
setelah mobil Ana melaju, terdapat seseorang yang melihatnya dari balik pohon dan terseyum, saat Ana melihat ke arah kaca dia melihat seseorang berjubah hitam di balik pohon. saat sampai di rumahnya dan masuk ke kamar Ana sangat terkejut saat melihat Boneka dan bunga tulip yang di buang tadi sudah berada di kamar. Ana langsung membawa boneka itu ke bawah dan Ana membawanya ke halaman belakang kemudian membakar boneka dan bunga tulip tersebut. Alex yang melihat putrinya yang sedang membakar sebuah boneka dan bunga langsung menghampirinya.
"Ana kenapa boneka dan bunganya di bakar". tanya Alex, Ana terkejut saat ayahnya ada di belakangnya
"Ana ayah tanya kenapa boneka di bakar". tanya Alex saat melihat gelagat Ana seperti menyembunyikan sesuatu.
Andra dan Tasya yang berada di kamar mendengar suara ayahnya segera turun dan mereka juga melihat boneka serta bunga yang di bakar sedangkan Arden yang baru datang melihat sebuah asap dari halaman belakang langsung menuju ke halaman belakang
"jawab ayah Ana". bentak Alex saat Ana diam saja
Arden melihat bunga itu mengingat saat Ana membuang bunga di parkiran kampus
"Ana apa kamu mendapat bunga lagi". tanya Arden dan membuat Alex terkejut atas pertanyaan Arden
"lagi, maksud apa Arden". tanya Alex
Arden memberitahu ayahnya bahwa kemarin dia melihat Ana megang buket bunga tulip dan Ana juga seperti mencari seseorang, saat dia bertanya Ana hanya menjawab mungkin orang iseng dan Ana membuang bunga itu. Alex langsung menarik tangan Ana dan di ikuti Andra, Tasya dan Arden. mereka semua duduk di ruang keluarga.
"beritahu ayah Ana". perintah Alex
akhirnya mau tidak mau Ana bercerita bahwa seminggu pertama dia mendapat pesan dari nomor yang sama yaitu foto foto dirinya saat beraktivitas, lalu minggu berikutnya dia mendapatkan buket bunga tulip setiap harinya beserta pesan dan sekarang mendapatkan pesan , boneka dan buket bunganya. Ana juga menceritakan bahwa nomor tersebut tidak bisa di hubungi bahkan saat Ana akan membalas pesan juga tidak bisa. Andra dan Arden mengepalkan tangannya saat mendengar cerita Ana. Alex langsung mengambil handphone Ana lalu memeriksa pesan tersebut tetapi pesan itu tidak ada.
"pesan itu otomatis akan hilang setelah di baca yah". beritahu Ana
"kenapa tidak cerita sama ayah Ana jika ada yang meneror mu". tanya Alex
"Ana pikir hanya orang iseng yang akan bosan setelah melakukan itu". jawab Ana
__ADS_1
"handphone mu ayah bawa". Alex memasukkan handphone Ana kedalam sakunya
"mulai besok ke kampus kamu bareng kakak Ana". sambung Arden dan Ana hanya menganggukkan kepalanya
"jangan ada yang memberitahu mama kalian". larang Alex setelah mengatakan itu Alex masuk ke ruang kerjanya dan mengecek cctv untuk melihat siapa yang membawa masuk boneka dan bunga tulip itu, karena dari pengakuan Ana bahwa boneka dan bunga tulip itu sudah Ana buang. di cctv terekam seseorang menggunakan jubah hitam yang menutupi tubuhnya masuk ke kamar Ana kemudian keluar dari kamar Ana.
"siapa dia". monolog Alex
sedangkan Andra mengecek mobil Ana dan Andra sangat terkejut saat menemukan kamera kecil di bawah dasbor mobil. Andra langsung menemui ayahnya di ruang kerja dan memberikan kamera itu ke ayahnya, Alex mengepalkan tangannya saat menerima kamera itu.
"yah berarti orang itu sudah lama mengikuti Ana tetapi baru minggu minggu ini dia meneror Ana". beritahu Andra
"yah jika dia bisa memasang kamera di mobil Ana berarti ada kemungkinan dia juga memasang kamera di kamar Ana". sambung Andra
Alex langsung berlari menuju ke kamar Ana saat mendengar penuturan Andra, saat Alex masuk ke kamar Ana membuat Ana dan Tasya terkejut.
"ada apa yah".tanya Ana, Alex tidak menjawab pertanyaan putrinya tetapi langsung mencari kamera itu dan di bantu Andra dan juga Arden yang baru masuk ke kamar Ana. betapa terkejutnya mereka saat menemukan dua kamera kecil yang di pasang di kepala ranjang dan di pintu kamar mandi.
"Ana putri ayah tenang saja , ayah akan mencari orang itu". ucap Alex sambil mengusap kepala Ana
"terima kasih yah, selama ini ayah selalu melakukan yang terbaik untuk Ana". jawab Ana
sedangkan Alex berpikir apa ini ada hubungannya saat penculikan Ana dulu, apa yang meneror Ana sekarang adalah dalang sebenarnya dari penculikan Ana saat umur sepuluh tahun. karena dulu saat Alex menghabisi penculik itu bukan penculik sebenarnya melainkan hanya orang suruhan.
"untuk sementara waktu Ana pergi kemanapun harus ada pengawasan". perintah Alex
"biar Arden saja yah yang akan mengantarkan Ana kemanapun". jawab Arden
__ADS_1
"kenapa pada kumpul di kamar Ana". tanya Laura saat memasuki kamar Ana, Laura yang baru pulang dari salon kecantikan merasa heran saat rumah terasa seperti dan kemudian dia mendengar suara di kamar Ana
"hehehe ma tadi ada kecoa di kamar Ana sehingga membuat Ana berteriak dan membuat semuanya berkumpul di sini". jawab Ana sambil cengengesan
"Ana Ana kamu sudah dewasa tapi masih takut dengan kecoa". Laura mengelengkan kepalanya saat mendengar jawaban Ana
mereka semua bernafas lega saat Laura percaya dengan jawaban yang Ana berikan. Alex membawa Laura ke luar dari kamar Ana.
"bagaimana perawatan sayang". tanya Alex
"sangat menyenangkan". jawab Laura sambil terkekeh
di tempat lain seseorang mengepalkan tangannya saat tidak bisa melihat apa yang Ana lakukan di kamarnya bahkan tidak bisa melihat bagian mobil Ana.
"apa dia sudah tau". monolog orang itu
"aku harus membuat rencana lain". sambungnya dan mengambil minuman berakohol dan langsung menengaknya. minuman itu terasa segar saat melihat kerongkongannya.
" manis tunggu aku". monolog orang itu sambil membelai foto Ana
"aku tidak akan melepaskan mu manis". kekehnya
kemudian seseorang itu masuk ke sebuah kamar di mana kamar itu di penuhi foto Ana dari foto Ana berumur tujuh tahun sampai sekarang, tujuh tahun lamanya dia mengintai Ana, soal foto Ana bayi dan Ana kecil dia ambil dari rumah Ana, karena selama ini dia mencari Ana dan bertemu dengan Ana saat Ana sudah memasuki bangku SMP dan saat itu di mulai mengikuti kemanapun Ana pergi, lalu beberapa minggu ini dia mengirimkan pesan dan hadiah hadiah untuk Ana.
"ternyata kamu semakin manis dan imut saat sudah dewasa". orang membaringkan dirinya di ranjang dan melihat foto Ana yang di ambil beberapa hari yang lalu kemudian di pasang di balkon agar setiap kali dia akan tidur bisa melihat senyum Ana yang manis.
💙💙💙💙
__ADS_1
hello semuanya aku bawa rekomedasi cerita lagi nih yang sangat sangat wajib kalian baca dan tambah ke favorit kalian cuss langsung cari judul " Hasrat Sang Penggoda " karya "Kay_21"