Tuan Mafia

Tuan Mafia
Tuan Mafia S2- Keluarga Malik


__ADS_3

flashback On


sekitar lima dua puluh tahun yang lalu saat itu Farhan berumur sepuluh tahun sedangkan Gio masih berumur dua tahun, Malik dan Fatma adalah sepasang suami istri yang sangat bahagia karena memiliki dua jagoan dalam hidup mereka. saat keluarga kecil itu pulang dari liburan mereka melihat seorang wanita yang sedang pingsan di depan rumah mereka. Fatma dan Malik membawa wanita itu masuk ke dalam rumah mereka, Fatma juga memanggil dokter untuk memeriksakan keadaan wanita itu. setelah satu jam wanita itu sadarkan diri.


"kamu sudah sadar". ucap Fatma sambil mengendong Gio yang masih berumur dua tahun itu


"aku dimana". ucap wanita itu sambil melihat kamar tersebut


"kamu di rumah ku tadi kamu pingsan di depan rumah ku". jawab Fatma sambil meminang Gio yang sedang rewel


"namamu siapa dan mau kemana". tanya Fatma


"Merlin saya mohon tolong saya". jawab Merlin


"menolong kamu memangnya kamu sedang ada masalah apa". tanya Fatma


Merlin bercerita bahwa dia sedang dalam keadaan terancam nyawanya bahkan orang orang itu tega membunuh anak yang baru saja dia lahirkan dan Fatma percaya dengan cerita itu karena memang saat dokter itu memeriksa Merlin keadaan Merlin memang habis melahirkan dan Merlin juga bercerita dengan teganya mereka memasukkan anaknya ke dalam tanah.


"mba saya mohon Selamatkan saya". ucap Merlin sambil memegang perutnya yang terasa sakit.


"sebaiknya kamu istirahat dulu". ucap Fatma dan Merlin langsung merbahkan dirinya kembali ke ranjang


Fatma yang berada di kamarnya meletakan Gio ke dalam box bayi dan menghampiri suaminya yang sedang duduk di ranjang.


"mas aku mau bicara sesuatu dengan mu". ucap Fatma


"mau berbicara apa sayang". tanya Malik


"hmm soal wanita tadi, mama kasihan setelah mendengar cerita dia mas". ucap Fatma


"lalu kamu mau apa". tanya Malik sambil menatap istrinya itu


"hmmm bagaimana jika dia tinggal bersama kita maksudku gini mas biarkan dia bekerja di rumah kita agar bisa membantuk apalagi Gio sekarang aktif banget". ucap Fatma


"bukannya kamu tidak ingin menyewa art". tanya Malik


"ini hanya sementara saja mas sampai dia dalam keadaan aman". ucap Fatma

__ADS_1


"ya kalau itu baik menurutmu mas akan dukung apa yang kamu mau". ucap Malik sambil mengusap pipi istrinya


Fatma dan Malik langsung merbahkan diri mereka di ranjang tanpa mereka sadari dari tadi ada yang menguping pembicaraan mereka


"Tante lagi apa di depan kamar ayah dan ibuku". tanya Farhan


"hmm tadi Tante ingin mengambil minum tapi Tante gak tau dimana dapurnya


"dapurnya ada di sana Tante". tunjuk Farhan


"terima kasih". ucap Merlin sambil tersenyum


keesokan paginya Fatma mengatakan bahwa Merlin boleh tinggal di sini untuk bekerja membantunya mengurus rumah dan Merlin terseyum mendengar itu.


"terima kasih mba". ucap Merlin lalu memeluk Fatma dan dibalik pelukan itu Merlin tersenyum miring


"sama sama semoga betah, kamu disini untuk sementara waktu sampai keadaan mu aman". ucap Fatma


"nama siapa mba." tanya Merlin sambil mencubit pipi Gio


"ini Gio dan anak pertama kami namanya Farhan". jawab Fatma


hingga satu tahun Merlin bekerja di rumah itu dan Merlin berusaha mendekati Malik dengan cara membuatkan kopi ketika Malik berada di ruang kerja malam hari sedangkan Fatma sudah tertidur ketika Malik pulang dari kerja karena kecapekan dan sering mengeluh jika akhir akhir ini dia sering mengantuk dan Malik hanya menjawab mungkin Fatma kecapekan mengurus Gio yang berumur tiga tahun itu begitu aktif. Malik bersikap dingin kepada Merlin walaupun Merlin berusaha mengambil perhatian Malik dan Malik mulai tidak nyaman dengan keberadaan Merlin.


Malik sangat bahagia saat dokter mengatakan bahwa Fatma hamil lagi dan usia kandungan sudah memasuki dua bulan.


"sayang aku tidak percaya jika kita masih diberikan kesempatan untuk menjaga anak lagi". ucap Malik sambil mengecup dahi istrinya


"iya mas aku juga tidak percaya". ucap Fatma.


"Farhan akan punya adik lagi". tanya Farhan


"iya, nanti Farhan jadi Abang yang baik untuk adik adik Farhan dan juga melindungi adik adik Farhan". ucap Malik


"siap ayah Farhan akan melindungi adik adik Farhan". jawab Farhan


sedangkan Merlin yang mengendong Gio meremas tangan Gio sehingga membuat Gio menagis

__ADS_1


"cup cup sayang kenapa menagis hmm". ucap Merlin sambil menenangkan Gio


"bawa sini". ucap Malik dan Merlin menyerahkan Gio kepada Malik.


"mungkin Gio tidak suka jika mempunyai adik jadi menangis seperti itu tuan". ucap Merlin


"dia masih kecil tidak paham hal itu". jawab Malik datar.


Merlin meninggalkan kamar itu dan menuju kamarnya, di dalam kamarnya Merlin melemparkan semua barang barang yang ada di kamarnya itu.


"aku harus melakukan sesuatu agar aku bisa memiliki Malik , aku memang tidak mencintainya tapi hartanya cukup lumayan dan untuk memiliki Malik aku harus menyingkirkan istrinya serta anak anaknya". monolog Merlin dan tanpa Merlin sadari Farhan melihat apa yang di lakukan Merlin di kamarnya dan Farhan langsung berlari ke kamar orang tuanya


"ayah ibu". teriak Farhan dan naik ke ranjang ke dua orang tuanya


"apa Farhan ayah tidak pernah mengajarimu untuk berteriak teriak di dalam rumah". ucap Malik


"Farhan tidak suka dengan Tante Merlin". ucap Farhan


"kenapa Farhan berbicara seperti itu". tanya Fatma dengan lembut pada putranya itu.


"Tante Merlin itu jahat ayah ibu, Farhan mau Tante Merlin tidak tinggal di sini lagi". ucap Farhan


"hus jangan bicara seperti itu Tante Merlinkan baik suka bantuin Farhan mengerjakan tugas". ucap Fatma


"pokoknya Farhan tidak suka sama Tante Merlin". ucap Farhan lalu meninggalkan kedua orang tuanya dan masuk ke dalam kamarnya


"mas kenapa Farhan berbicara seperti itu". tanya Fatma


"sayang sebaiknya Merlin jangan tinggal di rumah kita ya, jika memang kamu ingin menolong sebaiknya kita sewakan saja kontrakan untuknya". ucap Malik


"aku rasa Merlin sudah dalam keadaan baik baik saja apalagi ini sudah satu tahun". sambung Malik


"baiklah tapi biarkan Merlin tinggal disini dulu untuk menemani ku sampai kamu pulang dari luar kota apalagi kamu disana dua Minggu aku butuh orang untuk membantuku apalagi aku sedang hamil". ucap Fatma


"baiklah nanti setelah aku pulang dari luar kota kita Carikan dia rumah sewa". ucap Malik


hingga suatu hari Malik sudah berangkat bekerja di luar kota selama dua Minggu. sudah tiga hari ini Farhan melihat Merlin berbicara dengan seorang pria di depan gerbang rumah mereka.

__ADS_1


"Tante Merlin berbicara dengan siapa ya". ucap Farhan menghampiri Tante Merlin sambil membawa bola, Farhan yang masih berumur sebelas tahun itu melangkahkan kakinya dengan pelan.


__ADS_2