Tuan Mafia

Tuan Mafia
Tuan Mafia S2- Agenda Perkemahan


__ADS_3

Anissa sedang berkumpul di sekret MAPALA bersama teman temannya, Anissa belum lama bergabung dengan organisasi MAPALA ini, Anissa tertarik bergabung dengan MAPALA karena sering mendengar cerita dari teman temannya jika sangat menyenangkan dan mengasikan saat berkemah ataupun mendaki gunung sehingga membuat Anissa penasaran semenyenangkan dan semengasikan apa di MAPALA. tiga bulan bergabung tetapi belum ada acara mendaki gunung ataupun berkemah.


"sore semuanya". sapa Ben selaku wakil MAPALA


"sore kak". jawab semua anggota


"oke sore ini kita berkumpul akan membahas agenda kita karena sudah tiga bulan tidak ada agenda di organisasi ini". ucap Ben


"agenda ini sebagai ucapan selamat datang untuk anggota MAPALA baru sekaligus mengenalkan kepada mereka apa itu alam". sambung Ben


"oke untuk lebih jelasnya agendanya seperti apa akan di jelaskan oleh ketua kita, pak ketua saya persilakan". ucap Ben


seorang pria berjalan ke depan dengan cool dan gagahnya.


"ternyata dia ketuanya tau gini aku tidak Ikut organisasi ini, eh tapi aku juga penasaran dengan berkemah dan mendaki gunung, dulu saat SMA mau Ikut kemah di larang sama ayah dan ibu". monolog Anissa sambil menatap pria yang ada di depan dan menurutnya sangat menyebalkan


"terima kasih sudah di berikan kesempatan untuk berdiri di depan sini, sebelumnya perkenalkan saya Arden sekalu ketua di sini dan hari ini saya sangat senang saat melihat banyaknya anggota yang bergabung di sini dan saya ucapan juga untuk anggota baru yang sudah mau bergabung dengan kami, di sini kita Keluarga jadi tidak ada perbedaan antara anggota baru dan lama hanya saja kita harus saling menghormati". ucap Arden sambil tersenyum, senyuman yang Arden tunjukkan membuat mahasiswi terpana termasuk Anissa


"ternyata beruang kutub bisa terseyum walaupun hanya seperkian detik". monolog Tasya dalam hati


Arden memberitahu mereka bahwa agenda kali ini adalah perkemahan dan untuk mendaki gunung akan di lakukan bulan depan, kenapa perkemahan karena di sini akan di gunakan sebagai pengenalan alam untuk anggota baru, alasannya kenapa buka mendaki gunung karena Arden ingin tau seberapa kuat anggota baru berada di alam dan agar mereka tau apa yang boleh dan tidak boleh di lakukan di alam, dan di sana juga mereka akan di ajarkan bagaimana caranya mengatasi masalah saat berada di alam bebas. di sana mereka akan melakukan menelusuri alam yang ada di sekitar perkemahan. Arden langsung membagi kelompok untuk mereka satu kelompok terdiri sepuluh orang dan di dalam tenda terdiri dari lima orang.


Arden juga memberitahu mereka apa saja yang di perlukan seperti jaket karena di sana sangat dingin saat malam, keperluan untuk memasak makanan dan juga jenis makanan apa saja yang boleh di bawa, dan membawa obat obatan pribadinya.


"apa sudah jelas dengan apa yang saya sampaikan, jika belum boleh di tanyakan". ucap Arden


"kak saya tidak mau satu kelompok sama cewek preman ini apalagi dia masih baru pasti akan menyusahkan". ucap bunga sambil menunjuk Anissa, bunga adalah teman sekelas Anissa

__ADS_1


"bunga kamu sudah lebih dulu gabung di sini, sudah ada lama dan kamu tahu kita di sini keluarga tidak ada perbedaan, untuk kelompok tetap seperti yang saya bagi". ucap Arden


"padahal bukan aku saja yang anak baru di kelompok mu bunga kenapa kamu hanya memprotes Ku saja". monolog Anissa sambil menatap bunga dan bunga menata Anissa dengan sinis


setelah menjawab pertanyaan dari beberapa anggota Arden mundur dan di gantikan oleh Ben.


"ini ada surat yang bisa kalian berikan kepada orang tua kalian". ucap Ben dan membagikan surat izin itu.


setelah semua telah menerima surat tersebut mereka di izinkan pulang untuk menyiapkan keperluan mereka karena mereka akan berangkat pukul sepuluh pagi besok. Ben mengahampiri Arden yang sedang duduk setelah semua sudah pergi meninggalkan sekret


"ya ampun bro tidak pernah senyum sekalinya senyum bikin mahasiswi pada meleleh". ucap Ben


"tapi tumben Lo senyum biasanya tidak pernah". tanya Ben


"khilaf". jawab singkat Arden dan meninggalkan Ben


"ternyata cewek preman itu baru gabung di MAPALA". monolog Arden dan melajukan motornya meninggalkan kampus


Anissa dan Bayu mampir ke supermarket untuk mencari camilan atau makanan untuk di bawa ke perkemahan


"sa kamu yakin om Delon akan mengizinkan mu ikut kemah". tanya Bayu karena selama ini Bayu tau bahwa om nya itu selalu melarang Anissa pergi jauh atau ketempat yang berpotensi ada bahaya


"aku akan bujuk ayah nanti". jawab Anisa


setelah semua yang mereka butuhkan telah di dapatkan, Anissa dan Bayu langsung membayar belanjan mereka. setelah sampai rumah Anissa langsung mengahampiri ayahnya yang duduk di ruang keluarga.


"yah". panggil Anissa dan duduk di samping ayahnya, Anisa mengambil baby Farhat yang ada di pangkuan ayahnya dan menyerahkan surat izin. Delon mengambil surat itu dan membacanya.

__ADS_1


"kamu mau ikut kemah". tanya Delon


"boleh ya yah, please, Anissakan sudah besar dulu kata ayah jika Anissa sudah besar boleh ikut kemah". jawab Anissa


"ini di hutan Anissa dan sangat berbahaya". ucap Delon


"kan ada Bayu, ayahkan tau selama ini Bayu selalu berkemah dan mendaki gunung jadi Anissa yakin Bayu bisa menjaga Anissa please ya". rengek Anissa


"tapi banyak bahaya Nisa". ucap Delon


"Anissa janji deh jika ayah Izinkan Anissa ikut Anissa akan mengikuti perkataan ayah". ucap Anissa sambil menunjukan pupy eyesnya


"ada apa ini mas". tanya Lisa


"ma bujuk ayah agar mau mengizinkan Anissa ikut kemah". bujuk Anissa


"oke ayah izinkan tapi Anissa harus janji pada ayah untuk menjaga diri terutama dari laki laki". ucap Delon


"terima kasih ayah, Anissa janji akan menjaga kepercayaan yang ayah berikan". ucap Anissa sambil memeluk ayahnya dan Delon membalas pelukan ayahnya. baby Farhat sudah berada di gendongan Lisa ya saat Lisa datang lagi.


setelah mendapat izin Anissa langsung masuk kamar dan menyiapkan keperluannya, Anissa sendiri bukan cewek yang ribet saat pergi jadi semua barang barang dan kebutuhan Anissa muat dalam satu tas. setelah itu Anissa menghubungi Bayu dan memberitahu bahwa dia di izinkan untuk mengikuti perkemahan.


"tidak perlu khawatir mas ada Bayu yang akan menjaga Anissa dan aku yakin putri kita bisa menjaga dirinya". ucap Anissa saat melihat kekhawatiran suaminya


"aku hanya takut terjadi sesuatu kepadanya". jawab Delon


Lisa mengusap bahu Delon agar tenang dan Delon merasa tenang saat melihat senyum istrinya bagi Delon semua merasa tenang dan damai setelah melihat senyum istrinya yang sangat manis di matanya.

__ADS_1


__ADS_2