Tuan Mafia

Tuan Mafia
Tuan Mafia S2- Huru Hara


__ADS_3

setelah selesai mandi Nadia keluar dari kamar mandi tetapi Nadia tidak melihat suaminya berada di sana, tadinya Nadia pikir suaminya akan tidur di kamar bersama. Nadia menghela nafasnya dan berjalan menuju ranjang dan membaringkan tubuhnya di sana dan menarik selimut untuk menutupi tubuhnya lalu memejamkan matanya. saat menutup matanya Nadia mendengar pintu terbuka lalu terkunci saat mencium wangi yang dia kenal Nadia akhirnya tetap menutup matanya sehingga merasakan seseorang menaiki ranjang dan masuk ke dalam selimut bersamanya lalu memeluknya bahkan pelukan ini yang sangat dia rindukan sejak beberapa hari ini.


"tidurlah ini sudah malam". ucap Gio yang tau istrinya belum tidur


"mas". panggil Nadia


"sebaiknya sekarang tidur kita bahas besok pagi saja dan jangan banyak pikiran yang akan berdampak pada kehamilan mu". ucap dan mengusap perut Nadia sehingga membuat Nadia merasa nyaman dan membalikkan badannya lalu melingkarkan tangannya di pinggang suaminya dan Gio mengeratkan pelukannya.


saat Nadia sedang mandi Gio mendapatkan telepon dari nomor yang tidak di kenal dan Gio memutuskan untuk mengangkat teleponnya.


"hallo nak Gio". sapa orang di sebrang telepon


"iya ini dengan siapa". tanya Gio


"nak Gio saya ayahnya Mira maksud ayah Nadia Almira istrinya nak Gio". jawab Niko di seberang sana


"boleh saya bicara sesuatu pada nak Gio dan saya dapat telepon nak Gio dari Tuan Alex". ucap Niko


"ingin bicara apa". jawab Gio dengan dingin sambil menatap kamar mandi lalu keluar dari kamar itu dan menuju taman belakang

__ADS_1


"saya tau nak Gio pasti membenci saya ataupun mamanya Mira yaitu mama tiri nak Gio, tapi saya mohon jangan benci Mira nak dia tidak tau apapun". ucap Niko setelah Mira pulang dari rumahnya tadi Niko menelpon Tuan Alex dan meminta nomor suami anaknya


"lalu". ucap Gio singkat


"nak sejak dalam kandungan Mira tidak pernah di inginkan oleh mamanya, dulu saya menikah dengan Merlin karena saya menolongnya waktu itu dan dia tinggal di rumah saya hingga akhirnya saya jatuh cinta padanya karena dia yang memiliki sifat baik dan ramah pada setiap orang dan pada akhirnya saya beranikan untuk menyatakan perasaan saya pada dan dia menerima ajakan saya menikah hingga akhirnya dia mengandung Mira dan pada saat usia kandungan dua bulan tingkahnya mulai berubah dan saya pikir depresinya mulai Kabuh karena dia hampir membunuh anak tetangga kami, aku yang ingin dia sembuh akhirnya membawanya kembali ke rumah sakit jiwa dan singkat cerita akhirnya aku tau dia beberapa kali ingin melenyapkan janin di dalam kandungan dan dia menikah dengan ku hanya untuk mencari tempat tinggal sementara untuk menyusun rencana jahatnya hingga akhirnya saat Mira di lahirkan Mira saya ambil dan dia saya ceraikan, setelah itu saya mendengar dia menghilangkan dari rumah sakit jiwa dan tetap saat usia Mira satu tahun dia menculik Mira agar aku mengikuti kemauannya dan setelah aku mengikutinya dia bilang membunuh Mira dan setelah itu dia juga melenyapkan saya tetapi saya bisa selamat dan keadaan saya seperti ini, dan berkat bantuan tuan Alex aku tau Mira masih hidup dan keyakinan saya selama ini benar dan saya syok sekali saat tau mantan istrinya saya menjual Mira di rumah bordil". Niko bercerita


"lalu untuk apa anda menceritakan ini semua pada saya". jawab Gio dengan dingin


"nak Gio saya sangat yakin bahwa anak saya tidak terlibat dalam rencana mantan istri saya, dan saya meminta maaf sebesar-besarnya pada nak Gio karena saya juga ikut andil dalam menghancurkan keluarga nak Gio". ucap Niko


"tadi Mira datang kesini dia mengatakan rumah tangga baik baik saja tapi matanya tidak bisa berbohong, nak mungkin sulit bagimu menerima seseorang yang memiliki darah dari orang yang membohongi mu selama ini dan ada ketakutan di dalam hatimu jika Mira ikut dalam rencana mama tiri mu, saya benarkan nak". tanya Niko


"saya yakin Mira tidak tau apapun dan tidak terlibat rencana Merlin, saya yang akan jadi jaminan jika memang Mira terlibat nak Gio bisa melakukan apapun pada saya bahkan ingin membunuh saya silahkan tapi saya mohon jangan hancurkan Mira, hidupnya sejak kecil tidak pernah merasakan bahagia bahkan besar di rumah bordil yang membuatnya takut apalagi dia besar disana sampai umur sepuluh tahun dan ketika umurnya sepuluh tahun dia dipaksa untuk melayani orang yang sudah berumur sekitar empat puluh an dan untung saja malam itu ada Tuan Alatas yang menolongnya jika tidak masa depannya akan hancur, nak bayangkan apa yang akan terjadi pada seorang anak berumur sepuluh tahun jika malam itu dia benar-benar terenggut kesuciannya". tanya Niko sedangkan Gio yang ada di seberang telepon diam mendengar cerita Niko yang sama seperti yang di sampaikan oleh Farhan


"akan saya pikirkan dan saya butuh waktu untuk menerima fakta jika istrinya saya. adalah anak dari orang yang sudah menghancurkan keluarga saya". ucap Gio dan mematikan sambungan teleponnya


"om maaf tadi tidak sengaja mendengar pembicaraan mohon, bukannya Zihan mau lancang tapi yang Zihan lihat Tante Nadia orang baik dan saran Zihan jangan sampai om melakukan kesalahan yang akan membuat om kehilangan istri dan anak om dan saat om sudah kehilangan mereka om tidak akan menemukan mereka dia luar sana terutama Tante Nadia om tidak akan menemukan sosok Tante Nadia di diri orang lain, itu saja Zihan permisi". ucap Zihan dan meninggalkan Gio sendirian


setelah itu masuk ke kamar Farhan untuk mandi lalu kembali ke kamar Nadia.

__ADS_1


sedangkan di tempat lain seorang wanita yang berada di dalam mobil menatap sebuah rumah mewah


"Gio seperti sudah tidak bisa di andalkan lagi, sudah beberapa hari ini ponselnya tidak aktif dan tidak pulang". monolog Merlin sambil memasang luka palsu di wajahnya dan turun dari mobil lalu berjalan menuju ke rumah itu


"permisi pak". ucap Merlin


"iya ada". tanya penjaga pintu itu


"pak bisa bantu saya, mobil saya mogok itu dan ini sudah malam saya bingung". ucap Merlin


"sebentar buk". ucap penjaga gerbang dan mengambil kunci dan membuka gerbang.


setelah itu penjaga gerbang keluar dan mengikuti Merlin dan saat sampai di depan mobil Merlin menyuntikkan obat bius sehingga membuat penjaga itu pingsan


Merlin mengambil dirigen yang ada di bagasi mobil dan membawa masuk saat sampai di depan rumah itu, Merlin menyiramkan bensin di sekitar rumah itu dan setelah selesai Merlin menghidupkan korek lalu melemparkan korek menyala itu di rumah tersebut sehingga terjadi kebakaran.


"lebih baik kalian mati sekeluarga Alex". ucap Merlin dengan senyum saat api itu berkobar dengan cepat


Merlin berjalan dengan melepas luka palsu di wajahnya dengan senyum mengembang

__ADS_1


"mungkin aku tidak bisa menghancurkan keluarga kalian tapi aku bisa melenyapkan kalian, saat Merlin berjalan menuju gerbang api semakin membesar


__ADS_2