Tuan Mafia

Tuan Mafia
Tuan Mafia S2- Hubungan Farhan Dan Gio


__ADS_3

Alex mengendarai mobilnya kesuatu tempat bersamaan dengan Farhan. mobil yang Alex kendarai masuk ke sebuah rumah saat mobil itu sudah berhenti Farhan turun dan di ikuti Alex.


"ayah bolehkah hanya Farhan yang menemui dia". tanya Farhan dan dianggukan oleh Alex


setelah mendapat persetujuan dari ayah mertuanya Farhan memasuki sebuah ruangan dengan pelan satu tangannya memegang tongkat/kruk dan satu tangannya lagi memutar gagang pintu sedangkan Alex menunggu di depan pintu. saat masuk seorang pria yang terikat dalam sebuah kursi dan menatap dengan tajam.


"ternyata kau masih hidup". ucap orang itu


"kenapa kau selalu menggagalkan rencana apa kau tidak bisa diam saja di rumah bersama ibu itu tanpa menganggu hidupku dan apa yang aku lakukan ha". ucap pria itu dan menatap sinis


"apa kau tidak takut jika ibumu itu terluka karena kamu ikut campur ha". tanyanya lagi


"dia juga ibumu Gio". ucap Farhan dengan dingin


"dia bukan ibuku dan ibuku hanya mama Merlin". jawab Gio dan menatap sinis Farhan


"mau bagaimanapun kamu mengelak ibuku adalah ibumu Gio dan aku sebagai abangmu aku ingin kamu sadar bahwa wanita gila itu bukan mamamu dia hanya memanfaatkan mu". ucap Gio


"asal kau tau aku menyesal telah di lahiran dari wanita menjijikan dan kau bilang dia adalah ibuku bukan, ibu mana yang tega meninggalkan suaminya serta anaknya yang masih berumur tiga tahun demi laki laki lain bahkan lima tahun yang lalu ibumu itu telah membunuh ayah". ucap Gio


"bahkan wanita menjijikan itu tidak pantas disebut sebagai ibu". teriak Gio


plak


Farhan menampar Gio karena telah lancang mengatai ibunya sendiri yang telah bertaruh nyawa untuk melahirkannya dan Gio yang mendapatkan tamparan dari Farhan hanya terkekeh


"atau jangan-jangan kau itu anak dari selingkuh wanita menjijikan itu makanya saat wanita itu meninggalkan suaminya dan anaknya yang lain kau di bawa olehnya". sambung Gio.

__ADS_1


plak


lagi lagi Farhan menampar Gio karena berbicara yang tidak tidak


"jaga ucapan mu Gio kita lahir dari rahim yang sama bahkan ayah yang sama". ucap Farhan


"dan Sadarlah kau itu hanya sebagai pion untuk membalaskan dendam wanita gila itu". ucap Farhan


"jangan pernah kau katakan mama Merlin adalah wanita gila oleh mulut mu itu". bentak Gio bahkan tangannya yang terikat terkepal dan otot-otot rahang terlihat


"asal kau tau setelah wanita menjijikan itu yang telah melahirkan ku pergi bersama selingkuhnya mama Merlinlah yang telah merawat ku bahkan merawat ayah bahkan mama Merlin berkorban banyak untukku dan ayah di saat kami bertiga bahagia ibumu itu malah membunuh ayah sehingga membuat aku dan mama Menjadi sedih". ucap Gio


"yang membunuh ayah adalah wanita gila itu". ucap Farhan


"jangan menyalahkan mama Merlin karena aku lihat dengan mata kepalaku sendiri bahwa malam itu ibumu membunuh ayah bahkan ayah berada di pangkuan ibumu serta pisau yang ada di genggamannya". teriak Gio


"Gio sadarlah kau itu sudah dibuatkan oleh kasih sayang palsunya, jika kau tau wanita itu hanya memanfaatkan mu jika tujuannya sudah berhasil maka dia juga akan menyingkirkan mu serta mengambil perusahaan milik ayah yang sedang kau pegang Gio, mengertilah". Farhan berusaha memberitahu adiknya itu tetapi Gio malah tertawa dan menganggap bahwa omongan Farhan hanya omong kosong


"apa ada bukti dari semua yang aku bicarakan itu Abang Farhan ku yang terhormat". ucap Gio sambil tersenyum sinis dan Farhan hanya diam saja saat Gio meminta bukti karena Farhan sendiri belum mendapatkan bukti mengenai kebusukan Tante Merlin yang telah menipu adiknya itu


"kau itu hanya ingin mengadu domba antara aku dan mama Merlin sayangnya kau tidak bisa membodohiku dan tentu saja aku lebih percaya kepada mama Merlin yang telah merawat ku sejak aku umur tiga tahun". ucap Gio


bugh


Farhan terjatuh ke lantai saat Gio menendangnya lalu memandang jauh tongkat yang di gunakan oleh Farhan agar tidak bisa melawannya


"argh". lenguh Farhan saat Gio menginjak kaki kirinya yang masih sakit

__ADS_1


"dan asal kau tau gara gara wanita menjijikan itu membunuh ayah membuat mama Merlin depresi akibat kehilangan ayah". ucap Gio sambil menelusuri kaki Farhan yang sakit menggunakan balok


"hmm bagaimana jika aku buat kakimu ini lumpuh sekalian". ucap Gio tetap terus semakin menekan kakinya ke kaki Farhan


"atau aku habis kau disini dan setelah itu aku akan menghabisi wanita menjijikan itu". sambung Gio sedangkan Farhan menahan rasa sakit yang semakin menjadi di kakinya dan Farhan tidak bisa melawan adiknya itu karena kondisinya yang benar benar pulih, Gio mengangkat sebuah balok dan siap akan di layangkan ke Farhan


dor


satu tembakan mengenai lengan Gio sehingga membuat balok itu terjatuh dan membuat Gio mundur serta memegangi lengan yang terkena tembakan


bugh


Alex langsung menembak Gio Sehun membuat Gio tersungkur karena tendangan yang Alex berikan sangatlah kuat sedangkan Gio nampak meringis saat merasakan sakit dan juga sesak karena Alex menendang Gio tetap di dadanya


"ayah jangan". teriak Farhan dan menghampiri ayah mertua itu saat akan melayangkan tembakan di kepala Gio


"ayah sudah berjanji tidak akan membunuh adikku dan aku juga berjanji kepada ibuku untuk membawa kembali adikku". ucap Farhan yang memohon kepada Alex sedangkan Gio langsung melompat keluar dari jendela ketika ada celah untuk kabur


"Farhan bangun dan jangan memohon seperti itu kepada ayah". perintah Alex


"ayah hanya ingin memberikan sedikit pelajaran kepada adikku dan ayah tidak berniat untuk membunuhnya". sambung Alex dan Farhan sedikit kesusahan untuk berdiri karena kaki kirinya terasa sangat sakit


"kita tidak bisa membuat adikmu percaya begitu saja tanpa adanya bukti apalagi adikmu dibesarkan oleh Merlin sejak dia berumur tiga tahun dan ayah yakin Merlin telah meracuni otaknya sehingga dia membencimu ataupun ibumu Farhan". ucap Alex


"lebih baik sekarang kita cari bukti mengenai Merlin dan kebohongan agar adik mu tau siapa Merlin sebenarnya, bersabarlah sedikit lagi". sambung Alex.


"baik ayah". jawab Farhan

__ADS_1


Alex dan Farhan keluar dari rumah itu karena Gio juga sudah berhasil kabur, Alex membantu Farhan karena Farhan kesakitan saat berjalan akibat Gio lakukan tadi. Alex memutuskan membawa Farhan ke dokter Ryan untuk melakukan pemeriksaan pada kaki kirinya karena Alex melihat Farhan yang menahan sakit.


__ADS_2