Tuan Mafia

Tuan Mafia
Kampus


__ADS_3

Laura yang sudah sampai di kampus segera turun tapi saat di keluar dari mobil merasa sedikit pusing dan Laura berdiri sebentar untuk mengurangi rasa pusingnya.


"nyonya kenapa". tanya Riko


"tidak kenapa-kenapa rik". jawab Laura dan segera memasuki kampus saat pusing sudah hilang "mungkin efek keterkejutan semalam" guman Laura dan memasuki kelasnya.


sudah setengah jam berjalan tetapi dosen yang mengajar mata kuliah belum datang juga, Laura yang menunggu dosen datang mengeluarkan ponselnya dan mencari nama Si Tembok


*Si Tembok*


Suamiku sudah di kantor


jangan nakal ya


Laura dengan isengnya mengirimkan pesan kepada Alex karena Laura ingin Alex jatuh cinta kepadanya


"Si Tembok"


aku ingin membicarakan sesuatu kepadamu nanti


semangat kerja


setelah dari kampus Laura ingin membicarakan kepada Alex bahwa dia bukan anak Gunawan dan dengan harapan Alex mau melepaskannya saat sedang asik mengirimkan pesan masuklah seseorang


tap


tap


langkah kakinya mendekati meja dosen , semuanya mahasiswi yang melihat pria itu terpesona dengan ketampanannya, mereka dua bertanya tanya siapa pria itu kenapa bukan pak Gilang yang masuk.


"maaf saya terlambat". ucap pria itu


"saya disini mengantikan pak Gilang, perkenalkan saya Erlangga, sekarang buka buku kalian dan langsung belajar". perintah Erlangga


"pak jangan belajar dong, ngobrol dulu karena baru pertama kali bapak masuk". celetuk mahasiswi yang genit


"yang ini mengobrol silahkan keluar kalian bukan anak SMP lagi, mengetahui nama saya saja sudah cukup". Erlangga berbicara dengan datar.


Erlangga Wijaya Kusuma seorang dosen muda yang terkenal killer yang berusia dua puluh lima tahun selain menjadi dosen Erlangga juga berkecimpung di dunia bisnis pemilik perusahaan Wijaya Company, menjadi dosen adalah impiannya tetapi tanggung jawabnya sebagai pewaris harus membuat Erlangga terjun ke dunia bisnis.


dua jam mata kuliah berjalan dengan lancar dan yang pasti dengan aura yang menegangkan karena Erlangga mengajar dengan wajah datarnya. Pandangan Erlangga tertuju kepada satu mahasiswi yaitu Laura, jika semua mahasiswi tertarik dan berusaha mencari perhatian Erlangga saat mereka belajar tetapi tidak dengan Laura dan hal itu sukses mencuri perhatian Erlangga.


"sepertinya di berbeda dari mahasiswi lainnya" monolog Erlangga dalam hati


"saya sudah menjelaskan materi hari ini dan juga kita semua sudah melakukan diskusi dengan kelompok kecil, dan untuk pertemuan selanjutnya saya berharap semua menjadi aktif dan mulai pertemuan berikutnya salah satu mahasiswa/i yang menjelaskan materi selanjutnya, dan saya akan menunjuk secara acak". perkataan Erlangga sukses membuat semua mahasiswa/i menjadi tegang dan setelah menutup pelajaran Erlangga keluar dari kelas dan seketika kelas menjadi gaduh


"ganteng ganteng killer"


"pak Erlangga milikku".

__ADS_1


"milikku"


itulah percakapan antara mereka setelah Erlangga keluar, karena hari ini Laura hanya ada satu mata kuliah segera pulang tetapi saat di tengah jalan menuju ke mobil Laura melihat Merlin turun dari mobil, Delon yang melihat Laura segera mencium bibir Merlin, setelah mencium Merlin Delon pergi sedangkan Merlin terkejut saat Delon tiba tiba mencium tapi saat berbalik dia melihat Laura, Merlin langsung paham dan segera menghampirinya.


"hai Laura". sapa Merlin dengan senyum puasnya


"hai Merlin" jawab Laura


"Laura lihat ini aku dan Delon bertunangan". Merlin menunjukkan cincin tunangannya


"oh satu lagi aku rasa Delon tidak pernah mencintaimu, dan aku bisa menyimpulkan itu karena saat bersamaku Delon berani tidur denganku lihat ini". Merlin menunjukkan tanda merah yang ada di leher, Merlin melepas syal yang dia gunakan.


"kamu tahu ini perbuatan Delon, dulu denganmu dia tidak melakukan ini berarti dia tidak ingin memilikimu sedangkan dengan dia sudah melakukan berkali-kali dan setelah aku bertanya dia menjawab aku tidak ingin kehilanganmu" Merlin memanasi Laura padahal Delon tidur dengannya hanya satu kali dan itupun karena pengaruh obat perangsang, soal tanda yang dia tunjukkan adalah perbuatan Mex dan temannya. setelah melihat wajah Laura yang datar Merlin meninggalkan Laura dan Laura segera menuju ke mobil.


"rik apa kamu bisa bela diri". tanya Laura saat sudah di dalam mobil


"bisa nyonya". jawab Riko sambil menyetir


"bisa mengajarkan aku bela diri".


"bisa, kapan nyonya mau belajar". tanya Riko


"sekarang setelah sampai di rumah". jawab Laura


mobil kembali hening, Laura mengecek ponselnya tetapi belum ada balasan dari Alex


☘️☘️☘️☘️☘️☘️


"maaf menunggu lama tuan Alex dan tuan Bagaskara".


"tidak masalah, kamu bawakan senjata yang aku mau". tanya Alex


"kami membawa sesuai pesanan". jawabnya


Alex melihat senjata tersebut dan tersenyum puas dan memberikan sejumlah uang kepada mereka, tetapi tiba tiba mereka menembak Alex


dor


satu tembakan mengenai lengan Alex dan semua anggota D'devil segera mengangkat senjata.


"ada apa ini". tanya Alex


"aku tau kamu keturunan D'devil Alex , aku tidak ingin Clan Oktopus kalah dari D'devil, selama ini kami menjadi mafia penjualan senjata nomor satu ,tapi saat D'devil bangkit mereka membeli senjata dari Kalian". ucap bos dari Calon Oktopus


dor


dor


dor

__ADS_1


dor


dor


beberapa antara D'devil dan Clan Oktopus terjadi dan banyak dari mereka yang terluka, Alex segara mengambil senjata baru mereka


dor


sekali tembak membuat pemimpin mereka tumbang


"ingat Alex , salah satu anak buahku sendang memberitahu kepada Gunawan tentang indentitasmu, dan bersiaplah menjemput kematianmu, kalian bodoh tidak bisa membedakan mana penghianat di dalam anggota kalian, saya tau kalian semua telah membunuh semua penghianat diantara kalian tetapi kalian tidak akan bisa tau siapa satu penghianat itu bahkan dia bekerja untuk Start Black, hahahaha"


dor pemimpin tersebut langsung menghempaskan nafasnya sedangkan anggota yang masih hidup langsung di habisi detik itu juga.


"sial siapa penghianat itu". monolog Alex dalam hati.


setelah menghabisi Clan Oktopus Meraka semua kembali ke markas beserta senjata yang mereka beli tadi


"bersenang senanglah kalian, nanti setelah waktu tiba dan aku sudah mengetahui kelemahan dari kalian, aku dan Start Black akan membunuh kalian, hanya akan ada satu yang berdiri dan bertahan" senyum seseorang dengan puas dan mengambil ponselnya


*0889........*


mereka kalah bos


sebaiknya jangan sekarang


kita harus cari kelemahan dari Meraka


kekuatan mereka sulit untuk dikalahkan


walaupun mereka sudah terluka parah


tetap bisa menyerang lawannya


dia mengirimkan pesan kepada bosnya, kemudian menghapusnya agar tidak ketahuan oleh anggota D'devil. di dalam perjalanan Alex membuka ponselnya dan membaca pesan dari Laura dan ada sedikit senyum tercekat


ting


*Jeki*


sebentar lagi aku menemukan siapa mereka dalam foto itu ada sedikit petunjuk, aku akan mengirimkan kepada setelah mendapatkan detail dari foto itu.


^^^*Alex*^^^


^^^kerja yang bagus^^^


*Jeki*


jangan lupa salah satu club malammu

__ADS_1


☘️☘️☘️☘️☘️☘️


visual di bab selanjutnya ya, jangan lupa tinggalkan jejak like,komen, vote ,hadiah dan tentunya favorit agar tidak tertinggal updatean


__ADS_2