
di saat Alex dan Laura berbicara di balik pintu ada seseorang yang mendengar pembicaraan mereka, setelah mendengar semuanya orang itu pergi dari sana dan menuju halaman belakang, dan menelpon seseorang untuk memberikan informasi tersebut.
"hallo tuan". sapa seorang itu saat sambungan telepon diangkat
"informasi apa yang kamu dapat". tanya Gunawan di sebrang sana
"Alex sudah menemukan Laura". jawab orang itu
"bagus, pasti Alex akan membuat Laura menderita".
"tuan kali ini Alex tidak akan membuat Laura menderita".
"apa maksudmu". tanya Gunawan
"saya tidak tau apa yang terjadi setelah kepergian Laura, tapi saat Laura di temukan Alex begitu senang dan pada akhirnya Alex membawa Laura pulang, dan tuan tau Alex meminta Laura untuk menjalankan pernikahan layaknya pasangan suami istri bahkan sekarang Laura hamil". orang itu menjelaskan apa yang dia dengan tadi
"apa hamil". tanya Gunawan
"iya tuan".
"sial, kenapa harus ada keturunan D'devil lagi, bagaimanapun caranya buat bayi itu jangan sampai lahir". perintah Gunawan
"baik tuan"
"awas mereka dan laporkan apa saja yang mereka lakukan".
"siap tuan".
"jangan lupa besok datang kita akan membahas rencana selanjutnya dan membahas bagaimana cara menyingkirkan janin itu tanpa di ketahui oleh mereka".
setelah mengatakan itu Gunawan langsung mematikan dan melemparkannya ke sembarang arah
prang
di markas Start Black Gunawan memancarkan raut kemarahan setelah mendengar informasi yang di berikan oleh mata matanya.
"sial sial lihat saja Mahendra aku akan menghabisi setiap keturunanmu dan menghancurkan D'devil" umpat Gunawan dan mengepalkan tangannya.
ting
pesan masuk dari seseorang membuat Gunawan mengambil ponselnya yang terletak di lantai
*089........*
tuan besok mereka akan pergi ke rumah sakit untuk memeriksakan kandungan Laura
^^^*Gunawan*^^^
^^^bagus, besok buat mereka tidak sampai di rumah sakit, cari informasi mereka akan periksa di rumah sakit mana^^^
*089.....*
baik tuan
Gunawan memiliki rencana untuk membuat janin itu tidak lahir ke dunia, sebuah rencana telah Gunawan susun dengan baik, tinggal menunggu informasi mereka akan ke rumah sakit mana.
__ADS_1
"Alex Alex aku pikir kamu orang yang pintar tapi ternyata bodoh , begitu saja tidak tau siapa mata mata yang aku kirim, dan kamu juga percaya saja saat aku mengatakan bahwa Laura adalah putriku hahahaha" monolog Alex
"saat kamu menyusun rencana itu mata mata ku selalu memberikan informasi, aku hanya mengikuti permainanmu dan aku juga mendapat suntikan dana untuk perusahaanku" sambung Gunawan
"untung saja aku sudah mengirim dia saat kamu masih di masa kuliah, jadi kamu tidak akan curiga dengannya Lex"
setelah itu Gunawan melempar pisau dan mengenai foto Alex dan Bagaskara yang tertempel di sebuah dinding, saat pisau itu mendarat tepat sasaran membuat Gunawan tersenyum miring.
"sebentar lagi Start Black yang akan menjadi kerajaan mafia yang terkenal dan nomor satu, saat janin itu tidak ada maka tinggal menghabisi mereka semua"
dari kejauhan ada Frans yang melihat Gunawan sedang berdiri di balik jendela kaca dia merasa curiga terhadap Gunawan, Frans merasa ada sebuah rencana yang akan Gunawan lakukan, dari jarak yang begitu jauh Frans tidak dapat mendengar pembicaraannya apalagi rungan Gunawan kedepan suara ,tapi dilihat dari gelagatnya.
"aku harus cari tau, sebelum ada yang di rugikan dari rencana Gunawan nantinya" monolog Frans
💙💙💙💙💙💙
hari ini Alex akan membawa Laura ke rumah sakit untuk memeriksakan kandungannya, walaupun laura berusaha menerima keadaan dia masih tidak ingin menatap Alex dan hanya menjawab jika di tanya, Alex tidak masalah dengan sikap Laura yang penting sudah mau tinggal di sini dan Alex akan membuat laura nyaman agar sikap bisa kembali seperti dulu lagi.
"my baby mau sarapan di bawah atau di kamar saja". tanya Alex
"di bawah saja". jawab Laura
"baiklah ayo turun"
Alex dan Laura menuju ke ruang makan di sana sudah ada Mex dan Bagaskara, Bagaskara yang melihat Alex kembali seperti dulu merasa senang dan juga kembalinya Laura, dengan begitu Bagaskara bisa menepati janjinya kepada Laksamana untuk menjaga putrinya Laura sebelum kecelakaan itu terjadi, dulu Laksamana meminta kepada Bagaskara untuk menikahkan Laura dan Alex. Alex menarik kursi untuk Laura
"bagaimana keadaanmu Laura". tanya Bagaskara
"baik yah". jawab Laura
"Hay kakak ipar". sapa Mex
"Hay". jawab Laura
Alex dengan semangat mengambilkan makanan untuk Laura, nafsu makan Laura yang tinggi sejak hamil membuat Laura langsung memakan makanan yang di ambil Alex sedangkan Alex mengembangkan senyumnya saat Laura mau makanan yang di ambilkan. mereka semua menikmati makanan dengan nikmat. setelah selesai makan mereka berada di ruang tamu.
"tuan jadi ke rumah sakit". tanya Jhon
"jadi". jawab Alex
"mobilnya sudah saya siapkan tuan, tinggal berangkat".
"Jhon kamu antar ayah saja, saya ke rumah sakit dengan Riko".
"baiklah tuan"
setelah kepergian Jhon dan Bagaskara, Mex juga memilih pergi daripada harus menjadi obat nyamuk diantara mereka.
"Riko". panggil Alex
"iya tuan". jawab Riko
"mobilnya sudah siap".
"sudah tuan"
__ADS_1
di dalam mobil terasa hening ,Riko fokus menyetir sedangkan Alex asik mengusap perut rata milik Laura, Laura hanya membiarkannya saja. Laura dapat melihat kebahagiaan di mata Alex.
"apa kau bahagia". tanya Laura
"iya sangat bahagia". jawab Alex
"apa karena anak ini". tanya Laura
"karena kalian berdua aku bahagia baby". jawab Alex dengan melihat ke mata Laura
"jika anak ini tidak ada apa kamu tetap mencariku". Alex tersenyum dengan pertanyaan Laura
"ada dan tidak adanya anak ini , aku tetap mencarimu dan mengajakmu untuk memperbaiki pernikahan ini". jawab Alex saat mendengar jawaban Alex Laura memalingkan wajahnya di arah jendela karena Laura merasa tersipu dan membuat pipinya kemerahan, kemudian Alex mengusap rambut Laura dan terkekeh saat melihat tingkah Laura.
akhirnya mereka sampai di rumah sakit dan langsung menuju resepsionis.
"ada yang bisa di bantu tuan nyonya". tanya resepsionis itu
"kami sudah membuat janji dengan dokter Salla". jawab Alex
"silahkan bapak lewat jalan ini , lurus saja nanti ada tulisan dokter kandungan, itu ruangannya". resepsionis menjelaskan
Alex langsung membawa Laura keruangannya tersebut.
"silahkan duduk". perintah dokter itu saat Alex sudah masuk
"ada keluhan".
"saya ingin memeriksakan istri saya". jawab Alex
dokter itu menyuruh Laura berbaring di brangkar dan melakukan USG untuk melihat janinnya di layar terdapat gambar seperti biji kacang. setelah melakukan pemeriksaan dokter itu menyuntik Laura
"suntik apa itu dok". tanya Alex
"itu hanya vitamin". Jawab dokter itu
"tuan saya tinggal sebentar". Alex menganggukan kepalanya
Alex membantu Laura turun dari ranjang saat itu Laura merasa sakit di bagian perut
"aghh". ringis Laura
"baby kamu kenapa". tanya Alex khawatir
"perutku sakit". Laura memegangi perutnya
Alex mengendong Laura dan meletakkan kembali di brankar saat itu juga Alex terkejut saat darah mengalir dari paha Laura.
💙💙💙💙💙💙
sambil menunggu update selanjutnya aku bawakan cerita yang bisa menemani hari hari kalian nih, aku sudah baca ini cerita sangat bagus dan menarik sehingga bikin penasaran....
judul : Gadis Pemimpi
karya : Bhebz
__ADS_1