
Alex, Laura dan Mex sudah sampai di depan rumah yang Merlin tinggali. Meraka bertiga turun dari mobil dan langsung memencet bel yang ada di rumah tersebut.
ting
tong
ting
tong
mereka menunggu tetapi tidak ada respon dari pemilik rumah.
"kak mungkin dia tidak ada di rumah". ucap Mex
"kita coba sekali lagi, jika memang dia tidak ada di rumah besok kita akan datang kemari lagi". ucap Laura
Laura memencet bel kembali sedangkan Merlin yang berada di dalam rumah merasa kesal ada yang memencet bel berulang kali kekesalannya timbul karena Gio tidak mengangkat teleponnya serta beberapa hari tidak pulang ke rumah. Merlin belum tau jika Gio sudah mengetahui semuanya. dengan kelas Merlin berjalan menuju pintu dan membuka pintu tersebut, Merlin sangat terkejut saat melihat orang orang yang sudah menghancurkan hidupnya.
"apa kabar Merlin". sapa Laura dengan ramah sedangkan Merlin menatap Laura dengan sinis
"kenapa mereka ada di sini, darimana dia tau aku ada disini". monolog Merlin dalam hati
"tidak perlu terkejut, kami datang kemari untuk menyelesaikan permasalahan kita". ucap Mex
"boleh kita masuk dan bicara baik baik". ucap Alex dan Merlin menanggapi perkataan mereka dengan sinis
"jadi kalian sudah tau jika aku tidak gila". tanya Merlin
"untuk apa kalian datang kemari mau menghancurkan hidupku kembali atau mau membunuh ku". tanya Merlin dengan sinis
"sebaiknya kita bicarakan di dalam saja , kami datang kemari hanya bertiga saja". ucap Alex
akhirnya Merlin mengizinkan mereka masuk dan ingin tau apa yang akan mereka bicarakan, kini mereka berempat duduk di ruang tamu dengan saling diam
"mau bicara apa kalian". tanya Merlin
"saya tau kamu ingin menghancurkan keluarga saya karena masa lalu yang pernah saya lakukan bersama adiknya saya kedatangan saya kesini saya ingin meminta maaf dan mengajak berdamai karena saya tidak ingin adanya dendam yang berkepanjangan". ucap Alex dengan tulus
__ADS_1
"kenapa baru sekarang menyadari kesalahan kalian, kalian tidak tau apa yang aku alami masa depan mu hancur, dan gara gara kamu, ibu di bakar hidup hidup oleh ayah tiriku yang selama ini aku tau adalah ayah kandungku". ucap Merlin dengan sorot mata yang tajam
"andai kalian tidak mengagalkan pernikahanku dengan orang yang aku cintai maka semuanya tidak akan terjadi, dan satu yang aku inginkan sekarang adalah kehancuran kalian semua". sambung Merlin
"dan kamu". tunjuk Merlin
"kamu sudah membuatku hamil tapi aku tidak memintamu untuk bertanggung jawab, tapi aku menggunakan kehamilanku agar bisa menikah dengan orang yang selama ini aku cintai tapi kalian dengan teganya menghancurkan impianku padahal aku sudah menyingkirkan Laura agar tidak menghalangiku untuk menikah dengan Delon tapi apa malah kalian yang menjadi penghalang dan gara gara kalian aku harus mengugurkan kandungan ku bahkan aku Mex membiarkan aku di bawa temanmu sehingga aku menjadi budak nafsunya bahkan di gilir oleh beberapa anak buahnya sehingga berulang kali aku hamil dan keguguran bahkan mereka juga menyiksaku". Merlin mengungkapkan apa yang dia alami Selama ini
"apa kalian tau itu ha". teriak Merlin
"aku minta maaf, aku tau salah, kita lupakan masa lalu den berdamai". ucap Mex
"berdamai kamu bilang, hanya untuk membalas dendam kalian telah membuat hidup hancur berkeping keping, dan kau Alex kau menggunakan Laura untuk membalas dendam bukan tetapi kamu bukan menghancurkannya tapi kamu malah membuat hidup bahagia, aku benar bukan". ucap Merlin dan menatap Alex dan Laura seperti ini menghabisi mereka hidup hidup
"dan kau Mex bahkan aku menikah dengan Jesllin seorang pelayan yang bekerja di rumah ku". sambung Merlin
"dan hidup kalian bahagia sedangkan aku harus menderita hidup di rumah sakit jiwa". ucap Merlin
"kenapa hanya aku yang kalian hancurkan ha, jawab aku". teriak Merlin
"saya tau, saya salah dan tidak memikirkan dampak dari dendam itu, jika kita berdamai aku yakin kita semua akan menemukan kebahagiaan sendiri sendiri". ucap Alex
"kau gampang berbicara seperti itu karena kau sudah bahagia sedangkan aku hanya menderita yang aku rasakan". jawab Merlin
"Merlin kita tumbuh bareng, aku sudah menggapmu sebagai kakakku, aku tidak ingin keadaan kita seperti ini, aku kita hidup seperti dulu lagi". bujuk Laura
"kau berbicara seperti itu karena kamu sudah menjadi ratu sekarang". ucap Merlin menatap sinis pada Laura karena dulu hidupnya selalu di atas Laura dan sekarang hidupnya di bawah Laura.
mereka bertiga sudah bingung mau membujuk Merlin untuk hidup Berdamai seperti apa lagi karena mereka dapat melihat kemarahan yang akan sulit di redam dari diri Merlin, Alex dan Mex tau penyebab dari semua ini adalah dirinya
"baiklah kita bisa berdamai dengan syarat". ucap Merlin
"syarat, kamu menginginkan syarat apa". Alex
"gampang hanya sebuah permintaan yang sederhana saja". ucap Merlin dengan santai
"kami akan menyetujui syarat darimu jika kami bisa mengabulkannya". ucap Laura
__ADS_1
"berhubung Mex yang menghancurkanku atas permintaanmu tuan Alex yang terhormat maka". Merlin menjeda ucapannya dan menatap Alex dengan intens
"maka kamu harus menikahi ku bagaimana". sambung Merlin
deg
Laura menegang saat Merlin meminta agar suaminya menikahi dirinya untuk perdamaian
"tidak masalah jika jadi istri kedua dan setelah itu akan aku lupakan misi balas dendam itu". tanya Merlin dengan santai
"anggap saja itu sebagai permintaan maaf.y Karena telah menghancurkan hidupku". ucap Merlin dengan tenang dan senyuman
"kamu ingin menjadi istriku". tanya Alex
"iya dan aku tidak masalah jika harus jadi yang kedua". jawab Merlin
"aku yakin kamu tidak akan menyetujui syarat dariku jika kamu setuju maka aku akan beruntung dan akan menyandang status nyonya Alex ". monolog Merlin sambil menatap Alex dan ingin tau jawaban apa yang di berikan oleh pria yang ada di hadapannya
"dengar baik baik Merlin aku memang datang kemari untuk meminta maaf bukan mencari Istri lagi jadi aku tidak setuju dengan syarat yang kamu ajukan". jawab Alex
"baiklah tidak masalah tapi dengarkan aku baik baik, aku tidak akan membiarkan hidup kalian bahagia, dan aku akan menghancurkan kalian semua bagaimanapun caranya walaupun harus terjadi pertumbuhan darah hahahaha". ucap Merlin
"kak kurasa dia masih gila". bisik Mex saat melihat gelagat Merlin sejak tadi
"kurasa seharusnya dia mendapatkan penanganan dari psikiater". sambung Mex
"mas sebaiknya kamu setujui saja syarat dari Merlin". bisik Laura Karena dia merasa merinding saat melihat tawa Merlin yang sangat mengerikan bukan seperti manusia normal
"aku tidak akan menyetujui syarat itu baby". jawab Alex
"silahkan saja". jawab Alex
setelah mengatakan Alex mengajak Laura dan Mex keluar dari rumah itu, di dalam perjalanan mereka tampak hening.
"mas aku rasa Merlin butuh penanganan khusus sebelum membahayakan orang lain, aku takutnya bukan hanya keluarga kita dan mba Fatma yang menjadi korbannya, karena aku takut dia mencari keluarga lain untuk mencapai ambisinya". ucap Laura
"kamu tenang saja baby, mas sudah memikirkan bagaimana menangani Merlin dan mas rasa memang Merlin membutuhkan penanganan khusus karena bukan gila tetapi pyschopat, saat mas melihat gerak geriknya tadi dia seperti mengkonsumsi obat penenang untuk mengendalikan dirinya". ucap Alex , Alex bisa tau karena dia hidup di lingkungan Mafia.
__ADS_1