dingin pria itu
setelah melakukan kegiatannya pria itu tidak lupa memfoto Merlin yang tidak menggunakan sehelai benang, setelah pria itu pergi Merlin meringkuk di atas lantai itu dengan derai air mata
"apa ini balasan atas perbuatanku dulu hiks hiks, jika tau akan seperti ini ,kau tidak akan melakukan kegiatan yang merugikan orang lain" monolog Merlin dengan mengingat kejahatan di masa lalu , dimana dulunya dia sering membully orang salah satunya Hana. Hana adalah gadis yang sangat cantik, Merlin yang tidak ingin kalah saing selalu melakukan hal hak yang membuat Hana malu, hingga pada suatu hari Merlin menyuruh para preman untuk memperkosanya dan Merlin bahkan menyebarkan Vidio Hana yang sedang di perkosa ke seluruh sekolah bahkan di sosial media , dan Vidio itu di edit seolah olah hanya menikmati atas perbuatan preman itu.
"hiks hiks Hana maafkan aku". tangis Merlin pecah
💙💙💙💙💙
di sebuah kamar seorang wanita menggeliatkan tubuhnya dan membuka matanya, saat membuka mata dia merasa tidak asing dengan tempat itu dan dia merasa berat dibagian perutnya dengan perlahan di melihat kesamping saat ada tangan yang memeluk erat, terdapat seorang pria yang tertidur dengan pulas, Laura langsung mendorongnya
__ADS_1
bugh
Alex terjatuh ke lantai dan Laura menatap tajam kearah Alex
"my baby sudah bangun". Alex bangkit dari lantai dan mendekati Laura yang masih terduduk di ranjang dan mengusap rambutnya dan Laura menghempas tangan Alex
"jangan menyentuhku, kenapa kamu membawaku ke sini". tanya Laura dengan dingin Alex yang melihat Laura marah bukannya takut tapi merasa lucu , yang Alex tangkap bukan marah tapi Laura sedang merajuk dan begitu mengemaskan
"my baby sayangku Lauraku di sini rumahmu".
"kamu sangat menggemaskan". Alex mencubit kedua pipi Laura
"tembok". teriak Laura dan Alex langsung masuk ke kamar mandi
huek
huek
huek
Alex memuntahkan cairan bening seperti biasanya, setelah selesai Alex kembali keranjang dan tersenyum melihat Laura yang masih berada di sana, Alex langsung duduk di samping Laura dan langsung menyingkap baju Laura keatas
"apa yang kamu lakukan". tanya Laura
"diam aku hanya ingin mencium anakku". jawab Alex
"anak". beo Laura
"iya di sini ada anak kita, istrinya Riko sudah memeriksamu". jawab Alex dan mengusapnya
"ternyata kecebongku kuat, sekali langsung jadi". Alex langsung menciumi perut Laura, saat Alex mencium perut Laura merasakan suatu kehangatan dan tanpa sadar Laura mengusap rambut Alex.
"tapi kenapa aku tidak mengalami gejala kehamilan". tanya Laura penasaran
"karena aku yang mengalaminya". jawab Alex
"Laura dengarkan aku, kita perbaiki semuanya demi anak kita, dulu aku hidup tanpa kasih sayang kedua orang tuaku, aku tidak ingin anakku mengalami hal yang sama seperti ku". Alex berbicara sambil menyatukan keningnya dengan kening Laura, Laura yang mendengar perkataan Alex dia juga teringat bahwa dia juga besar tanpa kasih sayang orang tuanya, setelah kepergian kedua orang tuanya hidup Laura banyak kesulitan.
"kamu maukan, kita besarkan bersama anak kita". tanya Alex dan Laura menganggukan kepalanya, Alex senang dengan jawaban Laura dan langsung mencium bibir Laura,
"terima kasih, aku tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini". Alex memeluk Laura dan Laura membalas pelukan Alex.
💙💙💙💙💙
sambil nunggu updaten yuk baca cerita di bawah ini , aku menemukan cerita yang begitu menarik dan bagus untuk menemani hari hari kalian, aku sudah membacan ceritanya yang selalu bikin penasaran....
judul : Misteri Kematian Renata
__ADS_1
karya : Anisa Mufida